Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Donald Trump Harus Bersaksi dalam Kasus Wanita yang Menuduhnya Pemerkosaan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 November 2022 13:40 1:40 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 November 2022 13:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Donald Trump, bekas presiden Amerika Serikat, harus bersaksi pada bulan April tahun depan dalam kasus pencemaran nama baik yang diajukan oleh seorang wanita yang menuduhnya melakukan pemerkosaan terhadap dirinya pada 1990-an, kata pengadilan hari Selasa (29/11/2022).

Pengusaha properti berusia 76 tahun itu menghadapi tuduhan pemerkosaan dan pencemaran nama baik dalam kasus tahun 2019 dan diajukan oleh jurnalis E Jean Carroll, yang sekarang berusia 78 tahun.

Kedua belah pihak mengajukan deposisi pada bulan Oktober di hadapan hakim Lewis Kaplan dan pada hari Selasa dia menandatangani perintah yang menetapkan 10 April sebagai awal dari persidangan pencemaran nama baik, sebagaimana yang diminta oleh Carroll.

Carroll, seorang bekas kolumnis majalah Elle, menggugat Trump yang kala itu menjabat presiden AS dalam kasus pencemaran nama baik di pengadilan sipil New York tahun 2019.

Dalam cuplikan bukunya yang yang diterbitkan oleh New York Magazine tahun itu, Carroll mengatakan dia diperkosa oleh Trump di ruang ganti pakaian di department store barang mewah Bergdorf Goodman di Fifth Avenue di New York pada pertengahan tahun 1990-an.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Trump membantah tuduhan itu, dengan mengatakan Carroll “bukan tipe saya” dan bahwa wanita itu “benar-benar berbohong”. Carroll lantas menggugat Trump atas pernyataan terakhir tersebut.

Trump mengatakan dia tidak pernah bertemu dengan Carroll dan para pengacaranya berargumen bahwa Trump memiliki imunitas sebab dia menjabat presiden pada 2019.

Ketika itu Carroll tidak dapat menggugat Trump dengan tuduhan pemerkosaan karena ada statuta limitasi dan kasusnya dianggap kadaluarsa.

Namun, kemudian ada peraturan hukum baru yang diberlakukan di New York yang memberikan perlindungan kepada para korban kejahatan seksual yang terjadi puluhan tahun silam. Peraturan hukum itu memberikan waktu satu tahun kepada para korban di negara bagian New York untuk menggugat pelaku pencabulan yang terjadi puluhan tahun silam.

Oleh karena itu, tim pengacara Carroll hari Kamis pekan lalu mengajukan gugatan perdata yang diperbarui di mana di dalamnya disebutkan bahwa Trump melakukan kekerasan seksual, yaitu ketika dia melakukan pemerkosaan dan menggerayangi tubuh Carroll, serta pencemaran nama baik lewat tulisan di platformnya Truth Social bulan lalu di mana Trump membantah tuduhan pemerkosaan tersebut.

Gugatan perdata itu akan diproses pada 2023. Isinya menuntut kompensasi dan ganti rugi atas cedera psikologis, penderitaan dan rasa sakit, serta hilangnya kehormatan dan kerusakan reputasi yang dialami oleh Carroll.

Dalam gugatannya Carroll menjelaskan mengapa diam selama lebih dari 20 tahun, dia takut akan mendapatkan tindakan balasan. Namun, dia mengubah pikirannya setelah marak gerakan #MeToo pada awal 2017 yang melawan kekerasan terhadap perempuan, lapor AFP.

Pengacara Trump dalam kasus ini, Alina Habba, hari Kamis lalu mengatakan bahwa dia menghargai dan salut terhadap keberanian para wanita korban kekerasan seksual untuk meju mengadukan kasusnya setelah ada perundangan baru di New York.

Namun, “Kasus ini sayangnya merupakan penyalahgunaan terhadap tujuan Undang-Undang ini, yang menciptakan preseden buruk yang berisiko mendelegitimasi kredibilitas korban yang sebenarnya,” kata Habba.

Dalam unggahan tanggal 12 Oktober 2022 di akun Truth Social miliknya, Trump mengatakan Carroll “sepenuhnya mengarang cerita bahwa saya bertemu dengannya di depan pintu” Bergdorf Goodman. “Itu adalah Hoaks dan kebohongan, sama seperti hoaks yang lainnya terhadap saya.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:#MeTooCarrollDonald TrumpNew Yorkpemerkosaan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Berpolitik Bukan Meninggalkan Jati Diri Umat dan Bangsa
Tulisan selanjutnya Ferdy Sambo Menangis: “Saya yang Salah”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?