Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Guyana, Negara paling banyak Alami Kasus Bunuh Diri

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 September 2014 16:06 4:06 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 September 2014 18:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Laporan terbaru Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan, negara paling banyak mengalami kasus bunuh diri adalah Guyana (44.2 per 100.000), disusul Korea Utara dan Selatan (38.5 and 28.9 respectively).

Berikutnya Sri Lanka (28.8), Lithuania (28.2), Suriname (27.8), Mozambik (27.4), Nepal dan Tanzania (masing-masing 24.9), Burundi (23.1), India (21.1), dan Sudan Selatan (19.8).

Setelah itu, Rusia dan Uganda (keduanya 19.5), Hungaria (19.1), Jepang (18.5), dan Belarusia (18.3), demikian laporan PBB dikutip DW.DE. [baca: Setiap 40 Detik ada Orang Bunuh Diri]

Kejahatan

WHO juga menyebut bunuh diri sebagai masalah kesehatan mental utama masyarakat yang harus dihadapi dan dikurangi jumlahnya, mempelajari kasus bunuh diri di 172 negara selama sepuluh tahun terkahir.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam laporan, pada 2012, negara-negara berpenghasilan tinggi mempunyai tingkat bunuh diri sedikit lebih tinggi – 12,7 jiwa untuk setiap 100.000 orang, dibanding 11,2 di negara berpenghasilan rendah atau menengah.

Namun mengingat populasi kedua kategori terakhir ini lebih tinggi, maka mereka menyumbang angka yang lebih besar tiga perempat dari total di seluruh dunia.

Asia Tenggara, termasuk Korea Utara, India, Indonesia dan Nepal, menyumbang lebih dari sepertiga kasus bunuh diri tahunan di seluruh dunia.

WHO memperingatkan bahwa jumlah kasus bunuh diri sering tidak lengkap, dengan banyak negara yang gagal melakukan perhitungan akurat.

Sebagai tambahan, ”ada banyak percobaan bunuh diri untuk setiap kematian,” kata kepala WHO Margaret Chan.

“Dampak pada keluarga, teman, dan masyarakat sangat buruk dan jauh jangkauannya, bahkan lama setelah orang-orang terkasih mereka melakukan bunuh diri,” tambah dia.

Bunuh diri dan percobaan bunuh diri dianggap sebagai kejahatan di 25 negara, sebagian besar di Afrika, Amerika Selatan dan Asia, termasuk Indonesia

Meniru

Alexandra Fleischmann, salah seorang penulis laporan PBB tentang fenomena bunuh diri mengatakan sebagian kesalahan yang menyebabkan orang bunuh diri adalah publikasi atas kasus bunuh diri orang-orang terkenal, seperti antara lain yang terjadi pada actor Hollywood, Robin Williams.

Ella Arensman, presiden International Association for Suicide Prevention, mengatakan bahwa setelah kemunculan berita kematian Robbin Williams, ia menerima “lima surat elektronik dari orang-orang yang pulih (dari) krisis bunuh diri dan menyatakan mereka kini kembali berpikir untuk bunuh diri.”

Liputan luar biasa atas kasus bunuh diri orang terkenal bisa memiliki efek penularan kepada orang-orang yang rentan,” kata dia, mengacu kepada “peningkatan tajam” kasus bunuh diri setelah pemain bola Jerman Robert Enke bunuh diri pada 2009.

”Bunuh diri seharusnya tidak diglamorisasi atau disensasionalkan,” kata Fleischmann, sambil menyerukan kepada media massa agar tidak menyebut bunuh diri sebagai penyebab kematian pada bagian pertama laporan, namun menempatkan mereka di bagian akhir,” dengan menyebut di mana (para audiens) bisa meminta pertolongan.” *

.

.*

 

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:PBBWHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Imigran Asal Polandia Diyakini Sebagai Jack the Ripper
Tulisan selanjutnya Untuk Pertama Kali Muslim Israel Berhaji Lewat Udara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?