Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pakai Keffiyeh dan Teriakkan Bebaskan Palestina, Seorang Mahasiswa Dideportasi dari UEA

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 12 Juli 2024 07:59 7:59 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 12 Juli 2024 07:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Uni Emirat Arab (UEA) telah mendeportasi seorang mahasiswa yang mengenakan keffiyeh Palestina dan meneriakkan “Bebaskan Palestina” pada sebuah upacara wisuda di kampus New York University di Abu Dhabi pada bulan Mei lalu.

Mahasiswa yang belum diketahui namanya itu bahkan sempat ditahan oleh polisi sebelum akhirnya dideportasi beberapa hari setelah kejadian.

Dilansir Associated Press, para mahasiswa di universitas tersebut mengatakan bahwa sebelum upacara, mereka telah diperingatkan bahwa “mengibarkan bendera Palestina di mana pun di kampus tidak diizinkan”. Selain itu, mereka juga menerima email yang melarang “pakaian budaya” pada saat wisuda.

Sejak menormalkan hubungan dengan entitas ‘Israel’ pada tahun 2020, UEA berupaya untuk menyeimbangkan dukungan rakyatnya terhadap perjuangan Palestina dengna dukungan terhadap mitra diplomatik dan sekutu barunya.

Para politisi Palestina mengutuk UEA dan negara-negara lain karena menjalin hubungan dengan ‘Israel’, menuduh mereka melanggar sikap Arab yang telah lama menolak normalisasi sampai negara Palestina terbentuk.

Baca Juga

Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris

Tidak seperti negara-negara Teluk yang bertetangga, setelah Oktober 2023 demonstrasi massa mendukung Palestina hanya sedikit atau tidak terjadi sama sekali.

NYU Abu Dhabi mengatakan kepada AP bahwa meskipun telah “menjamin otoritas akademis” di kampus, “tidak ada satu pun lokasi kami… anggota komunitas NYU yang kebal dari hukum setempat.

“NYU tidak memiliki wewenang atas tindakan atau keputusan imigrasi atau penegakan hukum negara mana pun,” katanya.

Pemerintah UEA secara ketat mengontrol perbedaan pendapat dan partai politik dilarang di negara tersebut.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia menuduh pihak berwenang melakukan penahanan sewenang-wenang terhadap warganya dan warga negara asing.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Free PalestineKeffiyehpalestinaUni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AKP Revisi RUU Suntik Mati Anjing Liar Tak Bertuan
Tulisan selanjutnya Turki akan Cabut Kewarganegaraan Warganya yang Gabung IDF

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad

Berita
5 September 2026 16:18
Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
‘Israel’ Kehilangan Ribuan Dokter, Brain Drain Makin Parah
Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS

Terbaru

  • Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
  • Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha

Mungkin Anda Juga Suka

permukiman ilegal instagram
Berita

‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat

9 September 2026 15:56
Berita

Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis

9 September 2026 15:00
Berita

Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York

9 September 2026 14:02
Berita

11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’

9 September 2026 12:07
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?