Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Erdogan Perintahkan Operasi Militer di Iraq dan Suriah Melawan Ancaman Teror

Ahmad
Terakhir diupdate: 21 November 2022 20:31 8:31 pm
Ahmad
Dipublikasikan 21 November 2022 20:45
Bagikan
Erdogan Tokoh Muslim Global
Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah memerintahkan militer untuk menggelar operasi darat ke utara Iraq dan Suriah untuk menghilangkan ancaman teror. Erdogan mengatakan, Ankara akan membuat mereka membayar harga kelompok teror yang menganggu, ujarnya.

“Pertama-tama, operasi di Irak utara dan Suriah utara ini bukanlah operasi yang dilakukan dengan pemikiran acak dengan mengatakan ‘siapa yang akan mengatakan apa?’ atau ‘bagaimana itu bisa terjadi?’,” ungkap Presiden Erdogan dikutip Anadolu Agency.

“Seperti yang telah kami katakan sebelumnya jika seseorang mengganggu negara dan tanah kami, kami akan membuat mereka membayar harganya. Jadi, ada organisasi teroris di selatan kami yang merencanakan banyak serangan atau melakukan serangan semacam itu dan menimbulkan ancaman (kepada Turki),” kata Erdogan pada Ahad kepada wartawan di pesawat kepresidenan saat kembali dari kunjungannya ke Qatar.

Pernyataan Erdogan muncul setelah Turki pada Minggu pagi meluncurkan Operasi Cakar-Pedang, operasi udara lintas batas melawan kelompok teror YPG/PKK yang memiliki tempat persembunyian ilegal melintasi perbatasan Irak dan Suriah di mana mereka merencanakan serangan di tanah Turki.

“Ini tidak terbatas hanya pada operasi udara,” ujar Erdogan, sambil menambahkan bahwa institusi terkait akan melakukan konsultasi dan mengambil langkah yang sesuai.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Operasi udara Turki mengikuti serangan teror pada Minggu lalu di Jalan Istiklal yang ramai di Istanbul yang menewaskan sedikitnya enam orang dan menyebabkan 81 lainnya luka-luka. Kementerian Pertahanan Turki mengatakan operasi itu dilakukan sejalan dengan hak membela diri berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB.

Erdogan mengatakan hampir 70 pesawat, termasuk drone bersenjata, ikut serta dalam operasi itu, dan menambahkan bahwa total 89 target teror, termasuk tempat perlindungan, bunker, gua, terowongan, dan gudang amunisi telah dihancurkan.  “Pada titik ini, 45 target teroris pada kedalaman sekitar 140 km di Irak utara, dan 44 target pada kedalaman sekitar 20 km di Suriah,” tambah dia.

Ditanya apakah Turki sudah berbicara tentang operasi ini dengan Rusia dan Amerika Serikat (AS), Erdogan mengatakan: “Kami belum melakukan percakapan dengan (Presiden AS Joe) Biden atau (Presiden Rusia Vladimir) Putin mengenai operasi ini. Namun, baik Biden maupun Putin sudah mengetahuinya kita dapat melakukan hal-hal seperti itu di wilayah ini kapan saja.”

Erdogan mencatat bahwa Washington sayangnya telah mengirim ribuan peralatan, amunisi, dan senjata ke zona teror di Suriah.

Dukungan korban

Semantara itu,  seorang wanita yang kehilangan anggota keluarganya dalam serangan teror mematikan baru-baru ini di Istanbul menyatakan dukungannya terhadap operasi militer terbaru Turkiye melawan kelompok teroris PKK/YPG di utara Suriah dan Iraq.

Mevludiye Meydan, yang mana suami dan putrinya berusia sembilan tahun menjadi korban serangan teroris, mengatakan Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu berjanji akan membalasnya.

“Sudah seminggu sejak serangan di Istanbul. Saya tidak terlalu sehat, tapi setidaknya hari ini saya sedikit lega. Mengetahui bahwa telah dilakukan balas dendam putri saya dan suami saya telah melegakan saya sedikit.”

Turki melakukan operasi udara terhadap kelompok teror PKK/YPG di Suriah utara dan Iraq utara, kata Kementerian Pertahanan Nasional pada Ahad pagi. Operasi itu menyusul serangan teroris Ahda lalu di Jalan Avenue yang ramai di Istanbul yang menewaskan sedikitnya enam orang dan menyebabkan 81 lainnya luka-luka.

Pemerintah Turki mengatakan serangan itu dilakukan oleh organisasi teror PKK/YPG.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:operasi militerPKKterorTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya [Update] 57 Gempa Susulan di Cianjur, Korban Meninggal Bertambah 62 Orang
Tulisan selanjutnya [Update] 62 Meninggal Dunia Pasca Gempa di Cianjur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?