Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

British Museum Didesak Kembalikan Patung Moai ke Easter Island

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Februari 2024 17:52 5:52 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Februari 2024 17:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– British Museum menjadi sasaran unjuk rasa warganet di Chile yang menuntut pengembalian patung batu moai yang diambil dari Easter Island.

Museum itu memiliki dua patung moai yang diambil dari wilayah Chile Rapa Nui atau Easter Island pada 1868.

Para pemengaruh mendorong pengikutnya untuk melakukan “spam” terhadap akun Instagram British Museum dengan komentar “kembalikan moai”.

British Museum mengatakan pihaknya sudah menonaktifkan kolom komentar di media sosialnya, lapor BBC Ahad (18/2/2024).

Pulau Rapa Nui, terletak sekitar 2.300 mil jauhnya dari pesisir Chile di Pasifik, dikenal sebagai tujuan wisata dunia disebabkan patung-patung batu moai berukuran besar, yang sampai saat ini masih banyak menyimpan misteri seputar keberadaannya. Konon, patung-patung yang dibuat dari batu utuh itu merupakan persemayaman arwah leluhur pulau yang sebelumnya lebih dikenal dengan nama Easter Island.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Berasal dari tahun 1400 sampai 1650 Masehi, patung-patung batu itu kebanyakan masih berada di pulau tersebut, tetapi beberapa di antara diambil dan dipindahkan ke berbagai museum di dunia, termasuk yang dipajang di koleksi Hoa Hakananai’a di British Museum.

Dua patung itu, satu moai besar satu moai kecil (Hava), merupakan hadiah bagi Ratu Inggris Victoria yang diberikan oleh kapten kapal HMS Topaze, Komodor Richard Powell pada tahun 1869. Ratu Victoria kemudian mendonasikan keduanya kepada British Museum.

Sejak lama patung koleksi Hoa Hakananai’a, atau “Teman Curian” itu ke Rapa Nui.

Presiden Chile Gabriel Boric mengungkapkan dukungannya terhadap kampanye pengembalian patung-patung tersebut dalam wawancara di radio belum lama ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:British MuseumChileMoaiRapa Nui
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Somalia Tuding Ethiopia Berusaha Mencaplok Wilayahnya Lewat Kesepakatan dengan Somaliland
Tulisan selanjutnya hijab olahraga Diskriminasi dan Islamofobia Memaksa Muslimah Prancis Cari Kerja di Luar Negeri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

Berita
13 Oktober 2026 00:13
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?