Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Buruh Penyulingan Minyak Iran Mogok Kerja

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Oktober 2022 14:05 2:05 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Oktober 2022 14:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Buruh di penyulingan minyak terbesar Iran hari Selasa (11/10/2022) melakukan mogok kerja.

Rekaman video yang diunggah Human Rights Activists News Agency (HRANA), sebuah situs berita yang dikelola secara kolektif oleh para pembela HAM Iran, menunjukkan puluhan pekerja berkumpul di luar kompleks penyulingan minyak di Abadan, di provinsi kaya minyak Khuzestan.

Penyulingan minyak di Abadan itu merupakan yang terbesar di Iran dan tertua di Timur Tengah.

Aksi mogok di penyulingan tersebut pada tahun 1970-an berperan penting dalam penggulingan Shah Iran dan menaikkan pemimpin spiritual Syiah ke puncak kekuasaan serta terbentuknya negara republik Iran.

Pada hari Senin, pekerja di pabrik petrokimia di kota pelabuhan Asaluyeh melakukan aksi mogok dan protes, menurut video yang beredar luas di media sosial.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Para pekerja meneriakkan slogan anti pemimpin spiritual Syiah tertinggi Ali Khamenei dan memblokir jalan, menurut video yang dibagikan akun Twitter @1500tasvir, yang memiliki pengikut lebih dari 200.000 yang memantau aksi-aksi protes dan pelanggaran di Iran.

Hari Selasa seorang pejabat lokal mengklaim aksi mogok hari Senin di Asaluyeh adalah soal perselisihan upah dan tidak terkait dengan protes anti pemerintah yang dipicu oleh kematian Mahsa Amini.

Sejak kematian Amini, aksi-aksi protes dengan cepat meningkat dan berubah menjadi bernuansa politik dengan menyebar di seluruh negeri. Para pengunjuk rasa meneriakkan keruntuhan Ali Khamenei.

Analis percaya rezim Iran saat ini tidak akan mampu bertahan apabila ada gangguan pada industri minyaknya.

“Pada awal 1978 Iran (populasi 35 juta) memproduksi minyak 6 juta barel/hari. Pemogokan pekerja perminyakan membuatnya turun menjadi 1,5 juta barel per hari, yang akhirnya menghancurkan pemerintah,” cuit Karim Sadjadpour, seorang senior fellow di Carnegie Endowment for International Peace, di Twitter seperti dilansir Alarabiya hari Selasa.

“Iran saat ini (populasi 83 juta) menghasilkan minyak 2,5 juta barel per hari. Mereka tidak mampu bertahan jika ada pemogokan minyak yang besar/berkelanjutan,” imbuhnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AbadanAli KhameneiiranMahsa Aminimogok kerjapenyulingan minyaksyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Museum Muhammadiyah: Bukti Jejak Penting Perjuangan Persyarikatan
Tulisan selanjutnya Kemenag Buka 1.000 Beasiswa Non-Gelar untuk Guru Agama, Ini Cara Daftarnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?