Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presenter TV Inggris Lecehkan Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Desember 2004 09:04 9:04 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Desember 2004 09:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Meski Inggris mengutuk tindakan presenter TV asal berkebangsaan Iran yang yang diasingkan, tetapi Inggris justru melindungi presenter TV itu sehubungan dengan kasus fatwa Iran atas seorang pengarang Inggris, Salman Rushdie, pemerintah Inggris memberi isyarat untuk memberi perlindungan khusus untuk Manouchehr Fouladvand dengan alasan meningkatnya angka kematian.

Para Mullah di Iran tidak mengeluarkan fatwa apapun, yang menyerukan agar Fouladvand dibunuh, sebagaimana yang idlkukan oleh pemimpin agung Iran Ayatullah Ruhullah Imam Khumaini kepada Salman Rushdie pada tahun 1989.

Namun siaran Fouladvand versi tayangan Ma-TV Amerika berbahasa Persi, dimana secara berkala ia mencemooh Nabi Muhammad SAW dan kitab suci Al Qur’an, telah membangkitkan kemarahan rakyat Iran dan mendorong kelompok-kelompok Islam militan mengeluarkan seruan agar ia dibunuh.

“Menembakkan timah panas ke kepalanya yang terkutuk merupakan sebuah keharusan yang tidak dapat dibantah dan betapa sayangnya membuang peluru itu”, kata Husain Shariatmadari, redaktur harian Kaihan di editorial hariannya.

Mengingkari tuduhan

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Shariatmadari dan orang Iran lainnya menuduh pihak intelijen Inggris adalah aktor dibelakang pendirian Ma-TV. Tetapi pemerintah Inggris menolak tuduhan itu.

“Pemerintah Inggris tidak ada urusan dengan pendapat Fouladvand, “ kata Matthew Gould, wakil ketua komisi kedutaan besar Inggris di Teheran, “kami menyesali setiap serangan yang menyudutkan Islam dan kami mengutuk mereka yang membuat kekacauan”.

“Pemerintah Inggris tidak mendukung Ma-TV, tidak sepakat dengan Ma-TV dan tidak pula melindungi dan membantu Ma- TV”, katanya.

Yang terbaru dari Rushdie

Sebelumnya, warga negara Iran yang menetap di Inggris, Salman Rushdie juga telah membawa kemarahan banyak Muslim karena buku kontroversialnya, The Satanic verses, yang kemudian oleh Imam Khumaini dijatuhi hukuman mati dengan hadiah uang sebesar 2,5 juta dollar adalah harga untuk kepalanya hingga sekarang.

Meski pemerintah Iran sejak tahun 1998 mengatakan bahwa misi untuk membunuh Rushdie tidak lagi didukung, namun, hingga kini, hidup pengarang novel itu terus dihantui kenyamanan. (aljazeerah/zal)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dinilai Hina Islam, Newsweek dicekal di Pakistan
Tulisan selanjutnya ICRC: “Tentara AS Melakukan Penyiksaan di Guantanamo”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?