Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Infeksi Covid-19 di Korea Utara Diduga Mencapai Hampir 2 Juta Kasus

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Mei 2022 20:22 8:22 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Mei 2022 20:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Korea Utara hari Kamis (19/5/2022) melaporkan lebih dari 200.000 kasus baru infeksi Covid-19, sehingga total infeksi di negara itu diduga mencapai hampir 2 juta.

Korean Central News Agency (KCNA) pada hari Rabu melaporkan 262.270 orang lagi mengalami gejala demam d dan satu orang meninggal dunia pada Rabu malam. 

KCNA mengatakan setidaknya 740.160 orang dikarantina, tetapi tidak menyebutkan berapa di antara mereka yang positif Covid.

Sejauh ini, total kasus mencapai 1,98 juta dengan sedikitnya 63 orang meninggal dunia, menurut data pemerintah seperti dilansir DW.

Korea Utara secara resmi baru melaporkan wabah Covid-19 pekan lalu dan mengaitkan salah satu kematian dengan varian virus Omicron.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pakar-pakar kesehatan mengatakan Korea Utara tidak memiliki cukup alat tes untuk memastikan jumlah orang yang terinfeksi virus.

Hari Selasa Tedros Adhanom Ghebreyesus, direktur jenderal World Health Organization Director (WHO) mengatakan Korea Utara belum menanggapi permintaan data yang lebih banyak tentang wabah tersebut.

Tedros menambahkan bahwa Korea Utara dan Eritrea merupakan dua negara anggota PBB yang berdaulat yang tidak memiliki program vaksinasi dan tidak menanggapi tawaran WHO untuk pengadaan vaksin, obat-obatan dan tes Covid-19.

Wakil penasihat keamanan nasional Seoul mengatakan pada hari Rabu bahwa Korea Selatan dan Amerika Serikat telah menawarkan untuk mengirim bantuan, tetapi belum ada tanggapan dari Pyongyang.

Hari Kamis, KCNA melaporkan bahwa otoritas kesehatan sedang berupaya meningkatkan produksi obat-obatan tradisional Korea yang digunakan untuk mengurangi demam dan nyeri, karena obat-obatan itu “efektif dalam pencegahan dan penyembuhan penyakit”. Pemerintah juga sedang menambah bangsal isolasi di seluruh penjuru negeri.

“Ribuan ton garam segera diangkut ke kota Pyongyang untuk membuat larutan antiseptik,” lapor KCNA.

Media plat merah juga melaporkan bahwa pemerintah telah mendorong masyarakat untuk menggunakan obat penghilang rasa sakit dan menggunakan pengobatan rumahan – seperti berkumur dengan air garam atau minum teh daun willow – untuk menyembuhkan diri mereka sendiri.

Kim Jong-un pekan ini menegur keras aparat kesehatan yang ditudingnya “tidak matang” dalam menanggulangi pandemi dan lamban memberikan obat-obatan yang diperlukan.

Korea Utara mengatakan awal pekan ini bahwa satu juta orang telah pulih dari Covid-19.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatcovid-19infeksiKorea SelatanKorea UtaraWHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kelompok Hindu Mengajukan Petisi untuk Menghentikan Muslim Masuk Masjid Shahi Eidgah yang Bersejarah
Tulisan selanjutnya Israel Izinkan Nasionalis Yahudi Gelar Pawai 29 Mei di Pusat Kota Al-Quds

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?