Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Aktivis HAM Ungkap Nasib 90 Muslimah Palestina yang Ditawan Israel

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 23 April 2026 15:22 3:22 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 23 April 2026 16:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Penjajah Israel menahan 90 muslimah Palestina di penjara-penjaranya, di mana mereka menghadapi kelaparan, pelecehan, dan penggeledahan tubuh, menurut laporan kelompok aktivis HAM pada hari Rabu.

Dalam sebuah pernyataan, Masyarakat Tahanan Palestina mengatakan sebagian besar perempuan ditahan di penjara Damon di Israel utara, termasuk dua anak di bawah umur.

Para tahanan termasuk seorang muslimah yang hamil, 25 tahanan administratif yang ditahan tanpa dakwaan, tiga jurnalis, dan dua pasien kanker.

Kelompok tersebut mengatakan para muslimah yang ditahan menghadapi kondisi yang keras, termasuk kelaparan, kekurangan, pengabaian medis, pelecehan, isolasi, dan penyerangan, termasuk penggeledahan tubuh.

Sebagian besar penangkapan dilakukan atas tuduhan penghasutan, kata kelompok itu, menambahkan bahwa lebih dari 700 perempuan telah ditahan sejak dimulainya perang Gaza pada Oktober 2023, terutama di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, tanpa data yang jelas tersedia untuk penangkapan di Gaza.

Baca Juga

Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’

Kelompok tersebut mengatakan bahwa peningkatan kekerasan terjadi selama salah satu periode paling mematikan bagi perempuan Palestina, dengan menyebutkan pelanggaran berkelanjutan termasuk serangan fisik dan seksual serta penahanan perempuan sebagai alat untuk menekan keluarga mereka.

Pada 14 April, Prisoners Society, Addameer, dan Komisi Urusan Tahanan mengatakan dalam pernyataan bersama bahwa lebih dari 9.600 warga Palestina ditahan di penjara Israel pada awal April, termasuk 86 perempuan dan sekitar 350 anak-anak.

Sejak dimulainya perang Gaza pada Oktober 2023, serangan oleh tentara Israel dan penjajah di Tepi Barat telah menewaskan sedikitnya 1.133 warga Palestina, melukai sekitar 11.700 lainnya, dan menyebabkan hampir 22.000 penangkapan, menurut data Palestina.

Dalam sebuah putusan penting pada Juli 2024, Mahkamah Internasional menyatakan pendudukan Israel atas wilayah Palestina ilegal dan menyerukan evakuasi semua permukiman di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosida GazaMuslimahpalestinaTahanan Palestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lembaga Amil Zakat Harus Bersatu Hadapi Ketidakpastian Global
Tulisan selanjutnya Malaysia Ikut Dukung Brussels Declaration di Global Sumud Parliamentary Congress

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza

Berita
8 September 2026 23:19
Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Erupsi Anak Krakatau, MUI Ajak Masyarakat Ikhtiar Patuhi Petunjuk Keselamatan
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
Gaza Gelar Pemakaman Massal usai 100 Jenazah Korban ‘Israel’ Ditemukan dari Reruntuhan

Terbaru

  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
  • Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
  • Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
  • Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha

9 September 2026 11:14
Berita

Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata

8 September 2026 14:00
Berita

Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS

8 September 2026 13:17
Ahmad, yang berusia 10 bulan, sedang dirawat di Rumah Sakit Pemerintah Rafic Hariri di Beirut setelah terluka dalam serangan udara Israel di dekat rumahnya di Beirut selatan pada 8 April 2026.
Berita

Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800

8 September 2026 12:57
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?