Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Kirim Senjata ke Ukraina, Rusia: ‘Menuangkan Minyak ke Dalam Api’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 27 April 2022 07:05 7:05 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 27 April 2022 08:00
Bagikan
senjata as ukraina
Bagikan

Hidayatullah.com — Rusia memperingatkan Amerika Serikat (AS) untuk tidak mengirim lebih banyak senjata ke Ukraina. Pemerintahan Putin menyebut pengiriman senjata “menuangkan minyak tanah dalam api”.

Negara Paman Sam telah memberikan bantuan militer senilai $6,4 miliar ke Ukraina sejak 2014, dengan $3,7 miliar dari itu dikirim setelah invasi Rusia dua bulan lalu.

Anatoly Antonov, duta besar Moskow untuk AS, mengatakan pengiriman senjata itu meningkatkan risiko konflik dengan Ukraina yang sekarang memasuki hari ke-61.

“Kami menekankan situasi ini tidak dapat diterima ketika Amerika Serikat mengucurkan senjata ke Ukraina, dan kami menuntut diakhirinya tindakan ini,” kata Antonov dilansir Al Jazeera pada Rabu (27/04/2022).

“Apa yang dilakukan Amerika adalah menuangkan minyak ke api,” tambah Antonov. “Saya hanya melihat upaya untuk meningkatkan taruhan, memperburuk situasi, untuk melihat lebih banyak kerugian.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pejabat AS di Kyiv

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin mengunjungi ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Ahad malam dan bertemu dengan Presiden Volodymyr Zelenskyy, kunjungan pertama pejabat AS sejak perang dimulai pada 24 Februari.

Mereka menjanjikan bantuan baru senilai $713 juta untuk pemerintah Zelenskyy dan negara-negara lain di kawasan itu, dan berjanji utusan AS akan segera kembali ke Ukraina.

Pada hari Senin, Presiden Joe Biden menominasikan Bridget Brink, duta besar AS saat ini untuk Slovakia, untuk menjadi utusan Washington untuk Ukraina.

“Dalam hal tujuan perang Rusia, Rusia telah gagal dan Ukraina telah berhasil,” kata Blinken kepada wartawan di Polandia setelah kunjungan tiga jam kedua pejabat di Kyiv.

Zelenskyy telah memohon kepada para pemimpin AS dan Eropa untuk memasok Kyiv dengan senjata dan peralatan yang lebih berat.

Pekan lalu, AS mengumumkan paket bantuan militer terbarunya senilai $800 juta untuk Ukraina. Menyediakan peralatan artileri berat untuk pasukan Ukraina ketika mereka mencoba untuk mencegah serangan besar di timur negara itu.

“Mereka [Ukraina] membutuhkan tembakan jarak jauh. Anda telah mendengar mereka mengungkapkan kebutuhan akan tank dan kami melakukan segala yang kami bisa untuk mendapatkan mereka jenis dukungan, jenis artileri dan amunisi yang akan efektif dalam tahap pertarungan ini,” kata Austin.

“Kami ingin melihat Ukraina tetap menjadi negara berdaulat, negara demokratis, mampu melindungi wilayah kedaulatannya,” tambahnya. “Kami ingin melihat Rusia melemah hingga tidak dapat melakukan hal-hal seperti yang telah dilakukannya dalam menginvasi Ukraina. Jadi itu telah kehilangan banyak kemampuan militer dan banyak, banyak pasukannya, sejujurnya.”

Sementara itu, Uni Eropa dilaporkan sedang mempersiapkan “sanksi bijak” terhadap impor minyak Rusia, kemungkinan embargo minyak, surat kabar Times mengatakan pada hari Senin, mengutip wakil presiden eksekutif Komisi Eropa, Valdis Dombrovskis.

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatkonflik ukraina vs rusiaperang rusiaPerang Rusia Ukrainaperang rusia vs ukrainaPerang ukrainasenjata
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulama India Memohon Pengadilan atas Penghancuran Rumah-rumah Muslim secara Ilegal
Tulisan selanjutnya Sudah Dua Kali Booster Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris Positif Covid-19

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?