Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Hijab Syar'i

Tragedi Pertama Umat Manusia Akibat Tergoda Kecantikan (2)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Juli 2014 15:48 3:48 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Juli 2014 15:48
Bagikan
Burung gagak memberi contoh pada Qabil untuk mengubur jasad Habil yang dibunuhnya.
Bagikan

SEBAGAI bentuk kebutuhan hidup tenang dan menyenangkan bersama pasangan yang dimulai dari Nabi Adam bersama Hawwa, terus berlangsung kepada keturunannya, serta sampai kepada manusia di zaman ini. Kisah mencatat, hasrat yang berlebih terhadap lawan jenis, ditambah telah ada pilihan terhadap sejumlah lawan jenis, sudah dimulai dari kisah Habil dan Qabil, anak kandung Nabi Adam.

Pada waktu itu Allah SWT mensyariatkan kepada Nabi Adam agar menikahkan anak perempuannya dengan anak laki-lakinya karena dalam keadaan darurat. Ketika itu setiap kelahiran dari istri Adam memperoleh anak kembar, satu laki-laki dan satu perempuan. Adam menikahkan anak perempuan yang lahir dari satu kehamilan dengan anak laki-laki dari kehamilan lainnya.

Saat Hawwa melahirkan Habil, kembarannya adalah perempuan yang parasnya tidak cantik. Dan saat melahirkan Qabil, kembarannya adalah perempuan yang cantik. Berdasarkan ketentuan syariat, Adam mesti menikahkan Habil dengan kembarannya Qabil, dan Qabil dengan kembarannya Habil. Namun ternyata Qabil menolak syariat ini. Qabil menghendaki menikah dengan kembarannya sendiri.

Adam, sebagaimana tertulis dalam Tafsir Ibnu Katsir, menolak keinginan Qabil tersebut. Hanya saja Nabi Adam masih memberi kesempatan kepada Habil dan Qabil untuk melakukan kurban. Barangsiapa kurbannya diterima Allah SWT, diizinkan menikah dengan perempuan yang parasnya cantik tersebut. Ternyata Allah SWT menerima kurban Habil dan tidak menerima kurban yang dipersembahkan Qabil.

Allah SWT menerima kurban Habil karena ia merupakan seorang yang saleh dan bertakwa, serta berkurban dengan hewan. Dikisahkan ia berkurban dengan kambing, Qabil berkurban dengan hasil pertanian.

Baca Juga

Warna Hijab Dinilai Berhubungan Dengan Kesehatan kulit
Wanita Jangan Berpakaian Seperti Telanjang (8)
Menahan Pandangan, Suara, dan Wewangian pada Wanita (7)
Hijab Mata, Menjaga Pandangan (6)
Islam Memperbaiki Perilaku Jahiliah Terhadap Wanita (5)

Dari mulai adanya dorongan berlebihan terhadap pasangan di zaman awal ini, mulai muncul pula tragedi pertama umat manusia, sebagaimana firman Allah SWT pada Surat al Maaidah ayat 27: Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putra Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan kurban, maka diterima dari salah seorang mereka berdua (yakni Habil) dan tidak diterima dari yang lain (yakni Qabil). Ia (Qabil) berkata: “Aku pasti membunuhmu!” Berkata Habil: “Sesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertakwa.”

Begitulah dorongan syahwat awal mula dari umat manusia guna mendapatkan perempuan yang digambarkan berparas cantik. Dalam penggambaran manusia sekarang, penilaiannya barangkali akan bertambah sebagai perempuan yang semampai, langsing, berambut hitam kelam, dan berkulit bersih. Ini semua bagian dari ujian yang diberikan Allah SWT kepada umat manusia, berupa adanya rangsangan dari luar manusia dan dorongan yang ada di dalam hati.

Hanya manusia yang bisa masih memberikan hijab kepada keinginan, fisik, dan hatinya, yang akan selamat dari ujian Allah SWT. Dan manusia yang memberikan rangsangan kepada pihak lain, serta orang yang menuruti keinginan hati, bisa terjebak dalam malapetaka, sebagaimana malapetaka yang bakal diterima Qabil yang menimbulkan tragedi pertama umat manusia, seperti disabdakan Rasulullah SAW, “Tidak satu pun jiwa yang terbunuh secara zalim, melainkan anak Adam yang pertama ikut menanggung dosa pertumpahan darah itu karena dialah orang pertama yang mencontohkan pembunuhan.” (HR Bukhari).*/Lighty Hayati (Tulisan sebelumnya)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dikenal Lembut, Putra Indonesia Laris jadi Imam Tarawih di Sudan
Tulisan selanjutnya MUI Akan Awasi Aplikasi Berkonten Islami

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Hijab Syar'i

Fitnah Wanita, Kecuali Bertujuan Menikah (4)

5 Juli 2014 12:45
Hijab Syar'i

Wanita Pun Bisa Aktif Tertarik pada Lawan Jenis (3)

3 Juli 2014 13:32
Hijab Syar'i

Nabi Adam Pun Malu Saat Auratnya Terbuka (1)

1 Juli 2014 11:21
Hijab Syar'i

Mengatur Tugas, Menyamankan Beribadah Selama Ramadhan

28 Juni 2014 14:40
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?