Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

50 Persen Mahasiswa Muslim India Drop Out dari Universitas Negeri karena Larangan Hijab

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 9 Januari 2023 15:23 3:23 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 9 Januari 2023 15:11
Bagikan
Larangan Hijab di India Karnataka
Bagikan

Adanya larangan hijab oleh pemerintah Karnataka di lembaga pendidikan negeri, membuat banyak mahasiswa Muslim drop out dan memilih pindah ke perguruan tinggi swasta.

Data yang didapat Indian Express menunjukkan bahwa total 1.296 anak terdaftar di Kelas XI, juga dikenal sebagai Program Pra-Universitas (PUC) di Karnataka, selama tahun 2021-2022. Sementara pada 2022-2023 jumlahnya 1.320.

Pada tahun 2021-2022 sekitar 388 mahasiwa Muslim terdaftar di perguruan tinggi, namun pada 2022-2023 jumlah mahasiswa Muslim menurun menjadi 186.

Menurut penelitian, hanya 91 mahasiswi Muslim terdaftar perguruan tinggi negeri di tahun ajaran 2022-2023. Jumlah tersebut turun 50 persen dibandingkan tahun 2021-2022 dengan 178 mahasiswi Muslim.

Selain itu, jumlah mahasiswa laki-laki Muslim yang terdaftar di perguruan tinggi negeri juga turun dari 210 menjadi 100.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebaliknya, pendaftaran mahasiswa Muslim di program pra-universitas swasta (atau tanpa bantuan) telah meningkat. Sejumlah 927 mahasiswa Muslim mendaftar di PUCL perguruan tinggi tanpa bantuan pada tahun 2022–2023 dibandingkan dengan 662 pada tahun 2021–2022.

Ada peningkatan penerimaan mahasiswa laki-laki Muslim dari 334 menjadi 440 dan penerimaan mahasiswi Muslim dari 328 menjadi 487.

“Mahasiswa Muslim yang mendaftar di perguruan tinggi PU kami (naik) hampir dua kali lipat untuk pertama kalinya. Ini adalah bukti bagaimana masalah hijab benar-benar mempengaruhi mereka secara pribadi dan akademis,” kata Aslam Haikady, pengelola lembaga pendidikan swasta Saliath Group of Education seperti dilansir Muslim Mirror, Ahad (08/01/2022).

Habeeb Rehman, rektor perguruan tinggi Al Ihsan, lembaga pendidikan swasta lainnya, mengatakan kepada Indian Express,

“Tren (semakin banyaknya siswa Muslim mendaftar di perguruan tinggi swasta) pada anak laki-laki juga mungkin karena orang tua ingin mereka menjauhi agitasi tentang hijab.

Mempertimbangkan komunalisasi dan politisasi hijab di perguruan tinggi PU negeri di Udupi, orang tua mungkin telah memutuskan untuk memastikan mereka fokus pada pendidikan dan disiplin di perguruan tinggi PU swasta tahun ajaran ini.”

Menurut survei resmi, GAR (Gross Attendance Ratio) perempuan Muslim di pendidikan tinggi naik dari 1,1 persen pada 2007-08 menjadi 15,8 persen pada 2017-18. Dalam konteks ini, GAR adalah rasio wanita Muslim berusia 18 sampai 23 tahun yang kuliah dengan jumlah total wanita Muslim dalam kelompok usia tersebut.

Gross Attendance Ration adalah jumlah siswa dalam suatu jenjang, yang dinyatakan sebagai persentase penduduk usia sekolah resmi.

Selanjutnya, semua siswa perempuan Muslim yang terdaftar telah menghadiri ujian akhir yang diadakan pada April 2022, menurut satu-satunya distrik di wakil direktur Dewan PU (Pra-Universitas) Dakshina Kannada dan Udupi.

Catatan penerimaan menyoroti tren yang terlihat di Program PU Negeri di Udupi, yang menjadi pusat demonstrasi larangan hijab. Di sini, 41 mahasiswi Muslim mendaftar di PU pertama pada 2021-2022, jumlah tertinggi sejak 2018-19. Pada 2022-23, perguruan tinggi memiliki 27 penerimaan baru di kelas yang sama.

Larangan Hijab di Karnataka

Kontroversi aturan ketat seragam sekolah dilaporkan terjadi di negara bagian Karnataka, India pada awal Februari 2022. Saat itu beberapa siswi Muslim dari sebuah perguruan tinggi yang memakai hijab ditolak masuk ke kelas karena penutup kepala itu disebut melanggar kebijakan seragam perguruan tinggi.

Lantas, pada 5 Februari, pemerintah Karnataka mengeluarkan perintah yang menyatakan bahwa seragam harus dipakai di mana ada kebijakan dan tidak ada pengecualian yang dapat dibuat untuk pemakaian hijab. Beberapa lembaga pendidikan menggunakan larangan hijab ini dan melarang masuknya mahasiswi Muslim yang mengenakan jilbab.

Pada 10 Februari, Pengadilan Tinggi mengeluarkan keputusan sementara yang melarang semua murid mengenakan pakaian keagamaan. Arahan tersebut dilaksanakan di semua sekolah dan perguruan tinggi Karnataka, dengan siswa dan, dalam keadaan tertentu, guru diminta untuk melepas hijab dan burqa mereka di luar gerbang sekolah.

Putusan pengadilan untuk menegakkan batasan hijab dibuat pada 15 Maret 2022. Pengadilan menetapkan bahwa jilbab bukanlah persyaratan untuk menjalankan ajaran Islam.*


Zaman Revolusi Media | Media lemah, da’wah lemah, ummat ikut lemah. Media kuat, da’wah kuat dan ummat ikut kuat
Langkah Nyata | Waqafkan sebagian harta kita untuk media, demi menjernihkan akal dan hati manusia
Yuk Ikut.. Waqaf Dakwah Media
Rekening Waqaf Media Hidayatullah:
BCA 128072.0000 Yayasan Baitul Maal Hidayatullah
BSI (Kode 451) 717.8181.879 Dompet Dakwah Media

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Indialarangan hijab di indialarangan jilbabmahasiswaperguruan tinggi di india
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muhajirin Rohingya Kembali Terdampar, Warga Aceh: Mereka Saudara Kita, sebagaimana Dunia Membantu Kita saat Tsunami
Tulisan selanjutnya AS Kembalikan Artifak Curian Berusia 2.700 Tahun ke Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?