Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Virus Cacar Monyet Bisa Menular Sebelum Gejalanya Muncul

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 November 2022 08:02 8:02 am
Ama Farah
Dipublikasikan 3 November 2022 08:02
Bagikan
Cacar Monyet Jawa Tengah
Bagikan

Hidayatullah.com– Orang yang terinfeksi virus cacar monyet dapat menularkan bibit penyakit ke orang lain meskipun dia belum mengalami atau menunjukkan gejala. Lebih dari setengah kemungkinan penularan justru terjadi pada periode ini, menurut hasil sementara penelitian di Inggris yang dirilis hari Selasa (1/11/2022).

Sementara temuan tersebut belum dikonfirmasi, para ilmuwan mengatakan bahwa banyak infeksi cacar monyet tidak dapat dicegah dengan meminta pasien untuk mengisolasi diri begitu mereka menyadari bahwa mereka memiliki virus (menampakkan gejala, red), kata penelitian tersebut seperti dilansir AFP.

Sejak Mei, ketika virus menyebar ke luar jauh dari daerah endemiknya di Afrika Barat, cacar monyet (monkeypox) telah membunuh 36 orang dari lebih dari 77.000 kasus, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Namun, jumlah kasus secara stabil menurun sejak puncaknya pada bulan Juli, terutama di kawasan Eropa dan Amerika Utara, daerah di mana terdapat kasus penularan paling banyak di masa awal virus itu menyebar ke seluruh dunia.

Penelitian baru yang dipublikasikan di jurnal BMJ itu dilakukan di Inggris Raya, negara pertama yang mendeteksi adanya klaster kasus cacar monyet di luar Afrika pada bulan Mei.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Para peneliti dari UK Health Security Agency memgkaji data penelusuran orang yang tertular dan kuesioner 2.746 orang yang dites positif cacar monyet di Inggris Raya antara Mei dan Agustus 2022.

Sebanyak 95 persen partisipan adalah pria yang melakukan hubungan seks sesama jenis, komunitas yang paling banyak terjangkit virus tersebut.

Menganalisis data dengan menggunakan dua model statistik berbeda, peneliti menemukan bahwa rata-rata hampir delapan hari gejala cacar air muncul setelah orang tertular virusnya.

Selang waktu antara infeksi dan kemunculan gejala biasanya lebih lama dibanding waktu kontak atau penularan penyakit ke individu lain. Atau dengan kalimat sederhananya, virus dapat berpindah dari A ke B meskipun si A belum menunjukkan gejala penyakitnya.

Lima puluh tiga persen kasus ditularkan sebelum orang yang lebih dulu terjangkit memiliki gejala cacar monyet, menurut perkiraan studi tersebut.

Penularan terdeteksi maksimal empat hari sebelum gejala muncul, tambahnya.

Gejala cacar monyet antara lain demam, nyeri otot dan lesi kulit besar seperti bisul.

Boghuma Kabisen Titanji, seorang pakar virus di Emory University di Amerika Serikat yang tidak terlibat dalam penelitian itu, mengatakan analisis yang kuat” tersebut “menarik dan meyakinkan”.

“Ini masih membutuhkan konfirmasi oleh lebih banyak penelitian, tetapi memiliki implikasi terhadap strategi eliminasi penyakit berbasis vaksinasi yang harus dipertimbangkan secara serius,” katanya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Cacar monyetInggris RayaMonkeypox
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bulan Solidaritas Palestina, MUI Serukan Umat Donasi Pembangunan RSIH Hebron
Tulisan selanjutnya Virus-virus Perusak Amal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Prancis dan Jerman Sepakat Kelola Bersama Perusahaan Senjata KNDS

Berita
23 Juni 2026 00:02
Taliban Melarang Penggunaan Ponsel Pintar oleh Aparat Pemerintah
Produksi Minyak Iraq Diperkirakan Normal Dalam Dua Bulan
ISIS Klaim Serangan di Aleppo yang Tewaskan 2 Tentara Suriah
Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran

Terbaru

  • Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
  • Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
  • Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
  • Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
  • Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
  • Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
  • Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya
  • Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran
  • Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah
  • Iman, Ilmu, dan Amal: Tiga Pilar Kebangkitan Umat

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?