Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Khutbah Jumat: Tanda-Tanda Mencintai Rasulullah Muhammad ﷺ

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Oktober 2022 17:17 5:17 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Oktober 2022 19:10
Bagikan
Khutbah Jumat: Tanda-Tanda Mencintai Rasulullah Muhammad
Bagikan

Setiap orang beriman –baik pria maupun perempuan—memiliki kewajiban untuk bersama-sama membela kemuliaan agama yang telah diperjuangkan Rasulullah, itulah salah satu tanda mencintai Baginda Nabi ﷺ

Daftar isi
  • Khutbah Jumat: Tanda-Tanda Mencintai Rasulullah Muhammad ﷺ
  • Khutbah Jumat pertama
  • Khutbah Jumat kedua
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Oleh: Ali Akbar bin Muhammad bin Aqil

Khutbah Jumat: Tanda-Tanda Mencintai Rasulullah Muhammad ﷺ

Khutbah Jumat pertama

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى سيدنا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن

عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ قَالَ اللهُ تَعَالَى: يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَام َ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا

Jamaah Jumat Rahimakumullah

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Segala sesuatu memiliki tanda. Siang ditandai dengan terang. Malam dengan gelap. Bayi dengan kelucuannya. Kegembiraan dengan senyuman. Sedih dengan tangisan atau kegusaran.

Begitu pula dengan cinta kepada Rasul ﷺ ada tanda di dalamnya. Tidak cukup kita berkata cinta Rasul, cinta Nabi, jika tidak disertai dengan bukti nyata.

Imam Ibnu Hajar berkata, “Di antara tanda seseorang yang mencintai Nabi adalah jika dihadapkan pada pilihan antara Nabi dan materi duniawi dia akan lebih mengutamakan Nabi dari pada materi duniawi. Jika tidak seperti ini, maka tidak dapat dikatakan mencintai Nabi.”

Contoh konkrit dari pernyataan di atas dapat kita temukan dari pernyataan Sayidina Umar bin Khattab saat ia berkata kepada Nabi, “Demi Allah wahai Rasul, engkau sangat aku cintai melebihi segalanya kecuali diriku sendiri.”

Maka Rasul ﷺ berkata, “Tidak wahai Umar. Belum sempurna iman seseorang sampai aku lebih dicintainya melebihi dari dirinya sendiri.” Mendengar hal ini, Sayidina Umar kembali berkata, “Sekaranglah wahai Rasul, engkau lebih aku cintai bahkan melebihi cintaku kepada diriku sendiri.” Rasul bersabda, “Sekarang barulah sempurna keimananmu wahai Umar.” (HR. Bukhari)

Inilah beberapa tanda cinta Rasul ﷺ yang harus kita buktikan sebagai pecinta sejati beliau. Pertama, membela dan menolong agamanya.

Setiap orang beriman, baik pria maupun perempuan, memiliki kewajiban untuk bersama-sama membela kemuliaan agama yang telah diperjuangkan mati-matian oleh Rasul ﷺ, sesuai kemampuan masing-masing. Ada yang melakukan bantahan ilmiah dari tiap kebohongan dan penghinaan yang dilancarkan oleh lisan-lisan kotor para pendengki dan membela sunnah-sunnah yang telah diajarkan. Semuanya itu bisa kita tunaikan dengan harta, lisan, goresan pena, dan bahkan nyawa kita.

Allah ﷻ telah memuji kaum Muhajirin yang dikeluarkan dari Makkah, karena mereka mencintai Allah ﷻ dan Rasul-Nya ﷺ :

لِلْفُقَرَآءِ ٱلْمُهَٰجِرِينَ ٱلَّذِينَ أُخْرِجُوا۟ مِن دِيَٰرِهِمْ وَأَمْوَٰلِهِمْ يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِّنَ ٱللَّهِ وَرِضْوَٰنًا وَيَنصُرُونَ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥٓ أُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلصَّٰدِقُونَ

“(Juga) bagi orang fakir yang berhijrah yang diusir dari kampung halaman dan dari harta benda mereka (karena) mencari karunia dari Allah dan keridhaan-Nya dan mereka menolong Allah dan Rasul-Nya. Mereka itulah orang-orang yang benar.” (QS. Al-Hasyr : 08)

Kaum Muslimin jamaah Jumat yang berbahagia

Tanda kedua adalah memiliki kekhawatiran berpisah dari Rasul ﷺ. Inilah yang menandai seseorang cinta kepada Rasul ﷺ.

Dia takut berpisah dari Nabi baik di dunia apalagi di akhirat. Kita akan rugi jika hidup kita terpental jauh dari tuntunan Nabi ﷺ. Kita akan menjadi orang yang rugi jika di akhirat kelak kita tidak dikumpulkan bersama Nabi ﷺ.

Sebuah riwayat dalam sahih Muslim menyebutkan bahwa ada seorang pecinta sejati Nabi ﷺ yang diberi kesempatan untuk meminta sesuatu kepada beliau. Namanya Rabi’ah bin Ka’ab Al-Aslami. Ia pernah bermalam bersama Nabi.

Setelah melayani Nabi termasuk dengan memberikan air wudu dan keperluan lainnya, beliau berkata, “Silakan ajukan permintaan yang kamu inginkan.”

Rabi’ah berkata, “Saya meminta kepadamu untuk dapat bersamamu di dalam surga.” Nabi berkata, “Apakah masih ada yang lain?” Rabi’ah berucap, “Itu saja permintaanku.” Nabi berkata, “Usahakanlah dengan banyak sujud.” Inilah kondisi seorang pecinta yang ketika diberi kesempatan, ia tidak meminta materi tapi ia meminta agar dapat bersama Nabi.

