Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Muslim Australia Harap John Howard Tumbang dalam Pemilu Depan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 Oktober 2004 09:11 9:11 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Oktober 2004 09:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Semenjak tragedi 11 September, PM, John Howard, merupakan orang nomor satu di Australia yang bersemangat melakukan kampanye memerangi terorisme. Namun efeknya, sejak saat itu, warga Islam Australia berulang kali menjadi mangsa serangan baik dalam bentuk fisik dan hinaan.

Perlakuan buruk terhadap warga Islam termasuk sikap diskriminatif itu terus bertambah kuat setelah banyak warga Australia menjadi sasaran serangan bom di Bali pada tahun 2002. Serta pengeboman kedutaan negara itu di Jakarta bulan lalu.

Bagaimanapun, penduduk Islam Australia amat sangat kecewa terhadap Howard, yang selama ini menjadi orang penting yang ikut menciptakan suana rumit warga Muslim negara itu melalui berbagai pandangan dan pernyataannya.

“Pemerintahan Liberal telah menciptakan persepsi dengan melihat Islam sebagai musuh,” ujar seorang warga Muslim keturunan Afrika, Hassan Ghulam, yang ikut bertarung menjadi anggota anggota senat di wilayah Queensland.

Dari sekitar 20 juta jumlah penduduk Australi,a sekitar 250-300 ribu adalah warga muslim. Dan sekitar 50 ribu -an orang adalah keturunan Indonesia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hanya segelintir warga Muslom yang dimungkinkan memilih partai pimpinan John Howard akibat berbagai kebijakannya selama ini yang amat menyulitkan warga muslim.

Beberapa isu lain yang ikut menjadikan warga Muslim Australia tak berminat memilih Howard adalah kampannye AS di Iraq terutama saat banyak di warga Muslim Australia datang sebagai pelarian dari Iraq sejak awal tahun 1990-an.

Yang dijadikan isu itu adalah sikap pemerintahan Australia terhadap pencari suaka tidak sah, yang kebanyakan berasal dari negara Islam terutama Iraq dan Afghanistan.

Pengurus Lembaga Islam New South Wales, Ali Roude, mengatakan, banyak penduduk Islam Australia, seperti juga penduduk lain merasa ragu atas kebijakan kesehatan, pendidikan dan lain-lain.

Namun, mereka juga mengaku merasa bimbang dengan kedudukan mereka selama ini dalam masyarakat negara itu.

“Berikut peristiwa 11 September dan, sentimen anti-Islam semakin meningkat yang jelas menjadikan kedudukan kami amat sulit.

“Terdapat banyak kasus kajian, surat berunsurkan kebencian dan pembakaran tempat ibadah berikut kejadian itu,” katanya.

Dia menambahkan, perasaan itu muncul disebabkan undang-undang antiteror yang dianggapnya sangat terlalu menyulistkan Islam.

“Berdasarkan isu ini, seseorang dapat menyimpulkan ke mana arahnya pemilih Islam ,” katanya. (afp/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulama Sunni Iraq Kutuk Serangan AS
Tulisan selanjutnya Sutiyoso: ‘Klab Malam dan Diskotek Harus Tutup Selama Ramadhan’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

Berita
19 Oktober 2026 16:57
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
Jihad Santri di Era Modern

Terbaru

  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?