Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Artikel

Surat untuk Anak-Anak Gaza

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Maret 2024 00:12 12:12 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Maret 2024 09:20
Bagikan
Bagikan

Jet tempur, helikopter, drone, berputar di atasmu dan menjatuhkan misil dan bom. Akankah ini menjadi momen terakhirmu di Bumi? Inilah surat untuk anak-anak Gaza

Hidayatullah.com | HARI ini di tengah keseruan Ramadhan yang dirayakan umat Islam di seluruh dunia, namun tidak bisa dinikmati anak-anak di Jalur Gaza.

Inilah surat untuk anak-anak Gaza yang hebat;

Engkau tidak pernah naik pesawat. Tidak pernah meninggalkan Gaza.
Yang kau tahu hanya jalan-jalan dan gang-gang yang padat dan sesak. Tumpukan-tumpukan beton.
Yang kau tahu hanya pagar keamanan, penghalang-penghalang yang dikitari patroli tentara di sekeliling Gaza.
Pesawat, bagimu, mengerikan. Jet tempur. Helikopter penyerang. Drone. Mereka berputar di atasmu. Menjatuhkan misil dan bom.

الناجي الوحيد.. طفل أستشهد جميع أفراد عائلته في قصف للاحتلال على رفح.#غزة_تُباد pic.twitter.com/79fhNLBKQI

— // A _s_s_i // (@assi_aroq) March 19, 2024
Ledakan yang memekakkan telinga. Tanah bergetar, gedung-gedung runtuh dan mayat-mayat bergelimpangan.
Jeritan. Sayup teriakan minta tolong dari bawah puing-puing. Tidak berhenti.
Siang dan malam, terjebak di bawah tumpukan beton yang hancur.
Teman-teman bermainmu, teman-teman sekolahmu, tetanggamu, pergi dalam hitungan detik. Kau melihat wajah-wajah berdebu dan tubuh yang terkulai kala digali.
Aku seorang reporter. Sudah tugasku menyaksikan ini semua. Kau hanya seorang anak kecil. Yang tak seharusnya mengalami ini.
Bau kematian. Mayat busuk di bawah beton yang hancur. Kau menahan nafas. Kau menutup mulut dengan baju.
Jalanmu lebih bergegas. Lingkungan sekitar telah menjadi pemakaman. Semua yang biasa kau lihat telah pergi.
Kau diam terpaku. Kau bertanya sedang berada di mana.
Kau takut. Ledakan demi ledakan. Kau menangis. Kau mendekap ibu atau ayah. Kau menutup telinga. Kau melihat sinar putih misil dan menunggu dentuman.
Kenapa mereka membunuh anak-anak? Apa yang telah kau lakukan?
Mengapa tak seorang pun melindungi? Akankah kau terluka? Akankah kehilangan kaki atau tangan?
Akankah menjadi buta atau duduk di kursi roda? Mengapa kau dilahirkan? Apakah untuk suatu yang mulia?
Ataukah untuk ini? Akankah kau tumbuh besar? Akankah bahagia? Seperti apa hidup tanpa teman-teman?
Siapa yang akan meninggal selanjutnya? Ibumu? Ayahmu?
Saudara laki-laki dan perempuanmu? Seseorang yang kau kenal akan terluka. Segera. Seseorang yang kau kenal akan meninggal. Segera.
Malam hari kau terbaring di kegelapan, di atas lantai semen yang dingin. Saluran telepon terputus. Internet mati.
Kau tidak tahu apa yang sedang terjadi. Ada kilatan cahaya. Ada gelombang gegar ledakan. Ada teriakan. Yang tak kunjung henti.
Ketika ayah atau ibumu pergi mencari makanan atau air, kau menunggu. Lapar yang menjadi-jadi di perutmu.
Akankah mereka kembali? Akankah kau melihat mereka lagi?
Akankah rumah kecilmu menjadi sasaran berikutnya? Akankah bom mengenaimu? Akankah ini menjadi momen terakhirmu di Bumi?.*

Diterjemahkan dari kutipan teks berjudul: “Letter to the Children of Gaza” karya Chris Hedges oleh Azwar Tahir

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anak gazagazaHeadlinesurat anak gaza
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tak Mau Terlibat Kejahatan Perang, Kanada Larang Penjualan Senjata ke Israel
Tulisan selanjutnya Pelabuhan India menolak urus kapal Israel Imbas Blokade Laut Houthi, Pegawai Pelabuhan Israel Terancam Kena PHK Massal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kemenag Tunjuk Basnang Said sebagai Dirjen Pesantren

Berita
16 September 2026 15:00
MUI Tegaskan Peringatan Maulid Nabi Tak Semestinya Bernuansa Satanic
Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’
Hidayatullah: Umat Islam Harus Berpolitik dengan Tauhid
Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik

Terbaru

  • Ms Rachel Gandakan Donasi Mackelmore untuk Palestina, Jadi 2 Juta Dolar AS
  • Saat Harga BBM Naik, Qatar Salurkan 1,3 Juta Liter Bahan Bakar untuk Gaza
  • MUI Titip Pesan kepada Menkeu Suahasil: Jaga APBN dan Perkuat Ekonomi Syariah
  • Ucap Salam, Polisi Muslimah Berpangkat Tinggi India Dimutasi
  • Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028
  • Gerebek Kelab Malam dan Bar Gay, Turki Tangkap 162 Aktivis LGBT
  • 87 Persen Penonton Situs Berita Muslim Inggris Tak Percaya Houthi Menargetkan Mekkah
  • Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun
  • Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza
  • Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’

Mungkin Anda Juga Suka

Ghazwul Fikr

SPI: Membenturkan Islam dengan Budaya Nusantara itu Absurd!

6 Agustus 2026 12:51
Opini

Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?

5 Agustus 2026 19:00
Artikel

Membangun Integritas di Tengah Budaya Manipulasi

2 Agustus 2026 19:33
Artikel

Menghidupkan Kembali Budaya Membaca di Kalangan Umat Islam

1 Agustus 2026 11:24
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?