Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Para Pemimpin Gereja Katolik Filipina Bersumpah Perangi Kelompok Seperti ISIS

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 September 2014 03:00 3:00 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 September 2014 07:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Para pemimpin gereja Katolik Roma di Filipina hari Kamis (28/08/2014) bersumpah untuk memerangi kelompok ISIS/ISIL di Suriah dan Iraq.

Uskup Agung Socrates Villegas, yang mengepalai Konfrensi Uskup Katolik Filipina, juga meminta para uskup di negara dengan penganut Katolik Roma terbanyak se-Asia itu agar mengumpulkan sumbangan untuk umat Kristen yang terusir dari rumahnya oleh kelompok bersenjata dan yang tempat ibadahnya dirusak.

Dengan menyebut tindakan brutal oleh kelompok ISIS/ISIL, termasuk pemenggalan kepada wartawan Amerika Jams Foley, Villegas mengatakan gereja Katolik Filipina akan “melakukan apa yang menjadi bagian kami … untuk melawan penodaan agama.”

“Mereka yang membunuh dan membantai, melukai dan mencederai, menghancurkan dan membakar dengan nama Tuhan mengirimkan pesan buruk kepada dunia bahwa agama itu memecah belah, bahwa agama itu opresif, bahwa agama itu bisa menimbulkan begitu banyak ketidakbaikan,” kata Villegas dalam sebuah pernyataannya dikutip Associated Press.

Militer Filipina mengklaim pihaknya mengetahui bahwa tidak ada warga Filipina yang ikut bertempur di Suriah dan Iraq. Tetapi Menteri Pertahanan Voltaire Gazmin mengatakan hari Kamis pekan lalu bahwa meskipun demikian dia meminta aparat keamanan memeriksa laporan yang belum dikonfirmasi yang menyebut ada 100 warga Filipina yang masuk ke dua negara itu untuk bergabung dengan kelompok Muslim bersenjata di sana.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebuah dokumen rahasia milik pemerintah yang dilihat oleh Associated Press menyebutkan para pejabat menerima informasi bahwa dua orang warga Filipina tewas ketika bertempur bersama pasukan anti-pemerintah di Suriah, meskipun dokumen itu menunjukkan laporan itu masih harus divalidasi.

Departemen Luar Negeri Filipina melaporkan bahwa sedikitnya seorang pekerja Filipina, bukan seorang militan, tewas dalam kekerasan yang terjadi di Suriah.

Pihak berwenang di Filipina sedang mempertimbangkan untuk mendirikan sebuah kelompok antarlembaga yang akan membuat satu database keamanan guna membantu pemerintah Manila memantau siapa saja warganya yang direkrut oleh kelompok militan di berbagai negara seperti Suriah. Demikian disebutkan dalam dokumen itu.

Sebelumnya, media Kristen UCANews, mengabarkan orang-orang Kristen ikut bergabung melawan ISIS. Douglas McAuthur McCain adalah pria Barat pertama ikut mengangkat senjata untuk membela orang-orang Kristen yang dianiaya di wilayah tersebut.

Direktur FBI James Comey mengatakan pada Juni bahwa sekitar 100 orang telah meninggalkan AS untuk bergabung dalam konflik di Suriah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Front Al-Nusra Tunjukkan Foto Pasukan Keamanan PBB yang Diculiknya
Tulisan selanjutnya Bertasbih Bersama Ikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?