Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ferrero Berhenti Beli Minyak Sawit Malaysia yang Pakai Tenaga Buruh Paksa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 April 2022 15:04 3:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 April 2022 14:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Perusahaan raksasa Italia pembuat berbagai camilan Ferrero mengatakan akan berhenti membeli minyak sawit dari Sime Darby Plantation setelah Amerika Serikat menemukan bahwa perkebunan Malaysia itu menggunakan tenaga buruh paksa.

Sime Darby merupakan salah satu dari enam perusahaan di Asia Tenggara yang produknya dilarang masuk oleh pabean Amerika Serikat karena dituding menggunakan tenaga buruh paksa.

Minyaks sawit, jenis minyak sayur yang paling banyak digunakan di dunia, merupakan salah satu bahan kunci dari camilan coklat Ferrero Rocher dan selai coklat Nutella, yang menjadikan produk ikonik yang populer sejagad itu memiliki tekstur lembut dan lama masa pakainya.

“Pada 6 April, kami telah meminta semua pemasok langsung kami untuk berhenti memasok Ferrero dengan minyak sawit dan minyak inti sawit yang bersumber secara tidak langsung dari Sime Darby, sampai pemberitahuan lebih lanjut,” kata Ferrero lewat email yang dikirimkan ke Reuters.

“Ferrero akan mematuhi keputusan dari US Customs and Border Protection,” kata perusahaan asal Italia itu seperti dikutip Reuters (16/4/2022).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Email dari Ferrero itu menjawab pertanyaan yang diajukan Reuters pekan ini perihal kabar bahwa para pemasok menerima permintaan dari perusahaan agar berhenti membeli minyak dari Sime Darby. Ferrero mengatakan tidak membeli langsung minyak sawit dari perusahaan Malaysia itu, yang dikatakan memasok 0,25 persen dari volume minyak sawitnya.

Sementara itu Sime Darby mengatakan kepada Reuters telah mengambil langkah-langkah di bidang hak asasi manusia dan bahwa semua pemangku kepentingannya yang berkomitmen terhadap keberlanjutan sangat yakin dengan keunggulan perusahaannya dalam industri ini. Ferrero bukan merupakan pelanggannya, kata Sime Darby.

Sebelum Ferrero, sejumlah perusahaan lain telah mengambil langkah serupa terhadap Sime Darby, termasuk Cargill Inc, Hershey Co dan General Mills Inc.

Harga saham Sime Darby pada hari Jumat petang kemarin di pasar index Malaysia melorot empat persen.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatFerreroItaliaMalaysiaMinyak sawittenaga buruh paksa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Pasar Amal Kiswa Warga Saudi Dapat Baju Lebaran Gratis
Tulisan selanjutnya Amerika Serikat Setuju Penjualan Peralatan Militer ke Nigeria Bernilai Hampir 1 Miliar Dolar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?