Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pria Ukraina Lacak AirPod Miliknya yang Hilang Usai Serangan Militer Berada di Rusia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 April 2022 14:46 2:46 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 April 2022 14:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Vitaliy Semenets lari menyelamatkan diri ketika pasukan Rusia menyerbu daerah tempat tinggalnya dekat ibu kota Kyiv. Ketika pulang dia mendapati apartemennya berantakan dan sejumlah barang hilang, termasuk Apple AirPods miliknya yang kemudian terlacak telah berada di wilayah Rusia.

“Sekitar 60 persen apartemen di kompleks tempat tinggal kami dijarah dan saya ingat saya meninggalkan AirPods di rumah di suatu tempat, jadi saya ingin memeriksa apakah masih ada di rumah,” kata Semenets kepada Euronews Next, Jumat (22/4/2022).

Setelah menyalakan fitur “Find My”, dia menemukan bahwa barangnya telah melintasi perbatasan ke wilayah Belgorod di Rusia.

Semenets kemudian memutuskan untuk memposting hal tersebut di Instagram.

“Berkat teknologi, saya tahu di mana AirPods saya sekarang. Itu dijarah oleh para Orc Rusia dari rumah saya di Hostomel,” tulisnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejak perang dimulai pada bulan Februari, orang Ukraina memanggil tentara Rusia dengan sebutan Orc, merujuk karakter monster antropoid dari novel fantasi karya JRR Tolkien berjudul “The Lord of the Rings”.

Dia mengatakan kepada Euronews Next bahwa dirinya memutuskan untuk memposting di Instagram supaya “sekarang semua orang dapat melihat itu, karena orang-orang dari Rusia tidak percaya bahwa tentara mereka membunuh orang, mereka mencuri barang-barang.”

Semenets dan keluarganya meninggalkan Hostomel, sebuah kota di barat laut Kyiv, pada beberapa hari pertama serangan Rusia. Mereka pergi ke kota Mukachevo di bagian barat Ukraina.

Pasukan Rusia mulai menarik diri dari Hostomel pada awal April ketika mereka gagal merebut kota itu setelah enam minggu pertempuran.

Semenets, pemilik sebuah perusahaan logistik, mengatakan bahwa dia memberi tahu intelijen Ukraina tentang keberadaan AirPods miliknya yang dicuri tetapi tidak menerima tanggapan dan tidak yakin apakah mereka menggunakan informasi tersebut untuk melacak posisi pasukan Rusia.

Dia mengatakan perangkat elektronik itu terakhir diaktifkan pada 9 April.

Saat kembali ke apartemen dia mendapati sejumlah barangnya hilang, termasuk sebuah drone, Nintendo Switch portabel, dan bahkan sepasang sepatu.

“Perasaan seperti ini belum pernah saya ketahui sebelumnya, rasanya seperti seseorang telah memasuki jiwa Anda,” katanya setelah mengetahui rumahnya berantakan usai tentara Rusia menyerbu daerah itu.

Dia dan keluarganya kemungkinan akan meninggalkan kota itu, karena sebagian besar infrastruktur telah hancur. “Tidak ada toko, tidak ada SPBU, tidak ada apa-apa,” ujarnya.

Semenets meyakini bahwa tentara Rusia telah mengambil barang-barang kecil seperti elektronik yang dapat mereka bawa.

Awal bulan ini, Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan pasukan Rusia telah menjarah rumah-rumah di Ukraina dan menjual barang-barang curiannya di Belarus.

Sementara itu, koran The Times melaporkan tentang rekaman CCTV yang menunjukkan sejumlah tentara mengirim barang curian seperti e-skuter dan laptop ke keluarga mereka di Rusia.

Pencurian oleh tentara di wilayah perang bukan hal yang jarang terjadi. Pasukan Amerika Serikat dan Inggris yang ditugaskan di sejumlah negara seperti Afghanistan, Iraq juga pernah dikabarkan menjarah berbagai barang, termasuk benda-benda kuno bersejarah bernilai sedikitnya ribuan dolar dan dijual di pasar gelap.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AirPodAppleKyivpencurianrusiatentaraUkraina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya demonstrasi palestina london Warga London Gelar Demonstrasi Solidaritas Palestina di Depan Kedubes ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Turki Menutup Wilayah Udaranya bagi Pesawat Rusia yang Terbang ke Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?