Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sebut Warga Zionis Penonton Sderot Cinema sebagai Bangsat, Koresponden CNN Dipindahtugaskan

Thoriq
Terakhir diupdate: 19 Juli 2014 10:25 10:25 am
Thoriq
Dipublikasikan 19 Juli 2014 10:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang koresponden CNN melaporkan bahwa pihak Zionis bersorak saat serangan militer terhadap Jalur Gaza dan dirinya mendapat ancaman dari mereka. Dia kemudian melampiaskan kemarahannya lewat Twitter dengan menyebut orang-orang Israel penonton Sderot Cinema itu sebagai “bangsat”.

Diana Magnay hari Kamis (17/7/2014) berada di atas bukit dekat Sderot untuk melaporkan perkembangan terbaru pertempuran di sepanjang perbatasan Gaza. Dalam salah satu tayangan langsungnya dia melaporkan tentang bagaimana sejumlah pendukung Zionis bersorak-sorai saat sejumlah bom dijatuhkan di wilayah Gaza.

Tidak lama setelah tayangan langsung untuk stasiun televisi CNN itu, jurnalis perempuan ini pun menulis dalam akunya di Twitter bahwa dia diancam oleh beberapa orang Israel, dimana mereka memperingatkan agar aksi mereka tidak ditayangkan di udara, jika demikian mobilnya bisa “hancur”, tulis The Jerusalem Post dalam laporannya Jumat (18/7/2014).

Namun dalam amarahnya di Twitter itu, yang kemudian akhirnya dihapus (lihat gambar, red), Magnay sesungguhnya menulis, “Orang-orang Israel di bukit di atas Sderot bersorak-sorai ketika bom-bom mendarat di #Gaza; mengancam akan ‘menghancurkan mobil kami jika saya mengatakan kata yang salah’. Bangsat.”

Kata makian “bangsat” itu yang akhirnya menimbulkan masalah bagi Magnay.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebagaimana dilansir Huffington Post (18/7/2014), CNN telah memindahkan koresponden Diana Magnay dari tugas meliput konflik Israel-Palestina menyusul kicauannya di Twitter yang menyebut kata “bangsat” yang ditujukan kepada orang-orang Zionis Israel yang mengancamnya.

“Setelah diancam dan dilecehkan sebelum dan selama liputan langsung, Diana bereaksi marah di Twitter,” kata seorang jurubicara CNN dalam pernyataannya kepada Huffington Post.

“Dia sangat menyesali bahasa yang digunakannya, yang ditujukan langsung kepada mereka yang menarget kru kami,” lanjut jurubicara itu. “Dia jelas tidak bermaksud untuk menghina siapapun di luar dari kelompok itu, dan dia bersama CNN meminta maaf atas penghinaan yang mungkin terjadi.”

Jurubicara itu mengatakan CNN memindahtugaskan Magnay ke Moskow.

Sebelum akhirnya dihapus dari akun Twitter Magnay, kicauan “bangsat” yang ditujukan kepada orang-orang Zionis yang mengancamnya itu telah di-retweet lebih dari 200 kali.

CNN dikenal sebagai salah satu media Amerika Serikat yang paling bersemangat membela Zionis Yahudi.*

Redaktur: Thoriq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaPalestina Diserang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al-Qassam Siap Sambut Penjajah Zionis Seperempat Juta Bom
Tulisan selanjutnya Hafidz Indonesia Juara Ke-2 Hafalan Qur`an di Radio Islam Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berita
20 Juli 2026 05:00
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?