Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
InternasionalNone

Wartawan ‘Israel’ Ini Menyelinap Masuk Makkah, Menentang Jalur Non-Muslim

Ahmad
Terakhir diupdate: 21 Juli 2022 06:21 6:21 am
Ahmad
Dipublikasikan 21 Juli 2022 07:00
Bagikan
Wartawan Israel Gil Tamari menaiki Bukit Arafah, ia masuk Makkah yang dilarang bagi non-Muslim (twitter)
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang jurnalis ‘Israel’ telah menyiarkan cuplikan perjalanan dari Makkah di Arab Saudi, menentang larangan masuknya warga non-Muslim ke kota suci bagi umat Islam. Channel 13 ‘Israel’ menyiarkan laporan hari Senin yang menampilkan editor berita dunianya, Gil Tamari sedang mengemudi di sekitar kota suci dan menunjukkan pemandangan dan landmark penting kota itu, kutip Middle East Monitor (MEE).

Tamari melaju melewati Gerbang Makkah yang melengkung, yang menandai pintu masuk ke kota dan titik di mana non-Muslim dilarang masuk, dan Masjidil Haram, situs terpenting dalam Islam. Dia bahkan sempat berswafoto di  Bukit Arafah – bukit di pinggiran Makkah tempat Nabi Muhammad menyampaikan khotbah wada’ (khutbah terakhirnya), sebuah tempat di mana umat Islam berkumpul selama ibadah haji tahunan.

Pemerintah Arab Saudi telah menerbitkan larangan total bagi orang non-Muslim memasuki Kota Suci Makkah dan Madinah. Mencoba masuk dapat mengakibatkan hukuman, termasuk denda atau deportasi.

Tamari termasuk di antara tiga wartawan ‘Israel’ yang diizinkan masuk ke Arab Saudi untuk meliput konferensi regional pekan lalu yang dihadiri oleh Presiden AS Joe Biden.

‘Menjijikkan’

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

Kunjungan tersebut telah banyak dikritik secara online, dengan tagar “Yahudi di Haram” yang digunakan oleh beberapa pengguna media sosial Muslim.  “Orang-orang mulia Makkah dan ulama besar seperti Dr Musa al-Sharif berada di penjara Saudi, tetapi seorang Yahudi Zionis berkeliaran di Makkah,” kata penngguna twitter.

Kunjungan rahasia wartawan ‘negara penjajah itu’ dikutuk kelompok pro-’Israel’, termasuk blogger Saudi Mohammed Saud, yang telah mengunjungi ‘Israel’ dan mendukung normalisasi antara Tel Aviv dan negara-negara Arab.  “Teman-teman terkasih di ‘Israel’, salah satu reporter Anda memasuki kota suci Muslim Makkah dan merekam tanpa rasa malu,” kata Saud dalam pidato video dalam bahasa Ibrani yang fasih.

“Itu seperti saya memasuki sinagoga dan membaca Taurat. Malulah kalian Channel 13, Anda seharusnya malu, tidak menghormati Islam dengan cara seperti itu.”

Beberapa orang ‘Israel’ juga mengkritik Tamari. Mereka menggambarkannya sebagai perilaku “menjijikkan” dan meminta ‘Israel’ untuk menyerahkannya kepada pihak berwenang Saudi.

Sementara itu, Channel 13 menyampaikan permintaan maaf “jika ada yang tersinggung” tetapi tetap pada laporannya.  “Kunjungan editor berita dunia kami Gil Tamari ke Makkah adalah pencapaian jurnalistik yang penting, yang tidak dimaksudkan untuk menyinggung perasaan umat Islam,” katanya dalam sebuah pernyataan.

“Kami mohon maaf jika ada yang tersinggung. Untuk memperjelas: rasa ingin tahu jurnalistik adalah jiwa dari profesi para jurnalis. Prinsip-prinsip jurnalisme berakar dalam menjangkau lokasi mana pun dan mendokumentasikan peristiwa secara langsung.”

Pada hari Selasa, Tamari meminta maaf di media sosial , menyatakan bahwa tujuan dari video tersebut adalah “untuk menunjukkan pentingnya Makkah dan keindahannya”.  “Keingintahuan adalah jantung dan pusat jurnalisme, dan jenis pertemuan jurnalistik tangan pertama inilah yang membedakan jurnalisme yang baik dari jurnalisme yang hebat,” klaimnya.

Kunjungan tersebut mengikuti perjalanan pertama Biden ke Timur Tengah sebagai presiden, di mana ia mengunjungi ‘Israel’, wilayah pendudukan dan Arab Saudi. Dia menjadi pemimpin AS pertama yang terbang langsung dari Tel Aviv ke kota Jeddah, Saudi.

Biden mengatakan bahwa pemerintahannya sedang bekerja untuk “memperdalam dan memperluas” normalisasi ‘Israel’ dengan negara-negara Arab, setelah administrasi Donald Trump menengahi perjanjian normalisasi antara ‘Israel’ dan empat negara Arab – Uni Emirat Arab , Bahrain , Sudan dan Maroko . Meskipun Riyadh tidak secara resmi mengakui ‘Israel’, hubungan antara kedua negara telah memanas dalam beberapa tahun terakhir dan diplomasi sering dilakukan secara rahasia.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudijalur non-muslim Makkahwartawan Israel masuk makkah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 75 Persen Muslim di New York Hadapi Kejahatan Rasial, Survei: Kebencian Dimulai Sejak Sekolah Dasar
Tulisan selanjutnya Berkicau Soal Tentara Pantai Gading, Jubir Pasukan PBB MINUSMA Diusir dari Mali

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?