Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Surat Pembaca

Muammar Qadhafi, Buku Hijau dan Al-Qaradhawi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 Maret 2011 08:32 8:32 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Maret 2011 08:32
Bagikan
Bagikan

Muammar Qadhafi pada awal kekuasaannya di Libya –sesudah menggulingkan pemerintahan Raja Sanusi pada 1977– disanjung seluruh dunia, bahkan menjadi hero terutama di negara-negara Islam dan Dunia Ketiga, karena keberaniannya mengatakan “no” kepada Amerika Serikat (AS).

Kelantangannya menantang Amerika dan Barat ketika itu disebabkan negara komunis seperti Uni Soviet berdiri dibelakangnya. Setelah Uni Sovet runtuh singa Afrika Utara itu bagaikan tercabut taring.

Ketika tentara Rusia menaklukkan bumi Afghnistan dan melakukan kezaliman ke atas umat Islam di sana, Libya memihak Rusia. Dan berapa banyak bantuan yang pernah diberikan Libya untuk rakyat Palestina?

Qadhafi sosok yang dikenal ta’assub (fanatik) dengan sistem sosialis gayanya sendiri. Sistem itu dijadikan sebagai dasar pemerintahan negara Libya dan kini sudah berusia 42 tahun.

Keta’asubban yang mendalam membuat beliau tampak tidak bersahabat dengan Islam. Selama pemerintahannya beliau menghumban ke penjara ribuan ulama dan pemimpin gerakan Islam, bukan hanya dikalangan Al Ikhwan al Muslimun Libya, tetapi ulama dan pemimpin lain yang ingin menegakkan kebenaran dan keadilan.
Sikap Qadhafi dengan Islam bisa dilihat dalam “Buku Hijau” (kitabul akhdar) diperkenalkan 1977 yang kemudian menjadi panduan pemerintahannya sangat mengelirukan.

Baca Juga

22 Tahun Wahdah Eksis jadi Ormas
Harga Telur Melambung Tinggi, Bagaimana Islam Mengatasi?
Lemahnya Agama, Penyebab Munculnya Pergaulan Bebas
Uang Kripto sebagai ‘People Money’
Hari HAM Sedunia, Muslim Thailand Selatan Masih dalam Tekanan dan Diskriminasi

Ditulis sendiri olehnya tanpa sepatah pengantarpun menyebut nama Allah SWT, Rasulullaah saw dan al- Quran serta hadis. Persepsinya pada Islam tersangat rendah. Bahkan dalam “Buku Hijau” muka surat 130 bab olah raga, Qadhafi mengungkapkan: “Sesungguhnya olah raga itu samalah seperti shalat.

Walaupun demikian tidak dinafikan, banyak organisasi-organisasi Islam di seluruh dunia yang dibantu olehnya. Ia juga membiayai membangun masjid-masjid, gedung-gedung dan sebagainya.

Juga membantu gerakan-gerakan di negara yang umat Islam menjadi minoritas, tapi itu berlaku pada tahun-tahun awal pemerintahannya. Mungkin disebabkan tindakannya itu makanya Qadhafi sangat dibenci Amerika Serikat (AS) dan Barat sehingga menganggapnya sebagai lelaki gila dan harus dibunuh.

Menganggap dia “gila” juga memang ada kewajaranya, karena tidak ada pemimpin dunia yang waras sanggup menggunakan pesawat pengebom melawan pemberontak, yang masih merupakan rakyatnya sendiri. Namun Qadhafi sanggup melakukannya dengan alasan ‘pengkhianat-pengkhianat itu adalah anjing Amerika’.

Karena dianggap dzalim kepada rakyatnya itulah sehingga ulama terkenal, Dr Syeikh Yusuf Al-Qaradhawi menyeru siapa saja juga termasuk tentera Libya supaya membunuhnya.

Nur Aminah-Rossem
Malaysia

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Balik Manuver Dua Kubu di Libya
Tulisan selanjutnya King Tuduh Muslim, Ellison Ingatkan Jasa Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Berita
31 Agustus 2026 17:47
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Surat Pembaca

Racun LGBT Makin Meluas, Jaga Ketahanan Keluarga Indonesia

28 Mei 2022 12:30
cerita
Surat Pembaca

Pentingnya Memilih Cerita Sebagai Hiburan

26 November 2021 13:37
Surat Pembaca

Tanggapan atas Pernyataan Bahwa Semua Agama itu Benar

22 September 2021 15:00
Surat Pembaca

Nasyid untuk Wahdah Islamiyah

8 September 2021 07:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?