Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ilahiyah Finance

All For One, Or One For All

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 April 2012 08:35 8:35 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 April 2012 08:35
Bagikan
Bagikan

oleh: Muhaimin Iqbal

ANDA mungkin pernah mendengar istilah “all for one, one for all” dari semboyannya The Three Musketeers melalui novel terkenal karya Alexandre Dumas atau melalui filmnya. Istilah ini tiba-tiba muncul dari teman yang anaknya mengalami radang tenggorokan, dan dokter memberinya sejumlah obat. Tidak cukup satu obat, tetapi setidaknya ada tiga jenis obat sekaligus. Pola ini ternyata mirip dengan cara orang di jaman ini mengatasi berbagai persoalan hidupnya.

Seolah tidak yakin dengan satu obat, di kalangan dokter cenderung meresepkan sejumlah obat untuk menghantam satu penyakit yang sederhana saja seperti radang tenggorokan tadi. Ini yang saya sebut all for one itu – semua obat dikerahkan untuk mengatasi satu penyakit.

Di lain fihak sebenarnya kita punya pilihan lain, yaitu menggunakan satu obat yang berlaku untuk segala penyakit. Yang meresepkan-pun tidak tanggung-tanggung yaitu Nabi kita Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dengan bimbingan wahyuNya. Habbatus Sauda misalnya diresepkan beliau untuk segala macam penyakit melalui sabdanya : “Hendaknya kalian mengkonsumsi Habbatus Sauda, karena di dalamnya mengandung obat untuk segala jenis penyakit, kecuali As-sams (kematian).” (HR. Bukhari dan Muslim).

Al-Qur’an juga berfungsi sebagai obat bagi segala jenis penyakit. Ibnu Qayyim Al Jauziyah bahkan mengungkapkan bahwa orang yang tidak bisa disembuhkan dengan Al-Qur’an maka Allah tidak akan menyembuhkannya. Pernyataan ini merujuk surat Al-Ankabut 51 berikut :

Baca Juga

Indonesia Masuk Peringkat Dunia dalam Keuangan Syariah, Perlu Pembenahan Kurikulum Lebih Baik
Cashback yang di Tawarkan Go-pay dan OVO, Haramkah?
Industri Pertanian Zaman Nabi
Makanan Yang Membuat Tidak Miskin
Industry 0.0

“Dan apakah tidak cukup bagi mereka bahwasanya Kami telah menurunkan kepadamu Al Kitab (Al Qur’an) sedang dia dibacakan kepada mereka? Sesungguhnya dalam (Al Qur’an) itu terdapat rahmat yang besar dan pelajaran bagi orang-orang yang beriman.”

Jadi Al-Qur’an adalah satu obat untuk segala macam penyakit, demikian pula Habbatus Sauda. Ini yang saya sebut pilihan one for all itu.

Demikianlah kita yang hidup di jaman ini, kita sering terjebak menghabiskan seluruh energi untuk mengatasi satu masalah saja. Pekan lalu misalnya, seolah tidak ada lagi masalah yang penting yang perlu diatasi di negeri ini karena semua effort dan perhatian tertuju pada masalah harga bahan bakar.

Apakah dengan itu masalah (penyakit) akan selesai ?, kemungkinannya tidak. Beberapa bulan lagi ketika pemerintah terpaksa akan mengambil keputusan untuk menaikkan harga bahan bakar, hiruk pikuk keributannya akan berulang.

Dalam dunia ekonomi yang lebih luas, negeri ini pernah (masih ?) menganut apa yang disebut ekonomi Pancasila. Adakah ahli ekonomi yang bisa menjelaskan ekonomi semacam apa ini ?, konon bukan ekonomi kapitalis dan juga bukan sosialis. Tetapi bila kita bertanya ke sejumlah ahli, tidak ada yang bisa sepakat menjelaskan seperti apa konkritnya ekonomi Pancasila ini.

Dalam perjalanan panjang bangsa ini, kita pernah terombang-ambing diantara timur dan barat. Dengan kebimbangan kita, seolah tidak ada satu jalan yang bisa kita ambil dengan firm ‘inilah jalanku, maka ini yang harus aku tempuh!

Hiruk pikuk harga bahan bakar tersebut diatas merupakan cerminan kebimbangan kita dalam dunia ekonomi. Kita tidak seperti negara sosialis yang harga-harga dikendalikan penuh oleh penguasa, tetapi kita juga bukan negeri kapitalis yang menyerahkan semuanya ke mekanisme pasar.

Hal yang sama terjadi pada urusan politik – entah berapa kali sejak merdeka kita berubah haluan. Setelah kekacauan pemilu yang melibatkan sejumlah besar partai tahun 1955, kita mengulangi lagi ‘penyakit’ yang sama 44 tahun kemudian yaitu pemilu 1999 – yang terus berlanjut hingga kini.

Di alam demokrasi ini secara berkala seluruh tenaga , dana dan waktu seolah dikerahkan hanya untuk memilih segelintir anggota legislative, pimpinan daerah dan pimpinan nasional. Dengan hasilnya yang itu-itu juga, mengapa untuk ini perlu begitu banyak effort dikerahkan?

Lantas apakah ada satu jalan yang bisa kita tempuh secara meyakinkan untuk semua permasalahan tersebut di atas? Tentu ada, yaitu jalan yang lurus yang saya jadikan judul tulisan saya kemarin.

Ketika sakit kita berobat dengan Al-Qur’an dan sunnah Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam; ketika berekonomi kita menggunakan petunjuk yang sama dan demikian pula ketika kita berpolitik. Mengapa tidak?

Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana kita bisa berobat dengan Al-Qur’an dan sunnah tersebut secara konkrit ?, bagaimana kita mengatur ekonomi dan politik dengan petunjuk yang sama – juga secara konkrit?

Memang tidak mudah menjawabnya sekarang karena Al-Qur’an dan Al Sunnah telah begitu jauh dan begitu lama kita tinggal-kan dalam menyelesaikan masalah-masalah kesehatan, ekonomi, politik dan perbagai permasalahan lainnya di masyarakat.

Tetapi tidak mudah tidak berarti tidak mungkin, sebab sejalan dengan penafsiran surat Al-Ankabut : 51 tersebut di atas, bila permasalan-permasalahan kita tidak bisa kita selesaikan dengan Al-Qur’an (dan Al hadits) – bisa jadi memang permasalahan tersebut tidak bisa diselesaikan!

Inilah tantangan yang harus dijawab umat jaman ini, bagaimana solusi-solusi berbasis Al-Qur’an dan Al Sunnah itu kembali available, accessible dan pastinya affordable. Bila kita sudah bisa sepenuhnya kembali, maka insyaAllah obat segala jenis penyakit dan solusi segala jenis masalah itu akan kita miliki lagi – one for all!*

Penulis Direktur Gerai Dinar, kolumnis hidayatullah.com

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sampai Tua Mahasiswa Amerika Dililit Hutang
Tulisan selanjutnya Intip Negara Lain, AS Luncurkan Satelit

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Berita
5 Juni 2026 05:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Ilahiyah Finance

Probiotic Food dan Prophetic Food

17 Juni 2020 08:00
Ilahiyah Finance

Syirkah “Orang-Orang Miskin”

11 Februari 2019 20:49
Hamas bitcoin
Ilahiyah Finance

Halal Haram Uang Kripto

11 Desember 2018 08:15
Ilahiyah Finance

Golden Balance: Financing the Needy

15 Agustus 2018 13:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?