Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Jendela Keluarga

Menjadi Ayah yang “Mesra” dengan Anak

Bambang S
Terakhir diupdate: 26 November 2022 00:33 12:33 am
Bambang S
Dipublikasikan 26 November 2022 07:10
Bagikan
[Foto: Rifa'i]
Bagikan

Hidayatullah.com — Sosok ayah teladan tampaknya melekat erat pada Mohamed El-Erian yang rela melepaskan jabatan pimpinan di perusahaan investasi dunia demi sang anak. Tanpa rasa sesal dia menanggalkan jabatan dengan gaji puluhan miliar rupiah demi menghabiskan waktu lebih banyak dengan sang anak.

Seperti yang dipublikasikan laman Daily Mail pada 25 September 2014, Mantan CEO Pimco Mohamed El-Erian mengungkapkan alasan mengapa dirinya rela melepaskan jabatan tertinggi di perusahaan investasi yang mengelola dana hingga US$ 2 triliun tersebut. Pekerjaan dengan pendapatan sekitar US$ 8,4 juta atau Rp 99,2 miliar/bulan itu ditinggalkan begitu saja karena satu alasan, demi sang anak.

Puteri Mohamed yang baru berusia 10 tahun mengatakan, sang ayah telah melewatkan hari pertamanya di sekolah, parade Haloween, pertandingan sepakbola pertamanya dan banyak acara yang telah dia lewatkan. Semua karena sang ayah terlalu sibuk bekerja.

Dalam konteks kehidupan modern seperti saat ini, keputusan Mohamed El-Erien di atas sungguh unik. Betapa tidak, di saat manusia begitu memuliakan materi hingga rela menempuh cara apa saja demi untuk mendapatkannya, justru dia meninggalkannya begitu saja. Alasannya pun sederhana, demi untuk membangun kedekatan bersama anak.

Tentu, bagi para orangtua yang berpikir materialistis itu adalah keputusan yang bodoh. Namun, bagi orangtua yang berorientasi pada pembentukan karakter serta pemenuhan hak kasih sayang pada anak, maka keputusan itu adalah pilihan yang tak salah.

Baca Juga

Anak Saleh Buah dari Kesalehan Orang Tua?
Muharram, Momen Terbaik Menjadi Ibu Terbaik
Kecantikan Muslimah Sejati
Sebab-sebab Durhaka Istri kepada Suami
Anak Shalih dan Shalihah Takdir Allah, Kita Terus Berusaha

Keputusan yang diambil oleh sosok ayah di atas patut menjadi renungan bagi kita sebagai orangtua. Kita hendaknya senantiasa berusaha meluangkan waktu untuk membersamai anak-anak kita betapapun kesibukan meliputi kita. Kesibukan dalam bekerja bukanlah alasan bagi kita untuk tidak bermesra-mesraan dengan mereka.

Dalih yang bertanggungjawab utama mendidik anak adalah ibu, tidaklah patut kita jadikan senjata untuk menghindar dari kelelahan ketika harus bermain bersama putra-putri kita. Sebagai seorang ayah, tetaplah berusaha membangun kemesraan dengan mereka. Sebab, mereka memiliki hak atas diri kita. Mereka perlu menumbuhkan kecerdasan emosi dan spritualnya bersama kita. Mereka juga berhak mendapat penjagaan iman dan moralnya atas diri kita.

Dengan waktu yang cukup membersamai anak, seorang ayah dapat menyemai karakter positif pada anak. Kita juga berkesempatan untuk mentransformasi nilai keimanan dan akhlaq yang baik kepada mereka. Betapa sayang bila dalam tumbuh kembangnya anak-anak, kita tak membersamai mereka. Sehingga akhlak mereka di warnai oleh zaman yang terkadang tak selaras dengan nilai-nilai iman.

Betapa memprihatinkan realitas yang kini berada di zaman kita. Begitu banyak seorang ayah dengan alasan sibuk meniti karir pekerjaannya, mereka tak lagi memiliki waktu untuk membersamai anak-anaknya. Mereka tak sempat lagi bermain bersama anak-anaknya. Mereka juga tak peduli terhadap penjagaan moral anaknya.

Lebih parah lagi, bila ibunya juga sibuk bekerja. Sehingga anak-anak tumbuh tanpa kasih sayang dari kedua orangtuanya. Karena tak mendapat didikan orangtua, maka anak-anak pun dididik oleh zaman yang melingkupinya. Sangat berbahaya bila zaman yang melingkupinya adalah zaman yang penuh dengan perilaku jahiliyah.

Mari renungkan apa yang dituturkan Ibnu Khaldun dalam Muqaddimahnya, “Barangsiapa tidak terdidik oleh orangtuanya, maka akan terdidik oleh zaman. Maksudnya, barang siapa yang tidak memperoleh tata krama yang dibutuhkan sehubungan pergaulan bersama melalui orangtua mereka yang mencakup guru-guru dan para sesepuh, dan tidak mempelajari hal itu dari mereka, maka ia akan mempelajarinya dengan bantuan alam, dari peristiwa-peristiwa yang terjadi sepanjang zaman, zaman akan mengajarkannya.”

Sungguh, zaman kini dipenuhi dengan kerusakan moral yang begitu dahsyat. Apa yang terjadi bila generasi ini tumbuh dan berkembang tanpa didikan iman dan moral dari orangtuanya. Jawaban atas pertanyaan itu adalah kerusakan moral generasi.

Realitas yang kita dapati di zaman ini pun tidak menafikan akan hal itu. Betapa banyak anak-anak yang tumbuh dalam kondisi nihil nilai iman dan moral. Betapa banyak anak-anak usia sekolah yang terseret arus kemaksiatan. Pelaku kriminal tak hanya dimonopoli oleh orang dewasa, tapi justru tak sedikit yang didalangi oleh anak-anak yang baru berusia belasan tahun.

Di sinilah pentingnya keakraban orangtua bersama anak-anaknya. Sesibuk apapun, marilah kita berusaha meluangkan waktu untuk membersamai anak-anak kita. Agar jiwanya tetap dekat dengan kita. Sehingga, mereka bisa terjaga iman dan moralnya berkat tarbiyah ruhiyah yang kita suntikkan ke jiwa mereka melalui kedekatan kita bersamanya.*

https://www.youtube.com/watch?v=uucge2s8OqM&t=1s
Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:cara mendidik anakkeluarga IslamKeluarga IslamiKeluarga Sakinah Mawaddah Warahmahmendidik anakParenting AnakParenting Islamiparenting tipspendidikan islam anak usia dinipendidikan islami anak usia dinipendidikan keluarga
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya supir taksi qatar Turunkan Penumpang dari Israel di Tengah Jalan, Supir Taksi Qatar: ‘Kalian Membunuh Saudaraku’
Tulisan selanjutnya Video: Penonton Piala Dunia Disuguhi Berbagai Makanan, Warganet Kagum Keramahan Warga Qatar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Hikmah

Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan

Hikmah
13 Juni 2026 04:49
Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia
MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja
Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

5 Tips Mendidik Anak agar Cinta Ramadhan
Jendela Keluarga

Sudahkah Anak Kita Diajarkan Akidah?

3 Desember 2022 20:55
Jendela Keluarga

Akhlak Muslimah, Lembutlah dalam Bicara

8 November 2022 21:45
Jendela Keluarga

Hakikat Wanita Shalihah

4 November 2022 10:00
Jendela Keluarga

Adab Komunikasi antar Orang Tua dan Anak: Belajar Kisah Luqman Hakim

30 September 2022 13:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?