Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Kasus Gagal Ginjal pada Anak Diduga Karena Parasetamol Cair, IDAI Beri Rekomandasi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Oktober 2022 08:51 8:51 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Oktober 2022 09:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Belakangan, merebaknya penyakit gangguan ginjal akut (Acute Kidney Injury/AKI) pada anak terus menjadi sorotan. Terlebeih setelah meninggalnya 70 anak di Gambia yang diduga diakibatkan penggunaan sirup obat batuk buatan India.

Ketua Umum PP IDAI Dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K) merekomendasikan untuk sebaiknya menghindari dulu penggunaan parasetamol berbentuk cair sampai waktu yang belum ditentukan, sambil menunggu hasil penelitian penyebab terjadinya gangguan ginjal akut pada anak oleh Kemenkes.

“Belajar dari kasus Gambia itu ada karena Etilen Glikol, untuk kewaspadaan dini, kemarin rapat dengan Pak Menkes kita harapkan kita hindari dulu penggunaan parasetamol sirup, sambil cari buktinya di Indonesia ada atau tidak [obat] seperti itu. Kewaspadaan dini dimulai,” jelas Dr. Piprim dalam sesi diskusi di Instagram live bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Selasa (18/10/2022).

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI sendiri menyatakan sirup obat mengandung parasetamol buatan Maiden Pharmaceuticals Limited itu mengandung terkontaminasi Dietilen Glikol (DEG) dan Etilen Glikol (EG). Obat-obatan yang menjadi penyebab kematian anak di Gambia ini sudah dipastikan tidak beredar di Indonesia.

Rekomendasi untuk menghindari sementara penggunaan parasetamol cair ini termasuk bagi pemberian obat tunggal maupun kombinasi, sampai hasil penelitian dari Kementerian Kesehatan keluar. Sehingga, bisa dicari tahu penyebabnya apakah memang terjadinya kasus gangguan ginjal akut misterius pada 180-an anak di Indonesia disebabkan oleh obat sejenis itu atau bukan.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Kewaspadaan Dini

Piprim mengatakan, penyebab gangguan ginjal akut misterius yang masih diinvestigasi menandakan bahwa hasilnya belum ada sehingga belum bisa disimpulkan.

“Artinya kita belum berani menyimpulkan ke satu penyebab tunggal, masih investigasi.”

“Akan tetapi memang belajar dari adanya kasus Gambia belajar juga dari kecurigaan etilen glikol yang salah satunya dilaporkan (pada) paracetamol sirup, maka sebagai kewaspadaan dini IDAI mengeluarkan rekomendasi tidak menggunakan dulu paracetamol sirup.”

Ia menggarisbawahi bahwa ini hanya sebagai kewaspadaan dini. Pasalnya, melarang atau menarik obat bukanlah wewenang IDAI, kata Piprim.

Cara deteksi dini

Sebagai deteksi dini, dr. Piprim menyarankan orang tua untuk memonitor jumlah dan frekuensi urine pada anak yang merupakan salah satu gejala gangguan ginjal akut. Bila anak mengalami gejala tersebut, segera dibawa ke dokter anak –dan bila perlu ke dokter spesialis nefrologi– untuk segera dilakukan serangkaian pemeriksaan.

Mengingat penyebab gangguan ginjal akut misterius pada anak masih terus didalami, ia juga berpesan agar si kecil menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) seperti yang dilakukan selama pandemi Covid-19. Termasuk juga kurangi anak tidur terlalu malam, lebih banyak beraktivitas fisik, dan hindari dulu pemberian obat parasetamol cair.

“Setiap ada kasus yang belum jelas kasusnya, PHBS perlu diterapkan sambil kurangi konsumsi obat yang enggak perlu. Coba kembalikan ke upaya-upaya yang lebih safe. Kalau belajar di luar negeri, ada potensi obat toksik jangan dikonsumsi dulu. Kalau demam itu upaya tubuh menghilangkan virusnya. Bisa dengan kompres hangat, cukupi tidurnya, pakai baju tipis, kalau anak banyak minum pastikan terhidrasi. Budayakan ke masyarakat kita,” tutup dia.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gagal Ginjal Akut AnakIdaiKasus Gagal Ginjal AkutParasetamol Cair
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aplikasi Muslim Pro Menawarkan ‘Qalbox’, Layanan Streaming  Islami Ramah Muslim
Tulisan selanjutnya Menyingkap Maqasid Syariah dalam Kitab Muwafaqat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?