Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Khamenei: Iran Berkomitmen Tuntut Balas Kematian Soleimani

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 November 2022 12:20 12:20 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 November 2022 12:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Iran “tidak akan pernah melupakan” pembunuhan komandan militer Iran Qassem Soleimani oleh Amerika Serikat, kata pemimpin spiritual tertinggi Syiah Ali Khamenei hari Rabu (2/11/2022), seraya menambahkan bahwa Teheran tetap berkomitmen menuntut balas kematiannya.

“Kami tidak akan pernah melupakan kemartiran Soleimani … Kami telah mengatakan sesuatu tentang (pembalasan untuk Soleimani), dan kami kukuh pada kata itu. Pembalasan itu akan dilakukan pada waktunya sendiri, di tempatnya sendiri, insya Allah,” kata Khamenei, seperti dilansir Alarabiya.

Soleimani tewas dalam serangan udara AS di Iraq pada 3 Januari 2020, yang diperintahkan oleh Presiden Donald Trump saat itu. Dia merupakan komandan Pasukan Quds, cabang luar negeri dari Korps Garda Revolusi Iran (IRGC).

Komitmen dendam kesumat itu diutarakan Khamenei saat berpidato dalam peringatan kejatuhan Kedutaan AS di Teheran tahun 1979, ketika terjadi Revolusi Iran yang dimotori oleh pemimpin Syiah Ayatollah Ruhollah Khamenei.

Para pendukung Ruhollah Khamenei menyerang dan menduduki kompleks Kedutaan Besar AS di Teheran pada November 1979 dan menyandera 52 warga Amerika selama 444 hari.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Beberapa bulan setelah penyerangan itu, Washington memutuskan hubungan diplomatik dengan Teheran pada 1980.

Belakangan ini, ketika aksi unjuk rasa anti-pemerintah merebak di berbagai daerah di Iran menyusul kematian Mahsa Amini pada 16 September di tangan polisi moral setelah dianggap melanggar aturan berhijab, lagi-lagi Khamenei menuding AS, Israel dan negara-negara Eropa sebagai biang keroknya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ali KhameneiAmerika SerikatiraniraqIRGCKorps Garda Revolusi IranPasukan QudsSoleimanisyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ramai Soal Larangan ‘Wahabi’, Yahya Cholil Staquf Sebut akan Dibahas di R20
Tulisan selanjutnya Regenerasi Matematikawan Muslim Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Palestina Terkini

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Palestina Terkini
13 Juli 2026 05:55
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?