Ketiga, menaati perintah dan larangan yang disampaikan oleh Nabi ﷺ. Seorang muslim yang berakal sehat yang mendapat bimbingan adalah sosok yang menyerahkan semua urusannya dengan apa yang sesuai dengan ajaran Nabi ﷺ.

Jika kita jujur terhadap cinta kita kepada Nabi ﷺ, maka kita akan setia dan patuh terhadap semua yang beliau sampaikan dan meninggalkan semua yang beliau tidak sukai, tanpa alasan apapun. Kita tidak akan membuat aturan-aturan yang bertabrakan dengan aturannya Nabi Muhammad ﷺ.

Kita tidak akan mengutamakan satu pun produk hukum yang bukan bersumber dari Nabi Muhammad ﷺ bahkan tidak mau menyamakannya. Allah ﷻ berfirman :

وَمَآ ءَاتَىٰكُمُ ٱلرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَىٰكُمْ عَنْهُ فَٱنتَهُوا۟ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ

“Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya.” (QS: Al-Hasyr : 07)

Nabi ﷺ bersabda:

مَا نَهَيْتُكُمْ عَنْهُ فَاجْتَنِبُوهُ، وَمَا أَمَرْتُكُمْ بِهِ فَأْتُوا مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ، فَإِنَّمَا أَهْلَكَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ كَثْرَةُ مَسَائِلِهِمْ وَاخْتِلَافُهُمْ عَلَى أَنْبِيَائِهِمْ

“Apa yang aku larang untuk kalian maka tinggalkanlah dan apa yang aku perintahkan kepada kalian maka laksanakan sesuai dengan kemampuan kalian. Sesungguhnya yang membinasakan orang-orang sebelum kalian adalah banyaknya pertanyaan dan perselisihan terhadap para nabi mereka.” (HR. Bukhari-Muslim).

Jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah

Tanda yang keempat adalah melaksanakan syariat dan menghidupkan sunah-sunah Rasul ﷺ. Nabi sebagai teladan sempurna telah mengerahkan segalanya, baik harta dan jiwanya, untuk membimbing diri kita dari gelapnya kehidupan jahiliah kepada jalan yang penuh cahaya. Beliau mengeluarkan kita dari mengabdi kepada manusia kepada mengabdi hanya kepada Allah ﷻ.

Dalam konteks ini, Al-Qadhi Iyadh berkata, “Sikap yang menyelisihi perintah Nabi dan mengubah sunahnya adalah suatu perbuatan yang sesat serta bid’ah. Pelakunya terancam mendapat kehinaan dan siksa dari Allah.”

Contoh nyata dari tanda keempat ini adalah saat turun larangan mengonsumsi minuman keras. Menunggak miras sudah menjadi tradisi turun temurun. Mereka sulit lepas dari miras.

Namun ketika Rasul ﷺ memerintahkan seseorang untuk berseru, “Ketahuilah bahwa khamr diharamkan,” maka para sahabat tidak mencari alternatif atau membuat alasan pembenaran dalam menanggapi seruan itu. Mereka buang semua minuman keras yang ada hingga membasahi tanah kota Madinah.

Inilah sejumlah tanda cinta kepada Rasul ﷺ. Sudah atau belum kita buktikan? Sejauh mana kesesuaian antara ucapan cinta kepada Nabi ﷺ di lisan dengan kenyataan kita mengisi kehidupan selama ini?

Mari kita buktikan dengan membela agama, berkeinginan kuat untuk hidup bersama Nabi ﷺ, kita patuhi semua perintahnya dan jauhi semua larangannya, serta kita laksanakan sunah-sunahnya dan syariatnya.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فيِ القُرْآنِ العَظِيْمِ، وَنَفَعَنيِ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآياَتِ وَالذِّكْرِ الحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنيِّ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ َإِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْليِ هذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ ليِ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

Khutbah Jumat kedua

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلى سيدنا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن. اَمَّا بَعْدُ :

فَيَا اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوا اللهَ تَعَالىَ وَذَرُوا الْفَوَاحِشَ مَاظَهَرَ وَمَا بَطَنْ، وَحَافِظُوْاعَلىَ الطَّاعَةِ وَحُضُوْرِ الْجُمْعَةِ وَالْجَمَاعَةِ.

وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهَ اَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَنَّى بِمَلاَئِكَةِ قُدْسِهِ، فَقَالَ تَعَالىَ وَلَمْ يَزَلْ قَائِلاً عَلِيْمًا: اِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِىْ يَاَ يُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سيدنا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سيدنا إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سيدنا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سيدنا إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَةِ،

اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنَ البَرَصِ وَالجُنُونِ والجُذَامِ وَسَيِّيءِ الأسْقَامِ

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا, اللَّهُمَّ إنَّا نَسْأَلُكَ الهُدَى والتُّقَى والعَفَافَ والغِنَى، رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

وَصَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ و َمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

عِبَادَ اللهِ، إنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى ويَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

Khutbah Jumat: Tanda-Tanda Mencintai Rasulullah Muhammad ﷺ ini dikeluarkan, DPC Rabithah Alawiyah Kota Malang. Arsip lain terkait Khutbah Jumat bisa diklik di SINI

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:cara mencintai rasulullahkhutbah Jumatmaulid nabiMuhammadRasulullah SAW
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya warga palestina rayakan gencatan senjata Generasi Baru Palestina yang Bangkit Melawan ‘Israel’
Tulisan selanjutnya TikTok Dituduh Berbuat Curang, Ambil Untung 70 Persen Donasi Streaming Pengungsi Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?