Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Museum Muhammadiyah: Bukti Jejak Penting Perjuangan Persyarikatan

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 12 Oktober 2022 10:56 10:56 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 12 Oktober 2022 11:45
Bagikan
Museum Muhammadiyah
Bagikan

Hidayatullah.com— Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof Dr Haedar Nashir mengatakan pembangunan Museum Muhammadiyah rencananya akan menjadi wajah bagi sejarah persyarikatan dan etalase utama dari sejarah Muhammadiyah, yang mengungkap jejak penting dari perjalanan organisasi besar ini.

”Dulu kita tidak pernah punya pemikiran untuk membuat museum, maka sejak awal ketika Pak Muhajir jadi menteri saya bersama dia untuk mewujudkan ini di sini di samping Institut Tabligh yang kemudian program ini diteruskan oleh Universitas Ahmad Dahlan (UAD) termasuk pembiayaannya,” ungkap Haedar saat membuka gelaran Muhammadiyah Jogja Expo #2, Rabu (6/10/2022) lalu.

“Ini kolaborasi dari relasi kita dengan pemerintah dengan kemandirian Muhammadiyah dan ini akan menjadi tonggak dari perjalanan Muhammadiyah yang itu tidak hanya wujud fisik tetapi merupakan api dari perjalanan awal Muhammadiyah di Kauman, DIY,” sambungnya.

Syiar Islam

Menurut Haedar, nantinya kehadiran museum ini bisa dimobilisasi banyak hal. Misalkan cabang-cabang pertama setelah Kauman, Kotagede, Srandakan, Moyudan, nanti bisa digali kembali dan bila perlu nanti ada program untuk merehabilitasi bila perlu ada gedung-gedung yang lama sisa itu untuk jadi bagian. “Hal ini karena Muhammadiyah selama ini kering penghargaan terhadap sejarah terhadap dirinya. Ternyata masih banyak yang belum tahu dimana letak makam Kiai Dahlan, di samping Kiai Dahlan juga banyak yang tahu. Padahal yang ziarah banyak dari luar,” imbau Haedar.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ziarah, kata Haedar, termasuk sunnah Rasulullah ﷺ. Dengan berziarah kita melaksanakan sunnahnya. Jadi tidak ada salahnya bahkan baik bagi Muhammadiyah untuk ziarah ke makam Kiai Dahlan dan para tokoh Muhammadiyah dan Insyaa Allah tidak akan mengekeramatkan kuburannya,” ujarnya

Menurut Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Pusat Muhammadiyah Widiyastuti keberadaan museum dianggap penting sehingga jejak dan bukti perjuangan Muhammad tidak hilang, dilupakan atau diabaikan. “Muhammadiyah sudah memasuki periode abad kedua sehingga jejak-jejak peninggalannya harus didokumentasikan untuk nantinya dikabarkan pada generasi berikutnya,” ucap Widya dalam Gerakan Subuh Mengaji pada Senin (10/10/2022) dikutip laman resmi Muhammadiyah.

Widya menuturkan bahwa Museum Muhammadiyah memiliki visi agar menjadi ruang yang menyajikan sejarah Muhammadiyah dalam peran keagamaan, kebangsaan, dan kemanusiaan. Museum juga dibuat sebagai media informasi, transformasi nilai, edukasi, dan rekreasi.

Karena itulah, misi dari pembangunan Museum Muhammadiyah, salah satunya: mengumpulkan, merawat, dan melestarikan benda, dokumen, dan arsip sejarah, peran, dan dinamika Muhammadiyah. Sementara itu, tujuan adanya Museum Muhammadiyah ini sendiri untuk memberikan informasi yang komprehensif kepada publik mengenai sejarah dan peran Muhammadiyah.

“Semoga dengan adanya Museum Muhammadiyah ini bermanfaat menjadi medium edukasi, rekreatif, inovatif, imajinatif, dan transformatif,” ucap Widya.

Untuk diketahui, museum Muhammadiyah dibangun di kompleks Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta. Museum ini menjadi etalase sejarah dan dinamika pergerakan dakwah Muhammadiyah di masa lalu, masa kini, dan rencana Muhammadiyah di masa depan, kata Widya.

Di antara ragam aktivitas Museum Muhammadiyah adalah: pameran, penelitian, diskusi, edukasi, dan entertainment. “Dengan adanya aktivitas ini, diharapkan menjadi sebuah pendorong yang membawa kemaslahatan bagi bangsa dan agama, ” ujarnya.

Museum Muhammadiyah akan dibuka secara umum, ramah anak dan lansia. Peletakan pertama pembangunan Museum Muhammadiyah ini telah dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo pada hari Sabtu, 22 Juli 2017.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Museum MuhammadiyahPersyarikatan MuhammadiyahPP Muhammadiyah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lebih dari 1.300 Fans Sepak Bola Bermasalah Dilarang Menghadiri Piala Dunia Qatar
Tulisan selanjutnya Buruh Penyulingan Minyak Iran Mogok Kerja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?