Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Studi: Keberadaan AI Bukan Halangan Prospek Kerja Kaum Muda  

Ahmad
Terakhir diupdate: 30 Agustus 2023 21:03 9:03 pm
Ahmad
Dipublikasikan 30 Agustus 2023 21:45
Bagikan
lustrasi. (Foto: rawpixel.com/Freepik/Creative Commons)
Bagikan

Hidayatullah.com—Meskipun berbagai krisis melanda dunia seperti pandemi Covid-19, perubahan iklim, kesenjangan termasuk adanya teknologi kecerdasan buatan (AI) – yang kerap dianggap sebagai ancaman bagi manusia dalam bekerja—tak membuat generasi muda pesimis menatap masa depan dalam urusan pekerjaan.

‘Survei Harapan dan Ketakutan Tenaga Kerja Global’ yang diterbitkan oleh perusahaan multinasional, PwC menyatakan bahwa hampir 54.000 generasi muda yang bekerja di 46 negara dan wilayah memiliki persepsi positif, terutama terkait keterampilan dan peluang mempelajari pengetahuan baru.

Di antara temuan penelitian tersebut adalah sebagai berikut:

1. Lebih dari tiga dari lima pekerja Generasi Z (yang berusia 18 hingga 26 tahun), percaya bahwa mereka akan dibantu oleh pemberi kerja dalam memperoleh keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi masa depan.

2. 17 persen pekerja Generasi Z khawatir pekerjaan mereka akan diambil alih oleh AI. Namun, 29 persen berpendapat kemajuan AI dapat menciptakan lapangan kerja dan membantu mengasah keterampilan baru.

Baca Juga

Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat
Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah
Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor

3. Terdapat kesenjangan yang besar antara pekerja yang memiliki keterampilan atau keahlian dengan yang tidak memiliki keterampilan. 71 persen orang berketerampilan selalu mencari peluang untuk meningkatkan keterampilan baru.

4. 52 persen masyarakat berketerampilan percaya bahwa keterampilan yang mereka miliki akan berubah dalam lima tahun ke depan.

5. Hal ini menunjukkan adanya risiko semakin lebarnya kesenjangan antara prospek pekerja yang memiliki keahlian khusus dan yang tidak.

Selain itu, menurut studi yang dilakukan oleh World Economic Forum (WEF), mereka yang berusia 27 hingga 42 tahun lebih cenderung berpikir bahwa pemberi kerja terlalu fokus pada pengalaman kerja dibandingkan keterampilan yang mereka miliki.

Oleh karena itu, laporan ini menyimpulkan bahwa memprioritaskan keterampilan (yang mengutamakan keterampilan) akan membantu kelompok ini, selain membuka peluang bagi talenta baru di masyarakat.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AIHeadlinekaum mudakecerdasan buatanpekerjaan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Memprotes Pendudukan Ilegal di Tepi Barat, 200 Remaja ‘Israel’ Menolak Bergabung jadi Tentara
Tulisan selanjutnya MUI Ajak Waspadai Pemikiran Sesat dan Penumpang Gelap Jelang Pemilu 2024

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat

31 Maret 2026 09:28
Iptekes

Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya

26 Maret 2026 08:30
Iptekes

Kecenderungan Beragama Generasi Z Meningkat, Ini Temuan Peneliti

2 Maret 2026 16:00
vape covid
Iptekes

Otoritas Kesehatan Prancis Peringatkan Risiko Vape Bagi Kesehatan

13 Februari 2026 20:11
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?