Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lolos Kasus Pedofilia Kardinal Pell Tidak Lolos dari Maut, Meninggal di Usia 81

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Januari 2023 08:30 8:30 am
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Januari 2023 08:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kardinal George Pell, yang sempat jadi terdakwa pedofilia tetapi kemudian dibebaskan, meninggal dunia dalam usia 81 tahun.

Bekas bendahara Vatikan itu merupakan rohaniwan Katolik Australia paling tinggi jabatannya dan pejabat paling senior Vatikan yang pernah menjadi terdakwa kasus pedofilia.

Pell meninggal dunia karena mengalami komplikasi jantung setelah menjalani operasi pinggul, kata pejabat gereja seperti dilansir BBC Selasa (10/1/2023).

Romo Joseph Hamilton mengkonfirmasi kematian Pell pada Selasa malam waktu setempat setelah dirawat di rumah sakit di Roma guna menjalani operasi penggantian pinggul. Hamilton mengatakan meski operasinya berhasil, Pell kemudian mengalami serangan jantung, lapor CNN.

Dilahirkan di kota regional Ballarat, Australia, pada 8 Juni 1941, Pell naik pangkat di Gereja Katolik Roma menjadi bendahara Vatikan, jabatan yang dianggap oleh banyak orang sebagai posisi paling senior ketiga di dalam hirarki kepemimpinan Gereja Katolik.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia menjabat bendahara Vatikan dari 2014 sampai 2019 dan bertanggung jawab dalam reformasi finansial yang digagas Paus Fransiskus, yang mandek ketika dia dipanggil kembali ke Australia untuk menghadapi dakwaan pedofilia.

Dia menjadi terdakwa pencabulan anak di bawah umur dalam kasus yang diajukan ke pengadilan tahun 2018 dan mendekam dalam tahanan sebelum akhirnya Pengadilan Tinggi Australia membebaskan dirinya dari tuduhan pada April 2020. Juri pada 2018 menetapkan Pell bersalah telah mencabuli dua anak laki-laki saat menjabat uskup agung Melbourne pada 1990-an.

Pell senantiasa membantah dakwaan tersebut dan menyebut tuduhan terhadapnya sebagai “produk fantasi” dalam pemeriksaan kepolisian tahun 2016.

Dalam ringkasan keputusan dua halamannya, hasil persidangan banding tahun 2020 yang diajukan Pell di Pengadilan Tinggi mengatakan bahwa “juri seharusnya meragukan kesalahan pemohon” dan meminta agar hukuman dibatalkan. Patut diketahui, di Australia keputusan bersalah/tidak terdakwa dalam kasus pidana bisa dibuat oleh hakim atau tim juri.

Dia kembali ke Roma setelah dibebaskan dari tahanan, dan pekan lalu menghadiri pemakaman Paus Emeritus Benediktus XVI.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Australiagereja katolikKardinal George PellPaus Benediktus XVIpaus Fransiskuspedofiliavatikan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya kerja sama indonesia palestina Semakin Keterlaluan, Yahudi Israel Larang Pengibaran Bendera Palestina di Tempat Umum
Tulisan selanjutnya Polisi Bandara Heathrow Temukan Paket Terkontaminasi Uranium Milik Pebisnis Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?