Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pasukan Amerika Bunuh Pemimpin ISIS di Somalia Bilal al-Sudani

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Januari 2023 08:48 8:48 am
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Januari 2023 08:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pasukan Amerika Serikat telah membunuh seorang pemimpin kelompok ISIS di Somalia, Bilal al-Sudani, dan 10 anak buahnya di bagian utara Somalia.

Dia dibunuh setelah pasukan khusus AS menyerbu gua-gua di daerah pegunungan dengan harapan bisa menangkapnya.

“Al-Sudani bertanggung jawab atas maraknya kehadiran ISIS di Afrika,” kata Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin said seperti dilansir BBC Jumat (27/1/2023).

Dia juga diduga mendanai kegiatan kelompok itu secara global, tambah Austin.

Para analis mengatakan fakta bahwa pasukan khusus AS yang dikirim berdasarkan perintah Presiden Joe Biden untuk membunuh atau menangkap Sudani, dan bukan serangan drone yang risikonya lebih kecil bagi AS, menunjukkan signifikansi sosok pemimpin ISIS tersebut.

Baca Juga

Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Dia dituduh memainkan “peran finansial dengan keterampilan khusus yang membuatnya menjadi target penting bagi tindakan kontraterorisme AS,” kata seorang pejabat AS yang tidak ingin identitasnya disebutkan kepada kantor berita AFP.

Perincian mengenai operasi tersebut belum dirilis, tetapi laporan New York Times menyebut bahwa pasukan AS dikirim lewat udara dengan helikopter dan Sudani tewas dalam baku tembak.

Operasi dilakukan setelah Presiden Joe Biden memerintahkan pengiriman kembali ratusan pasukan AS ke Somalia setelah pendahulunya, Donald Trump, menarik pulang serdadu-serdadu Amerika. Akan tetapi konon katanya, pasukan AS tersebut dikirim ke sana hanya untuk melatih pasukan pemerintah Somalia dan bukan melakukan operasi militer.

Sebelum bergabung dengan ISIS alias IS, Sudani diduga bergabung dengan Al-Shabab, membantu melatih para petempurnya. Namun, pada pertengahan 2010-an dia dan beberapa orang lain memisahkan diri untuk membentuk sebuah kelompok afiliasi ISIS, menurut peneliti bidang keamanan Dino Mahtani.

Sudani merupakan figur penting bagi ISIS dalam membangun jaringan trans-nasional di kawasan Afrika Tengah dan Afrika Timur dan sekarang meluas ke Mozambique, kata Mahtani dalam program BBC Focus siaran Afrika.

Kelompoknya adalah “ahli penyelundup senjata ke bagian utara Somalia” dan juga memiliki koneksi di RD Kongo, lanjut Mahtani, sehingga dia merupakan “prioritas tinggi” untuk ditangkap atau dibunuh.

Operasi dengan target Sudani itu kabarnya direncanakan selama berbulan-bulan.

Menurut situs berita Voice of America, pihak Somalia menyambut baik pembunuhan Sudani.

“Ini sangat positif dan melegakan,” kata penasihat keamanan pemerintah Somalia Hussein Sheikh Ali.

Dia menegaskan bahwa ancaman IS tidak sebesar Al-Shabab, tetapi Sudani “berbahaya”.

“Pesannya adalah, bahwa para pemimpin semua kelompok teror di Somalia tidak aman,” imbuhnya.

Cabang ISIS di Somalia termasuk kecil, hanya mengklaim 32 serangan di tahun 2022 yang kebanyakan dilakukan di ibukota Mogadishu.

Salah satu laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa tahun lalu memperkirakan jumlah petempurnya di Somalia sekitar 200 sampai 280 dan cabang Somalia kabarnya merupakan sumber keuangan bagi aktivitas ISIS alias Daesh alias IS di Iraq dan kawasan negeri Syam.

Baru sepekan lalu kelompok IS Somalia menyebarkan video propaganda yang menunjukkan pertempuran mereka melawan pasukan pemerintah Somalia di daerah pegunungan di Bari.

Seragam AS atas Sudani dan kawan-kawan itu dilakukan kurang dari sepekan setelah serangan drone AS menewaskan sekitar 30 anggota Al-Shabab di Somalia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatBilal al-SudaniISIS
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Thapelo Amad Terpilih sebagai Wali Kota Muslim Pertama di Johannesburg, Afrika Selatan
Tulisan selanjutnya Menghindari Kejumudan Pemikiran Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Artikel
21 Juli 2026 07:00
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

21 Juli 2026 18:02
Berita

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

21 Juli 2026 14:37
senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

21 Juli 2026 06:30
Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

20 Juli 2026 17:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?