Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mimbar

OKI, Hujan yang Berhenti, & Pemimpin Dunia yang Dinanti

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 14 Juli 2023 20:28 8:28 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 13 Juli 2023 18:47
Bagikan
Pemimpin Umum Hidayatullah KH Abdurrahman Muhammad (kanan) menyambut kehadiran Ketua Delegasi OIC-CA 2023 Dr. Lhoucine Rhazoui dan para peserta OIC-cA 2023 di Ponpes Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Selasa (11/7/2023) maghrib.* [Foto: Asrijal/hidayatullah.com]
Bagikan

Hidayatullah.com | “ALLAHU Akbar! Allahu Akbar!”

Adzan maghrib sebentar lagi selesai berkumandang…

Pemimpin Umum Hidayatullah, KH Abdurrahman Muhammad, tampak berjalan cepat, meninggalkan tempat acara OIC-CA 2023. Usai seremonial acara itu, ia sempat mendampingi rombongan tamu melihat-lihat lingkungan kampus dan pertunjukan santri.

Kiai Abdurrahman berjalan agak menunduk, tapi pikirannya seperti memandang jauh ke depan. Di tangan kanannya hanya tergenggam sebuah payung terlipat. Tapi sebenarnya ia sedang menggenggam kerja-kerja besar ‘tak terlihat’.

Tidak berlebihan. OIC-CA 2023 merupakan perhelatan internasional Organisasi Kerja sama Islam (OKI), organisasi terbesar kedua setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan anggota sebanyak 57 negara, termasuk Indonesia.

Baca Juga

Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
Jabatan Tambah Tinggi Justru Ditangisi
Bahkan Kita Harus Mendidik Anak sebelum Kelahirannya
50 Menit, Menjaga Syiar Islam di Tana Toraja
Problem Pendidikan Islam

OIC-CA 2023 hasil kerja sama dengan pemerintah Republik Indonesia, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama kementerian/lembaga lainnya serta pihak swasta, termasuk Hidayatullah.

Dipilihnya Kampus Induk Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak (Gutem), Balikpapan, Kalimantan Timur, sebagai salah satu dari banyaknya lokasi acara OIC-CA 2023, bukan ihwal biasa. Kiai Abdurrahman tampaknya meyakini itu.

Hal ini terlihat saat beberapa hari sebelumnya, Kamis (6/7/2023). Kala sosok nomor satu di Hidayatullah itu mengikuti rapat persiapan kunjungan delegasi OKI ke Ponpes Hidayatullah Gutem.

***

Hujan mengguyur Gunung Tembak dan sekitarnya, Selasa (11/7/2023) siang. Jika merujuk pada rundown resmi, pukul 15.00 WITA rombongan OIC-CA akan tiba di Gunung Tembak.

Saat hujan, segenap panitia internal di Hidayatullah Gunung Tembak agak ketar-ketir. Memang sudah diupayakan berbagai persiapan mengantisipasi segala kemungkinan. Tapi, kalau hujan turun, dikhawatirkan beberapa agenda OIC-CA di Gunung Tembak teralihkan.

Sempat ada kabar bahwa rombongan tamu sudah cukup dekat, sekitar 30 menit lagi tiba di Gunung Tembak. Tak pelak, panitia semakin sibuk cek sana-sini, persiapan ini-itu.

Bagaimana pun juga, acara ini harus sukses. Doa pun dipanjatkan, semoga saat acara berlangsung, tidak turun hujan dan acara lancar.

“Segera siapkan payung!!!” perintah Sekretaris Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Abul A’la Maududi, kepada panitia penanggung jawab payung, sekitar pukul 14.44 WITA. Hujan memang sudah turun.

Suasana mendung jelang kedatangan delegasi OKI di Ponpes Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Selasa (11/7/2023) siang.* [Foto: Aulia Rahman/hidayatullah.com]

“Mudahan terang,” doa dari Muzhirul Haq, panitia lainnya, bagian acara.

Qadarallah! Langit yang tadinya mendung, perlahan cerah. Sinar matahari kembali muncul di sela-sela awan tipis.

“Alhamdulillah cerah lagi,” ungkap Nashiruddin, panitia lainnya sekitar pukul 15.02 WITA.

“Dari kota (Balikpapan) sampai Gutem hujan, di kampus (Pesantren Hidayatullah) kering (tidak hujan, red),” menurut Azhari, salah seorang panitia lainnya di grup koordinasi sekitar pukul 15.07 WITA, tanpa mencantumkan sumber informasinya. (Untuk diketahui, yang dimaksud wilayah Gutem bukan sebatas kampus Pesantren Hidayatullah, tapi juga beberapa ratus hektare di sekitarnya yang dihuni warga non-pesantren)

Ada yang bikin tambah senang panitia acara OIC-CA 2023. Setelah hujan berhenti, siang itu tidak terik seperti siang-siang sebelumnya yang biasanya panas begitu menyengat.

Langit tidak biru sekaligus tidak mendung. Sinar matahari menyinari “secukupnya”, membuat kulit terasa hangat.

Kehangatan itu semakin terasa beberapa saat kemudian. Ketika rombongan peserta OIC-CA 2023 yang datang dari Kota Samarinda, tiba di Gunung Tembak. Sekitar pukul 15.35 WITA.

Pemimpin Umum Hidayatullah beserta jajarannya menyambut hangat kehadiran Ketua Delegasi OIC-CA 2023, Dr. Lhoucine Rhazoui beserta rombongannya.

