Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Turki Berada di Salah Satu Zona Gempa Paling Aktif di Dunia

Ahmad
Terakhir diupdate: 10 Februari 2023 10:47 10:47 am
Ahmad
Dipublikasikan 10 Februari 2023 12:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Hari Senin, dunia dikejutkan dengan kabar memilukan ketika negara Turki dihebohkan dengan gempa berkekuatan 7,8 skala richter. Tidak hanya sekali tetapi dilaporkan terjadi hampir 20 kali gempa.

Melalui postingan Facebook oleh seorang pengguna bernama Syu Azis disebutkan bahwa negara Turki memang berada di salah satu zona gempa teraktif di dunia.Dia mengatakan gempa terkuat dalam hampir satu abad (84 tahun) melanda Turki dan Suriah Senin pagi, menewaskan lebih dari 7.100 orang dalam tidur mereka, meratakan bangunan dan menyebabkan getaran terasa hingga Siprus dan Lebanon.

Magnitudo 7,8 diselingi dengan gempa kuat yang terpisah diperkirakan akan terus berlanjut karena posisi unik Turki yang menempatkannya di persimpangan tiga lempeng tektonik yang berbeda.Peristiwa gempa ini merupakan yang terkuat setelah hampir seabad (84 tahun) melanda Turki.

Di sebelah utara terletak Lempeng Eurasia, sedangkan di sebelah selatan adalah Lempeng Afrika.

Tapi di sebelah timurnya, terletak lempeng Arab. Lempeng Arab ini mendorong lempeng Eurasia, tepat di seberang negeri, Turkimenghadapi gempa bumi yang besar dan berbahaya.

Baca Juga

MUI Siapkan Fatwa ZIS untuk Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Pekerja Rentan
Fenomena “Ustaz AI”, MUI Serukan Jihad Digital di KUII VIII
MUI Gandeng 16 LAZ, Perkuat Sinergi Program Zakat untuk Pemberdayaan Umat
Pakar Hukum Tata Negara UGM Soroti Lemahnya Sistem Peradilan, MUI Didorong Keluarkan Fatwa Haram Intervensi Politik
MUI dan UI Teken MoU Pengembangan AI dan Data Science di KUII VIII

“Seluruh negara. Bayangkan sebuah negara yang sangat indah, negara yang penuh dengan sejarah manusia dan reruntuhan budaya kuno kuno dari Persia, Makedonia, Romawi, Bizantium, Saljuk dan Utsmani (Ottoman) ini menanggung efek gempa besar di dunia.

“Lempeng tektonik bawah yang berada di luar perut bumi bergeser dan terkadang macet. Dan ketika mereka tidak menempel satu sama lain karena peningkatan tekanan, maka akan terjadi gelombang energi yang sangat besar berupa gempa bumi,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa para ahli telah lama memperingatkan bahwa gempa besar dapat menghancurkan Istanbul, yang berpenduduk 16 juta orang.Menurut seismolog Azerbaijan, pascagempa sejak kemarin, getaran akan terasa sepanjang bulan ini di wilayah tersebut.

“Gempa bumi berkekuatan 7,8 SR terakhir yang mengguncang Turki terjadi pada tahun 1939, ketika 33.000 orang meninggal di provinsi timur Erzincan.

“Sungguh menyedihkan, namun hikmah yang saya lihat adalah bahwa harta, anak, bahkan nyawa ketika perlu diambil, maka hilang semua. Tidak ada yang permanen di dunia yang hanya bersifat sementara,” kata Syu Azis yang juga salah satu warga Malaysia yang tinggal di Turki.

Sedikitnya 17.406 orang meninggal dunia dan 71.866 lainnya terluka akibat dua gempa kuat yang mengguncang selatan Turki pada Senin, kata Menteri Kesehatan Fahrettin Koca pada Kamis (9/2/2023) dikutip Anadolu Agency.

Gempa berkekuatan M 7,7 dan M 7,6 yang berpusat di provinsi Kahramanmaras, itu juga dirasakan oleh 13 juta orang di 9 provinsi lainnya, yaitu; Adana, Adiyaman, Diyarbakir, Gaziantep, Hatay, Kilis, Malatya, Osmaniye, dan Sanliurfa.

Beberapa negara di kawasan itu, seperti Suriah dan Lebanon, turut merasakan getaran kuat yang terjadi dalam waktu kurang dari 10 jam. Lebih dari 120.344 personel SAR saat ini bekerja di lapangan, menurut Badan Penanggulangan Bencana dan Kondisi Darurat (AFAD).

Lebih dari 96.670 tim pencarian dan penyelamatan saat ini sedang melakukan operasi di lapangan, kata Kepresidenan Manajemen Bencana dan Darurat (AFAD) dalam sebuah pernyataan.

Selain tim penyelamat, selimut, tenda, makanan, dan tim dukungan psikologis juga dikirim ke daerah bencana. Sebanyak 70.818 tenda keluarga didirikan untuk menampung para penyintas, kata AFAD juga.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gempa bumiGempa SuriahGempa TurkiHeadlinesuriahTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dituduh Mencabuli Murid, Wanita Israel Kepala Sekolah Yahudi Disidang di Australia
Tulisan selanjutnya Hari Valentine Nuansa Hindu Masyarakat India Diminta Peluk Lembu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid

Berita
22 Juli 2026 12:30
Festival Sahabat Anak Indonesia 2026 Digelar Serentak di Enam Pulau Besar dalam Peringatan Hari Anak Nasional
MUI Apresiasi Menko Yusril atas Ruang Dialog Strategis antara Pemerintah dan Ormas Islam
Ketua Umum MUI Usulkan Danantara Syariah Indonesia untuk Perkuat Ekonomi Umat
Kelompok Militan dan Ekstremis Malaysia Manfaatkan Roblox untuk Rekrutmen

Terbaru

  • MUI Siapkan Fatwa ZIS untuk Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan Pekerja Rentan
  • Fenomena “Ustaz AI”, MUI Serukan Jihad Digital di KUII VIII
  • MUI Gandeng 16 LAZ, Perkuat Sinergi Program Zakat untuk Pemberdayaan Umat
  • Pakar Hukum Tata Negara UGM Soroti Lemahnya Sistem Peradilan, MUI Didorong Keluarkan Fatwa Haram Intervensi Politik
  • MUI dan UI Teken MoU Pengembangan AI dan Data Science di KUII VIII
  • Wantim MUI Serukan Empat Agenda Strategis Umat Menuju Indonesia Emas 2045
  • KUII VIII Bahas Naskah Akademik dan RUU Terkait LGBT, Akan Diserahkan ke Presiden dan DPR
  • Ahmad Muzani: Persatuan Umat Islam Jadi Kunci Menghadapi Tantangan Bangsa
  • Tak Cukup Bermodal Cinta, Keluarga Harus Dibangun di Atas Maqasid Syariah
  • Krisis Identitas Berawal dari Cara Berpikir, Keluarga jadi Benteng Terakhir Peradaban

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Wantim MUI Serukan Empat Agenda Strategis Umat Menuju Indonesia Emas 2045

25 Juli 2026 12:53
Berita

KUII VIII Bahas Naskah Akademik dan RUU Terkait LGBT, Akan Diserahkan ke Presiden dan DPR

25 Juli 2026 12:45
Berita

Ahmad Muzani: Persatuan Umat Islam Jadi Kunci Menghadapi Tantangan Bangsa

25 Juli 2026 12:38
Berita

Tak Cukup Bermodal Cinta, Keluarga Harus Dibangun di Atas Maqasid Syariah

25 Juli 2026 10:54
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?