Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Menjelang Pembukaan Olimpiade 2024, Prancis Tempatkan Ribuan Muslim di Bawah Pengawasan Ketat

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 22 Juli 2024 17:07 5:07 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 22 Juli 2024 17:07
Bagikan
[Ilustrasi] Polisi Prancis
Bagikan

Hidayatullah.com – Pihak berwenang Prancis telah menepatkan ribuan Muslim di bawah pengawasan ketat menjelang pagelaran Olimpiade Paris 2024 pada pekan depan. Beberapa dari mereka bahkan menjadi tahanan rumah selama tiga bulan.

Daftar isi
  • ‘Tak punya rekam jejak kejahatan’
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Menurut Middle East Eye pada Jumat (18/07), Prancis turut melakukan sejumlah penggerebekan terhadap orang-orang yang dituduhnya dapat menjadi ancaman bagi Olimpiade dan Paraliampiade.

Menteri Dalam Negeri Gerald Darmanin mengatakan bahwa 870.000 investigasi administratif telah mengarah pada “pemindahan” 3.922 orang yang dianggap sebagai ancaman keamanan dari daerah-daerah di sekitar acara.

Di antara mereka terdapat 131 orang yang masuk dalam kategori “S”, yang menunjukkan keamanan negara, termasuk 18 orang yang masuk dalam kategori “radikal Islam”, 167 orang yang masuk dalam kategori “ultra-kiri”, dan 80 orang yang masuk dalam kategori “ultra-kanan”.

Darmanin menyatakan bahwa ada 155 contoh tindakan administratif dan pengawasan yang diberlakukan terhadap individu, yang harus tetap berada dalam parameter yang telah ditentukan (tahanan rumah dan tahanan kota) dan harus melapor setiap hari ke kantor polisi.

Baca Juga

Pentagon Perlu $80 Miliar untuk Tutup Biaya Perang Iran dll
Dua Ledakan di Jalan Raya Khyber Pakhtunkhwa Sedikitnya 7 Orang Tewas
Pesepakbola Paraguay Jadi yang Pertama Diusir dari Lapangan Piala Dunia karena Menutup Mulut
Pengadilan Penjarakan Orang Tua dari Bocah Pelaku Penembakan di Sekolah Beograd Serbia 2023
Label Teroris untuk Palestine Action Dibenarkan Pengadilan Banding Inggris

Dia menambahkan bahwa 164 “kunjungan rumah” juga dilakukan sehubungan dengan Olimpiade Musim Panas 2024.

Darmanin mengatakan kepada para wartawan pada hari Rabu bahwa sebelum pertandingan dimulai, “kami akan tepat waktu untuk mencapai satu juta” pemeriksaan terhadap individu.

Upacara pembukaan Olimpiade Paris akan berlangsung pada 26 Juli.

Menteri mengatakan bahwa tindakan tersebut menargetkan “orang-orang yang sangat berbahaya atau mereka yang berpotensi melakukan tindakan”, dan akan berfungsi untuk “menjauhkan mereka” dari penyelenggaraan Olimpiade.

Pengacara Vincent Brengarth, yang mewakili klien yang menjadi sasaran tindakan tersebut, mengatakan bahwa langkah tersebut “melanggar kebebasan”.

“Risikonya adalah bahwa orang-orang akan menemukan diri mereka selamanya di garis bidik dan akan menjadi sasaran … setiap kali ada acara olahraga atau budaya besar atau KTT G20,” katanya kepada situs investigasi Prancis Mediapart.

Baca juga: Tutupi Borok Sosial Paris Singkirkan Tunawisma Menjelang Olimpiade 2024

‘Tak punya rekam jejak kejahatan’

Menurut Mediapart, beberapa orang yang menjadi target tidak pernah dihukum karena melakukan kejahatan, atau pernah dihukum beberapa tahun yang lalu.

Di antara mereka adalah Mahmoud, yang mengatakan bahwa ia tidak pernah dihukum karena kejahatan apa pun atau dipenjara, dan memiliki izin keamanan untuk bekerja di bandara.

Mahmoud dikenai tahanan rumah selama tiga bulan sebagai bagian dari tindakan tersebut, dan pekerjaannya sebagai subkontraktor bandara ditangguhkan.

“Mereka menghancurkan hidup saya. Saya akan kehilangan segalanya,” katanya kepada Mediapart.

