Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Turki Tuding ‘Israel’ Melebarkan Perang Gaza ke Libanon

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 September 2024 21:53 9:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 September 2024 19:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Turki, hari Kamis (19/9/2024), menuding Israel berusaha melebarkan perang di Gaza ke Libanon dengan rentetan ledakan maut yang terjadi di daerah kantong kekuatan Hizbullah.

“Kami melihat Israel meningkatkan serangannya terhadap Lebanon selangkah demi selangkah,” kata Menteri Luar Negeri Turki di kanal televisi pemerintah TRT .

Rentetan ledakan alat komunikasi pager dan walkie-talkie telah merenggut nyawa 32 orang dalam dua hari, termasuk anak-anak, serta melukai lebih dari 3.000 lainnya, menurut data Kementerian Kesehatan Libanon.

Fidan, yang menjabat sebagai kepala badan intelijen Turki sebelum diangkat menjadi menteri luar negeri, berkomentar tentang metode ledakan massal yang terjadi di Libanon beberapa hari terakhir. “Ini adalah sesuatu yang sangat sering digunakan oleh organisasi intelijen,” ujarnya.

“Namun, yang ini berskala besar,” imbuhnya. Ia memperingatkan bahwa upaya Israel tersebut berisiko meluas ke luar wilayah tersebut.

Baca Juga

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

“Saat ini kita sedang memikirkan Lebanon, tetapi selalu ada risiko perang yang mungkin akan melibatkan Yordania, Mesir, dan seluruh kawasan,” katanya, seperti dilansir AFP.

“Apakah Israel menginginkan perdamaian permanen atau ingin melenyapkan segala sesuatu yang dilihatnya sebagai ancaman dengan menggunakan metode perang klasik?” tanyanya.

“Saat ini, pemerintah fanatik di Israel sedang menjalankan strategi untuk mengenyahkan semua ancaman,” imbuhnya.

“Sistem internasional harus menghentikan ini sebelum terlambat. Kegilaan ini tidak hanya merugikan rakyat Palestina tetapi juga membajak masa depan warga Israel.”

Fidan, yang mengupayakan jalan diplomatik yang intens untuk memfasilitasi gencatan senjata, ambil bagian dalam pertemuan untuk membahas krisis Gaza di Yordania pada hari Rabu (18/9/2024).

Ketika ditanya apakah militer Turki telah mengambil tindakan menyusul ledakan terbaru, sebuah sumber Kementerian Pertahanan mengatakan angkatan bersenjata hanya menggunakan sistem komunikasi dan perangkat lunak lokal dan nasional.

“Kami meninjau langkah yang sudah diambil dan mengembangkan langkah baru sebagai bagian dari pelajaran yang kami petik dari operasi yang kami lakukan dan setelah melihat perkembangan termasuk perang di Ukraina dan (ledakan) di Lebanon,” kata sumber itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelLibanonTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kashmir Adakan Pemilu Pertama sejak Dicaplok Rezim India Tahun 2019
Tulisan selanjutnya Anggota Al-Qaeda Teman Pelaku Serangan Charlie Hebdo Mulai Diadili

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Uni Eropa Bendera
Berita

Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Berita
5 September 2026 10:14
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

3 September 2026 14:11
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?