Pertemuan saudara seiman itu seperti sahabat lama yang lama tak jumpa. Mereka saling salam, bertegur sapa, dan sebagian cipika cipiki. Perbedaan bangsa, bahasa, ras, dan warna kulit tak menjadi penghalang.

Senyum lebar Kiai Abdurrahman Muhammad nyaris tak pernah berhenti. Hampir ratusan tamu ia sambut dengan tampak tulus, khususnya para tamu lelaki -sebab tamu perempuan dijemput oleh tuan rumah perempuan secara terpisah.

***

“La ilaha illallah!”

Adzan maghrib pun selesai berkumandang. Rombongan tamu peserta OIC-CA 2023 sudah pulang. Padahal sebenarnya warga Hidayatullah Gunung Tembak ingin shalat maghrib bareng mereka.

Tapi begitulah. Para tamu harus mengejar agenda selanjutnya yang telah ditetapkan. Mereka diyakini shalat maghrib berjamaah di tempat lainnya. Pemimpin Umum Hidayatullah tampaknya maklum soal itu.

Lantas, sebagaimana biasanya, langkah Kiai Abdurrahman tetap lincah ketika berjalan menuju Masjid Ar-Riyadh. Ditemani asistennya, Ihra Purnama. Keduanya bergegas memenuhi panggilan Allah.

Kelincahan gerakan dai senior ini selincah pikiran dan pandangannya jauh ke depan. Mungkin ia sedang memikirkan, apa yang kemudian harus dilakukan Hidayatullah setelah acara OIC-CA di Gunung Tembak itu?

Pemimpin Umum Hidayatullah KH Abdurrahman Muhammad (kiri) usai acara kunjungan peserta OIC-cA 2023 di Ponpes Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, Selasa (11/7/2023) maghrib.* [Foto: Fuad Azzam/hidayatullah.com]

Jawabannya mungkin yang telah disampaikan beberapa hari sebelumnya. Bahwa ia mendorong pengurus Hidayatullah menangkap peluang kehadiran OKI guna melejitkan dakwah Hidayatullah secara global.

“Untuk menyebarkan karakter wasathiyah ini atau dakwah rahmatan lil alamin,” kata Kiai Abdurrahman dalam rapat persiapan OIC-CA di kantor YPPH Balikpapan, Gunung Tembak.

Kepada peserta rapat internal Hidayatullah itu, Kiai Abdurrahman Muhammad menitip pesan agar negara-negara OKI bisa menjalin peluang kerja sama dakwah dengan Hidayatullah.

Itu berarti, hubungan dengan OKI harus terus berlanjut. Ini masih tahap awal. Momen OIC-CA 2023 diharapkan menjadi salah satu pintu gerbang Hidayatullah untuk semakin go internasional!

Pun Silatnas Hidayatullah 2023 bisa menjadi pintu selanjutnya. Pintu untuk semakin memperluas dakwah Islam ke berbagai penjuru dunia dan menyatukan umat.

Di antara umat itu, ada kader-kader Hidayatullah yang kelak menjadi pemimpin dunia. Harapan ini, sebagaimana hujan yang ‘mendadak setop’ Selasa siang itu, tidaklah mustahil atas izin Allah!* (Muhammad Abdus Syakur/Pewarta Hidayatullah)

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineHidayatullahHidayatullah BalikpapanKH Abdurrahman MuhammadOIC CA 2023OKI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Disponsori Negara Hacker Berbasis di China Meretas Email Organisasi Pemerintah AS dan Eropa
Tulisan selanjutnya Bos Periklanan Divonis Bersalah Suap Panitia Olimpiade Tokyo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

Hubungan Agama dan Sains

Artikel
6 Juli 2026 15:36
Pelatih Timnas Mesir Suarakan Solidaritas untuk Palestina di Piala Dunia 2026
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Vatikan Pecat Kelompok Katolik Tradisional SSPX karena Menentang Paus
Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin

Terbaru

  • Perwira Cadangan ‘Israel’: Pasukan Kami Sedang Mengalami Kemerosotan Moral
  • Amerika Serikat Kembali Serang Iran, Berdalih Bela Warga Sipil
  • ‘Israel’ Gunakan Kesepakatan Gas dan Air untuk Menekan Yordania
  • PBNU Tetapkan PP Bahrul Ulum Jombang Lokasi Muktamar Ke-35 NU
  • Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
  • Vatikan Pecat Kelompok Katolik Tradisional SSPX karena Menentang Paus
  • Menko Yusril Sebut Penyebarluasan LGBT Perlu Diantisipasi demi Ketahanan Nasional
  • Serukan Balas Dendam untuk Ali Khamenei, Lautan Pelayan Serukan Kematian Trump
  • Pelatih Timnas Mesir Suarakan Solidaritas untuk Palestina di Piala Dunia 2026
  • Tak Ingin Disaingi, ‘Israel’ Minta AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Mimbar

Tujuan Kita Tak Sekadar Madinah sebagai Kawasan, Tapi Peradaban di Dalamnya

28 Desember 2022 11:00
Mimbar

Ustad Aris Munandar yang Saya Kenal

26 Desember 2022 11:45
Mimbar

Non-Muslim Pun Merasa Nyaman Bersyariah, Lalu Mengapa Kita Ragu?

14 Desember 2022 21:45
Ekonomi SyariahMimbarTsaqafah

Cintai Bumi Melalui Investasi Green Sukuk Ritel

2 Desember 2022 08:05
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?