Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dokter Austria Bunuh Diri Setelah Mengalami Perundungan Oleh Kalangan Anti-Vaksin

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Agustus 2022 14:02 2:02 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Agustus 2022 14:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang dokter Austria yang selama berbulan-bulan mengalami perundungan dan ancaman kekerasan dari kalangan anti-vaksin dan penganut teori konspirasi akhirnya bunuh diri.

Lisa-Maria Kellermayr ditemukan tewas di ruang praktiknya di resor tepi danau Seewalchen am Attersee pada hari Jumat. Jaksa mengatakan kepada media bahwa mereka menemukan tiga pesan bunuh diri dan tidak berencana untuk melakukan autopsi terhadap jasadnya, lansir The Guardian Selasa (2/8/2022).

Ribuan orang berkumpul di luar Katedral St Stephen di Wina pada Senin malam dan di seluruh negeri untuk memberi penghormatan kepada Kellermayr, 36, dengan nyala lilin. Banyak peserta yang mengenakan warna pink, warna kesukaannya. Presiden Austria Alexander Van der Bellen memimpin acara itu.

Kellermayr digambarkan oleh teman-teman, keluarga, dan pasiennya sebagai dokter yang bersemangat, peduli, dan dokter yang hidup untuk pekerjaannya.

Kellermayr merupakan pendukung antusias vaksin, berbagi pemikiran dan idenya di Twitter, dan kerap diwawancarai, serta mendapatkan pujian atas komunikasinya yang jelas.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia adalah salah satu orang paling awal yang membagikan pengamatannya bahwa pasien yang menggunakan inhaler asma seringkali lebih mampu mengatasi gejala virus.

Pada November 2021, demonstran anti-vaksinasi dan pendukung gerakan teori konspirasi coronavirus “Querdenker” mengepung klinik tempat dia bekerja di dekat Wels dan memblokir pintu masuk utama yang digunakan untuk kendaraan darurat. Lewat Twitter menyuarakan kemarahannya. Namun, dokter muda itu justru mengundang hujan kebencian.

Kellermayr mendesak polisi untuk memberikan perlindungan, tetapi dia mengklaim mereka tidak menganggap serius situasinya dan dia mempekerjakan seorang penjaga keamanan untuk berdiri di luar tempat praktiknya dan memeriksa setiap pasien sebelum masuk.

Pada bulan Februari, penjaga itu mengatakan kepada media Austria dan Jerman bahwa dia kerap mengusir orang dan menyita pisau lipat dari sejumlah orang yang ingin memasuki ruang praktik dokter itu.

Kellermayr pada bulan Juni mengatakan sudah menghabiskan €100.000 untuk biaya keamanan. “Lebih murah untuk menutup tempat praktik dan terbang ke Pasifik Selatan bersama staf saya,” ujarnya. Bulan lalu, dia mengatakan terpaksa untuk menutup tempat praktik untuk selamanya.

Dalam wawancara terakhir dengan koran ternama Austria Der Standard, Kellermayr mengatakan dia merasa ditinggalkan oleh negara Austria. “Apa yang terjadi pada saya dapat terjadi pada warga negara mana pun yang tidak dikenal atau tidak memiliki koneksi yang baik,” katanya.

Polisi di Jerman, sementara itu, mengatakan kepada Kellermayr bahwa mereka tidak dapat bertindak terhadap seorang pria yang mengirim ancaman kepadanya karena pesannya dikirim dari darknet, yang tidak dapat mereka akses.

Namun, wartawan dari Der Standard mengatakan mereka memiliki sedikit kesulitan dalam melacak tersangka ke daerah Berlin, mengidentifikasinya sebagai sosok dari kalangan neo-Nazi. Wartawan juga berhasil melacak seorang pria dari Bavaria Atas yang mengancam akan menempatkan Kellermayr di hadapan “tribun rakyat”, menuduhnya melakukan pengkhianatan.

Polisi Austria telah menolak klaim bahwa mereka gagal menanggapi ancaman terhadap Kellermayr dengan serius.

Seorang juru bicara kepolisian Austria Hulu, yang sebelumnya mendesak Kellermayr untuk “menjauh dari pusat perhatian”, mengatakan kepada kantor berita Austria APA, “Kami telah melakukan kontak terus-menerus dengan dokter itu sejak November dan telah mencoba menawarkan perlindungan untuknya. Kami melakukan segala yang mungkin terkait dengan keamanan serta menyelidiki [ancaman].” Penyelidikan masih terus dilakukan, katanya.

Pemerintah Austria bulan lalu membatalkan rencana kontroversial untuk mewajibkan vaksinasi Covid-19 untuk orang dewasa, yang telah menyebabkan protes nasional.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anti-vaksinAustriacovid-19dokterJermankonspirasi teoriNeo-Nazi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kahar Mudzakkir dan Peran Konkret dalam Mempropagandakan Indonesia ke Luar Negeri pada Masa Penjajahan
Tulisan selanjutnya Abu Bakar Ba'asyir Pancasila Viral Pernyataan Abu Bakar Ba’asyir Akui Pancasila: Dasarnya Tauhid

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?