Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Malaysia Ikut Dukung Brussels Declaration di Global Sumud Parliamentary Congress

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 April 2026 18:10 6:10 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 April 2026 18:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Delegasi Malaysia bergabung dengan anggota-anggota parlemen dan berbagai pemangku kepentingan internasional dalam mendukung Brussels Declaration di Global Sumud Parliamentary Congress guna mendesak penerapan hukum internasional sebagaimana semestinya dalam masalah-masalah terkait Palestina dan Libanon.

Deklarasi Brussels menegaskan bahwa hukum internasional harus diterapkan secara konsisten dan dengan itikad baik, menekankan bahwa tanggung jawab sifatnya meluas tidak hanya sekedar pengakuan tetapi juga harus dalam bentuk tindakan nyata dalam melindungi masyarakat yang terdampak serta memulihkan martabat dan penentuan nasib sendiri.

Termasuk di antara refensi kunci dalam deklarasi itu adalah temuan oleh International Court of Justice (ICJ) tentang ilegalitas dari pendudukan atas wilayah Palestina yang berkepanjangan oleh Zionis Israel, serta kekhawatiran terhadap kebijakan-kebijakan yang belum ditunaikan dalam kasus kejahatan Israel yang diajukan oleh Afrika Selatan ke mahkamah internasional itu.

Deklarasi tersebut juga menegaskan kembali hak-hak yang tidak dapat dicabut dari rakyat Palestina dan Libanon, termasuk kedaulatan, akuntabilitas, ganti rugi, serta kendali atas sumber daya alam.

Para penandatangan deklarasi berkomitmen terhadap kebijakan ekonomi, politik, hukum yang terkoordinasi, termasuk memastikan bahwa entitas-entitas negara dan swasta yang terlibat di dalamnya tidak akan melakukan tindakan yang melawan hukum baik melalui perdagangan, investasi atau kerja sama teknologis.

Baca Juga

Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’

Deklarasi itu menyerukan akuntabilitas melalui mekanisme internasional dan menekankan urgensi pemulihan kondisi yang penting bagi kedaulatan ekonomi, termasuk kondisi tanah, air, pertanian serta sumber-sumber energi.

Salah satu desakan yang dituangkan dalam deklarasi adalah perlunya pembuatan koridor kemanusiaan maritim menuju Gaza, guna memastikan barang kebutuhan yang diperlukan rakyat Palestina bisa tetap dikirim ketika akses lewat darat ditutup.

Penandatanganan Deklarasi Brussels menandai akhir pertemuan Global Sumud Parliamentary Congress di ibu kota Belgia hari Rabu 22 April.

Dalam pertemuan itu delegasi Malaysia dipimpin oleh Ketua Kaukus Palestina Parlemen Malaysia Syed Ibrahim Syed Noh, bersama Datuk Dr Sani Araby yang merupakan direktur umum Sumud Nusantara Command Centre (SNCC).

Delegasi Malaysia juga didukung oleh organisasi-organisasi kemanusiaan seperti Majlis Perundingan Pertubuhan Islam Malaysia, Cinta Gaza Malaysia, Cinta Salam Malaysia dan Gagasan MyAqsa Defender, para pakar hukum dari Centre for Human Rights Research and Advocacy serta perwakilan media dari kantor berita Bernama dan TV AlHijrah.

“Kami tidak ingin deklarasi itu sekedar hanya deklarasi semata. Kami akan mengkaji lebih dalam apa yang bisa diimplementasikan di tingkat nasional dan regional. Kita mungkin tidak bisa melaksanakan semuanya, tetapi kita harus memilih yang terpenting dan memprioritaskannya … jika prioritasnya jelas, kita selanjutnya akan membuat rencana, insyaallah,” kata Syed Ibrahim, yang juga Wakil Menteri Sumber Daya Alam dan Kelestarian Lingkungan, menjawab pertanyaan awak media tentang apa tindak lanjut dari deklarasi itu.

Syed Ibrahim mengatakan pembicaraan-pembicaraan selanjutnya akan dilakukan di Malaysia, melibatkan anggota parlemen, kelompok masyarakat sipil serta para pemangku kepentingan terkait.

Dia menambahkan bahwa meskipun deklarasi itu tidak mengikat secara hukum, tetapi memiliki beban moral dan politik bagi pemerintah maupun pihak oposisi, lapor Bernama hari Kamis (23/4/2026).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aktivis HAM Ungkap Nasib 90 Muslimah Palestina yang Ditawan Israel
Tulisan selanjutnya Mark Rutte Bilang NATO akan Selalu Membela Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Kehilangan Ribuan Dokter, Brain Drain Makin Parah

Berita
7 September 2026 13:10
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Dua Nelayan Palestina Alami Luka-Luka usai Perahu Mereka Ditembaki Pasukan ‘Israel’

Terbaru

  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
  • Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
  • Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
  • Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha

9 September 2026 11:14
Berita

100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza

8 September 2026 23:19
Berita

Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata

8 September 2026 14:00
Berita

Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS

8 September 2026 13:17
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?