Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Israel Berencana Rebut Tanah di Tepi Barat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 September 2014 14:37 2:37 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 September 2014 14:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemukim lokal Yahudi mengatakan mereka berharap bisa membangun rumah-rumah di tanah baru.  Israel mengumumkan rencana untuk mengambil alih 400 hektare tanah Palestina di Tepi Barat, demikian dikutip BBC.

Keputusan untuk mengambil tanah di selatan Bethlehem ini dipercaya sebagai perebutan tanah terbesar oleh Israel selama 30 tahun.

Pemerintah daerah yang dikelola oleh militer mengatakan rencana ini dibuat sebagai respon adanya penculikan dan pembunuhan tiga tentara remaja Yahudi pada Juni lalu.

Warga Palestina mengatakan upaya diplomatik harus dilakukan untuk melawan Israel. Sementara itu, Amerika Serikat meminta Israel membatalkan rencana ini.

Kontraproduktif

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Keputusan diambil pada Ahad (31/08/2014) oleh departemen militer penjajah Israel yang bertugas mengatur urusan sipil di Tepi Barat.

Pengambilalihan lahan dekat permukiman Yahudi Etzion ini akan membuka jalan untuk pembangunan permukiman baru bernama Gvaot, kata media Israel.

Negosiator Palestina Saeb Erekat mengatakan bahwa masyarakat dunia harus menuntut tanggung jawab Israel atas “kegiatan pembangunan permukiman Israel yang terus berlangsung di Tepi Barat dan Yerusalem Timur”, menurut kantor berita AFP.

Sementara itu, seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS seperti dikutip Reuters menggambarkan langkah Israel “kontraproduktif dengan tujuan Israel – yang menyatakan ingin menemukan solusi yang menguntungkan dua pihak”.

Palestina menginginkan semua tanah yang direbut Israel sejak 1967 kembali kepada mereka, tetapi lebih dari 500.000 orang Yahudi kini tinggal di lebih dari 200 pemukiman dan pos-pos di Tepi Barat – termasuk di Yerusalem Timur.

Permukiman ini dianggap ilegal berdasarkan hukum internasional, meskipun Israel membantah hal ini.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kritik Muslimah HTI atas Pelarangan Kerudung Siswi SD di Papua
Tulisan selanjutnya Universitas Kairo Larang Organisasi Mahasiswa Berbau Politik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?