Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Thailand Perketat Penjualan Ganja

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Juni 2025 20:26 8:26 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Juni 2025 20:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pihak berwenang Thailand, hari Rabu (25/6/2025), mengatakan akan memperketat kontrol penjualan ganja atau kanabis, setelah Menteri Kesehatan menandatangani larangan penjualan tanaman memabukkan itu tanpa resep dokter.

Thailand menjadi negara di Asia pertama yang tidak lagi mempidanakan ganja pada 2022, langkah yang mendongkrak pariwisata dan pertanian serta memunculkan ribuan toko penjual ganja.

Menteri Kesehatan Somsak Thepsutin hari Senin menandatangani surat perintah larangan menjual kanabis ke konsumen tanpa resep. Dia juga berupaya mengklasifikasi ulang kuncup ganja sebagai herba yang dikendalikan atau tidak dapat dijual bebas.

Phanurat Lukboon, sekretaris jenderal Badan Pengendalian Narkoba, hari Rabu mengatakan bahwa kantornya siap untuk mempelajari dan melaksanakan perubahan regulasi tersebut. Surat perintah itu direncanakan berlaku efektif segera setelah diundangkan dalam lembaran negara, meskipun tidak diketahui pasti kapan waktunya, lansir Associated Press.

Somsak pada hari Selasa mengatakan kepada awak media bahwa dia bermaksud untuk memasukkan kembali ganja atau kanabis ke dalam daftar narkoba di masa mendatang. Langkah itu akan diambilnya setelah aparat berwenang bulan lalu mengungkap bahwa penyelundupan ganja yang melibatkan wisatawan meningkat tajam kurun beberapa bulan terakhir.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Phanurat mengatakan bahwa hasil studi yang dilakukan oleh kantornya tahun lalu mendapati jumlah orang yang kecanduan ganja melonjak signifikan setelah herba itu tidak lagi dipidanakan.

Juru bicara pemerintah Jirayu Houngsab dalam sebuah pernyataan hari Selasa mengatakan bahwa pemerintah sudah memerintahkan Kementerian Kesehatan untuk memperketat kontrol penjualan ganja, karena banyak pedagang menjual kanabis baik untuk keperluan medis (pengobatan) maupun rekreasi dalam satu toko yang sama, sehingga herba narkotika itu semakin mudah diakses oleh anak-anak dan masyarakat umum, yang justru kontraproduktif dengan upaya pemerintah dalam penanggulangan narkoba.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ganjakanabisthailand
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pluralisme dan Sekularisme: Sebuah Proyek (Seri 2)
Tulisan selanjutnya Jaringan Supermarket Italia Setop Jual Produk Israel, Mulai Pasarkan Gaza Cola

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Berita
29 Agustus 2026 19:05
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?