Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Imigran Asal Polandia Diyakini Sebagai Jack the Ripper

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 September 2014 17:16 5:16 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 September 2014 17:16
Bagikan
Aaron Kosminski, salah seorang yang diduga sebagai Jack the Ripper.
Bagikan

Hidayatullah.com–Jack the Ripper, misteri pembunuhan berantai yang meneror para pelacur di kota London pada akhir abad ke-19, diyakini adalah seorang imigran Polandia yang bekerja sebagai tukang cukur. Demikian menurut sebuah buku yang menganalisa hasil pemeriksaan DNA dari masa itu.

Lebih dari seratus tahun identitas sebenarnya dari Jack the Ripper masih menjadi misteri. Selama itu pula banyak dugaan dan teori konspirasi mengemuka dengan tersangka mulai dari orang biasa hingga anggota keluarga kerajaan dan perdana menteri.

Namun menurut Russell Edwards, seorang penyelidik independen, hasil pemeriksaan DNA dari sebuah syal yang ditemukan di salah satu lokasi pembunuhan korban Jack the Ripper, mendapati kecocokan dengan DNA baik dari keluarga korban maupun tersangkanya, Aaron Kosminski.

Menurut Edwards tidak diragukan lagi bahwa Kosminski berada di belakang sedikitnya 5 pembunuhan di tahun 1888.

Syal itu kabarnya milik korban, Catherine Eddowes. Syal itu selama ini disimpan oleh seorang anggota polisi yang menyelidiki pembunuhan Eddowes, yang kemudian diwariskan kepada keturunan polisi tersebut sampai akhirnya ke tangan Edwards yang membelinya di balai lelang pada tahun 2007.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Edwards kemudian mendapatkan bantuan ahli biologi melekuler Jari Louhelainen dari Universitas John Moores di Liverpool untuk melakukan tes DNA.

Dengan menggunakan noda darah yang terdapat pada syal itu, mereka mencocokkan DNA-nya dengan Karen Miller, seorang keturunan langsung dari Eddowes.

Louhelainen yang berhasil menemukan jejak cairan tubuh lain, berhasil mencocokkannya dengan DNA salah satu keturunan Kosmimski, lansir AFP.

Dulu ketika Jack the Ripper masih merajalela, Kosminski sempat dicurigai sebagai pelakunya.. Tetapi, tidak ada bukti-bukti yang cukup untuk menyeretnya ke meja hijau. Dia akhirnya meninggal dunia tahun 1899 akibat gangren yang menggerogoti kakinya.

Buku Edwards yang mengungkap identitas Kosminski sebagai Jack the Ripper yang selama ini misterius itu akan dirilis hari Selasa (9/9/2014).

Namun, sejumlah ilmuwan, termasuk Prof Alec Jeffreys yang menemukan penyidikan dengan menggunakan DNA, mengimbau agar dilakukan verifikasi lebih jauh.

Hasil penelitian yang dilakukan Louhelainen belum diterbitkan dalam jurnal ilmiah dan belum dikritisi oleh sejawat dibidangnya, artinya klaim itu tidak bisa diverifikasi secara independen.

“Belum ada bukti kuat yang bisa diberikan,” kata Jeffreys kepada koran The Independent.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Konflik Antara Pro An Nushrah dan Pro “ISIS” di Tahanan Saudi
Tulisan selanjutnya Guyana, Negara paling banyak Alami Kasus Bunuh Diri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Berita
21 Juli 2026 10:00
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?