“Ini tidak masuk akal. Saya tertegun, tidak dapat memahami apa yang terjadi pada saya. Saya tidak bisa lagi tidur di malam hari. Saya menghabiskan hari-hari saya dengan berpikir. Dokter saya memberi saya obat antidepresan.”

LSM yang berbasis di Inggris, Cage, melaporkan pada bulan Juni bahwa lebih dari 5.100 Muslim diawasi secara ketat di Prancis menjelang Olimpiade, dengan beberapa Muslim menyatakan bahwa mereka telah menjadi sasaran “penggerebekan dengan kekerasan”.

“Polisi menggunakan kekerasan ekstrem untuk meneror para korban penggerebekan ini, melalui penghancuran pintu, perabotan, dan barang-barang secara sengaja selain kebrutalan fisik,” kata Rayan Freschi, seorang peneliti untuk Cage.

“Negara menggunakan taktik serupa antara November 2015 dan Februari 2016, sebuah periode di mana ribuan keluarga Muslim digerebek dengan kejam sebagai bentuk hukuman kolektif atas serangan yang terinspirasi oleh ISIS di Prancis pada tahun itu.

“Taktik ini bertujuan untuk mendisiplinkan dan membungkam Muslim dengan menyebarkan ketakutan yang melumpuhkan di antara seluruh komunitas,” tambah Freschi.

Secara terpisah, pihak berwenang Prancis telah mempercepat penghancuran kamp-kamp yang sebagian besar digunakan oleh para pengungsi dan migran di dekat ibukota Prancis, menjelang Olimpiade.

Menurut sumber yang dikutip AFP, lebih dari 500 orang dikeluarkan dari kamp-kamp di ibukota.

“Mereka benar-benar menyelesaikan pembersihan sosial yang besar sebelum dimulainya Olimpiade,” kata Paul Alauzy, dari Medecins du Monde, kepada AFP. *

Baca juga: Zionis Terus Bantai Atlet Palestina, Warganet Tolak Partisipasi ‘Israel’ di Olimpiade 2024

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineMuslimOlimpiade 2024olimpiade parisPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kesal dengan Pemerintah Dhaka Warga Bangladesh Bikin Rusuh di UEA
Tulisan selanjutnya Drone Hermes 900 Terbang Memutar Lewat Mesir, Drone Houthi Jelajahi 2.000 KM untuk Capai Tel Aviv

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jangan Cuma di Stadion, Pria Jepang Diminta Ikut Bantu Bersihkan Rumah

Berita
19 Juni 2026 14:50
Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Tiga Kapal Tanker Saudi Melewati Selat Hormuz Setelah Iran-AS Sepakat Mengakhiri Perang
Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi
Semua Biaya Ditanggung Qatar Kirim 1.000 Pendukung Timnas Jelang Laga Versus Kanada

Terbaru

  • Pentagon Perlu $80 Miliar untuk Tutup Biaya Perang Iran dll
  • Dua Ledakan di Jalan Raya Khyber Pakhtunkhwa Sedikitnya 7 Orang Tewas
  • Pesepakbola Paraguay Jadi yang Pertama Diusir dari Lapangan Piala Dunia karena Menutup Mulut
  • Pengadilan Penjarakan Orang Tua dari Bocah Pelaku Penembakan di Sekolah Beograd Serbia 2023
  • Label Teroris untuk Palestine Action Dibenarkan Pengadilan Banding Inggris
  • Amerika Serikat Hentikan Pendanaan Program HIV di Afrika Selatan
  • Hujan Hitam di Moskow Usai Ukraina Bombardir Pengilangan Minyak Rusia
  • Jangan Cuma di Stadion, Pria Jepang Diminta Ikut Bantu Bersihkan Rumah
  • Tiga Kapal Tanker Saudi Melewati Selat Hormuz Setelah Iran-AS Sepakat Mengakhiri Perang
  • Semua Biaya Ditanggung Qatar Kirim 1.000 Pendukung Timnas Jelang Laga Versus Kanada

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Serikat Hentikan Pendanaan Program HIV di Afrika Selatan

20 Juni 2026 09:58
Berita

Hujan Hitam di Moskow Usai Ukraina Bombardir Pengilangan Minyak Rusia

19 Juni 2026 15:34
Berita

MUI Serukan Masyarakat Lawan Gerakan Normalisasi LGBT

18 Juni 2026 16:30
Berita

AS-Iran Capai Kesepakatan Final, Trump dan Pezeshkian Resmikan Memorandum

18 Juni 2026 15:53
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?