Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Blak-blakan Mengaku Gay, Gabriel Attal Ditunjuk Jadi Perdana Menteri Prancis

Ahmad
Terakhir diupdate: 10 Januari 2024 00:24 12:24 am
Ahmad
Dipublikasikan 10 Januari 2024 07:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Presiden Prancis Emmanuel Macron pada hari Selasa menunjuk menteri pendidikan Gabriel Attal sebagai perdana menteri. Attal menjadi kepala pemerintahan Prancis termuda, berusia 34 tahun, dan pertama yang blak-blakan mengaku sebagai gay, AFP melaporkan.

Daftar isi
  • Kurang Mendukung LGBT
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Macron pada Senin malam menerima pengunduran diri Elisabeth Borne, 62 tahun, setelah menjabat kurang dari dua tahun, menjelang perombakan kabinet yang diharapkan secara luas yang berusaha untuk menghembuskan kehidupan baru ke dalam tiga tahun terakhir mandatnya.

Borne, mengundurkan diri pada hari Senin menyusul gejolak politik baru-baru ini atas undang-undang imigrasi yang memperkuat kemampuan pemerintah untuk mendeportasi orang asing.

Pengangkatan ini diumumkan dalam sebuah pernyataan presiden. “Presiden republik ini menunjuk Tn. Gabriel Attal sebagai perdana menteri dan menugaskannya untuk membentuk pemerintahan,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Baca juga: Denda Tinggi Jadi Strategi Prancis untuk Hentikan Pawai Pro-Palestina

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Kurang Mendukung LGBT

Pemerintah Prancis telah menghentikan pendanaan terhadap salah satu sekolah menengah Muslim terbesar di negara tersebut karena diduga terlalu menekankan nilai dan akhlak Islam.

Sekolah Averroes di Lille berada di bawah pengawasan pihak berwenang setelah komisi konsultatif mempertanyakan kurikulum sekolah menengah tersebut.

Menurut surat kabar Le Parisien, komisi tersebut menggambarkan pengajaran etika Muslim di sekolah tersebut bertentangan dengan nilai-nilai republik sekuler Prancis.

Surat kabar tersebut mengatakan para pengawas dari komisi tersebut telah mengesampingkan adanya “penekanan berlebihan pada Islam dalam kursus agama” dan kurangnya “konten LGBT” dalam kurikulum sekolah.

Sebelumnya, media memberitakan bahwa pemerintah Prancis melarang penggunaan abaya atau jubah panjang di sekolah. Tindakan tersebut disambut baik oleh kelompok sayap kanan, namun kelompok sayap kiri menganggapnya sebagai penghinaan terhadap kebebasan sipil.*

Baca juga: Prancis Tidak Lagi Terima Imam Didikan Luar Negeri

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Emmanuel MacronGabriel AttalgayhomoseksuallgbtPM Baru PrancisPM PrancisPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Akun Twitter Brigade Al-Qassam Hamas disuspend Baru Dibuat Sudah Dapat 145 Ribu Follower, Akun Twitter Brigade Al-Qassam Kena Suspend
Tulisan selanjutnya Tumpah dari Kontainer Kapal Maersk Biji Plastik Mencemari Pantai Spanyol

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

15 Juli 2026 09:27
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?