Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kajian

10 Persiapan Menyongsong Ramadhan

Ahmad
Terakhir diupdate: 27 Februari 2025 13:27 1:27 pm
Ahmad
Dipublikasikan 27 Februari 2025 13:20
Bagikan
Bagikan

Ramadhan harus kita sambut dengan doa, bahkan menyambut dengan penuh kegembiraan merupakan tanda keimanan

Hidayatullah.com | BULAN Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan kesempatan besar bagi setiap Muslim untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Oleh karena itu, diperlukan persiapan yang matang agar dapat memaksimalkan amal ibadah di bulan yang mulia ini.

Berikut adalah sepuluh persiapan penting dalam menyongsong Ramadhan yang bisa dicoba agar bisa maksimal di dalamnya:

1. Bertobat dengan Tulus

Tobat adalah langkah pertama dalam menyambut Ramadhan agar hati menjadi bersih dan siap menerima keutamaan bulan suci. Allah berfirman:

Baca Juga

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
KH. Abdullah Said dalam Liputan Majalah Panji Masyarakat
Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam

وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (QS. An-Nur [24]: 31). Rasulullah ﷺ juga bersabda: “Wahai manusia, bertobatlah kepada Allah, karena aku bertobat kepada-Nya dalam sehari seratus kali.” (HR. Muslim). Perintah tobat ini juga termasuk dalam rangka menyambut Ramadhan.

2. Memperbanyak Doa

Para ulama terdahulu senantiasa berdoa selama enam bulan sebelum Ramadhan agar mereka dipertemukan dengan bulan penuh berkah ini. Kemudian, mereka berdoa enam bulan setelahnya agar amal ibadah mereka diterima oleh Allah. Terkait hal ini, Mu’alla bin Fadhl berkata:

كَانُوا يَدْعُونَ اللَّهَ تَعَالَى سِتَّةَ أَشْهُرٍ أَنْ يُبَلِّغَهُمْ رَمَضَانَ، وَيَدْعُونَهُ سِتَّةَ أَشْهُرٍ أَنْ يَتَقَبَّلَ مِنْهُمْ.

“Mereka berdoa kepada Allah Ta’ala selama enam bulan agar mereka dapat mencapai Ramadhan, dan mereka berdoa selama enam bulan agar (amal ibadah mereka) diterima dari mereka.”  (Ibnu Rajab, Latha’ifu al-Ma’aarif, 2004: 148)

3. Bergembira Menyambut Ramadhan

Menyambut Ramadhan dengan penuh kegembiraan merupakan tanda keimanan, karena bulan ini adalah kesempatan emas untuk meraih pahala berlipat ganda. Allah berfirman:

قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُونَ

“Katakanlah: Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Itu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.” (QS. Yunus [10]: 58) Ketika orang bisa sampai pada bulan Ramadhan, maka sudah seharusnya dia gembira karena atas rahmat Allahlah dia sejatinya bisa bersua Ramadhan.

4. Melunasi Hutang Puasa Tahun Lalu

Aisyah Radhiyallahu ‘anha berkata:

كَانَ يَكُونُ عَلَيَّ الصَّوْمُ مِنْ ‌رَمَضَانَ فَمَا أَسْتَطِيعُ أَنْ أَقْضِيَهُ إِلا فِي شَعْبَانَ

“Aku memiliki hutang puasa Ramadhan dan tidak bisa mengqadhanya kecuali pada bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari, Muslim). Hadits ini menunjukkan pentingnya melunasi hutang puasa sebelum datangnya Ramadhan berikutnya.

5. Menambah Ilmu tentang Hukum Puasa

Mengetahui hukum-hukum puasa, adab, serta keutamaan bulan Ramadhan sangat penting agar ibadah lebih sempurna dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah ﷺ.

Syekh Muhammad Al-Munajjid dalam Durus-nya terkait persiapan di bulan Ramadhan, beliau menjelaskan bahwa di antara hal yang masuk bagian dari persiapan agama adalah mengetahui hukum-hukum puasa.

6. Menyelesaikan Urusan Dunia yang Dapat Mengganggu Ibadah

Sebelum Ramadhan tiba, selesaikan pekerjaan yang dapat menyibukkan diri agar lebih fokus dalam beribadah selama bulan suci.

Dalam haditsnya, banyak sekali Rasulullah ﷺ mengingatkan agar pandai memanfaatkan waktu, misalnya: “Manfaatkan lima perkara sebelum lima perkara: masa mudamu sebelum masa tuamu, masa sehatmu sebelum masa sakitmu, masa kayamu sebelum masa fakirmu, masa luangmu sebelum masa sibukmu, dan masa hidupmu sebelum matimu.” (HR. Hakim)

Termasuk di dalamnya adalah dalam memanfaatkan waktu agar bisa fokus dalam bulan Ramadhan.

7. Mengajarkan Keluarga tentang Keutamaan dan Hukum Puasa

Duduk bersama keluarga untuk membahas hukum puasa, adab, dan amalan utama Ramadhan akan membantu menciptakan lingkungan yang kondusif dalam meningkatkan ibadah.

Bulan Ramadhan identik dengan puasa sebagaimana dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 183 disebutkan:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah [2]: 183). Karena sangat identik dengan puasa, makah sudah seyogianya diajarkan hukum-hukum terkait puasa kepada keluarga.

8. Menyiapkan Buku Bacaan Islami

Menyiapkan buku-buku tentang Ramadhan untuk dibaca sendiri atau diberikan kepada imam masjid agar dibacakan kepada jamaah bisa menjadi amal yang bermanfaat.

Terlebih ketika itu berkaitan dengan hadits-hadits Rasulullah. Beliau pernah bersabda:

نَضَّرَ اللَّهُ امْرَأً سَمِعَ مِنَّا حَدِيثًا فَحَفِظَهُ حَتَّى يُبَلِّغَهُ غَيْرَهُ

“Semoga Allah memperindah wajah seseorang yang mendengar hadits dari kami, lalu menghafalnya hingga menyampaikannya kepada yang lain.” (HR. Tirmidzi).

9. Berpuasa di Bulan Sya’ban

Rasulullah ﷺ memperbanyak puasa di bulan Sya’ban sebagai persiapan untuk Ramadhan. Aisyah Radhiyallahu ‘anha berkata: “Aku tidak pernah melihat Rasulullah ﷺ berpuasa sebulan penuh kecuali Ramadhan, dan aku tidak melihat beliau lebih banyak berpuasa dibandingkan di bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari, Muslim)

Dalam hadis lain, Rasulullah ﷺ bersabda: “Sya’ban adalah bulan di antara Rajab dan Ramadhan yang banyak dilalaikan manusia. Pada bulan ini amal diangkat kepada Allah, dan aku ingin amalanku diangkat dalam keadaan berpuasa.” (HR. Nasa’i)

10. Membiasakan Membaca Al-Qur’an

Salamah bin Kuhail berkata: “Dulu disebutkan bahwa Sya’ban adalah bulan para pembaca Al-Qur’an.”

Sedangkan Amr bin Qais, seorang ulama salaf, menutup tokonya di bulan Sya’ban agar dapat fokus membaca Al-Qur’an. Abu Bakar al-Balkhi berkata: “Rajab adalah bulan menanam, Sya’ban adalah bulan menyirami tanaman, dan Ramadhan adalah bulan panen.” Maka, barang siapa yang ingin panennya melimpah di bulan Ramadhan, hendaknya ia mulai menyiram amalnya sejak bulan Sya’ban.

Menyambut Ramadhan dengan penuh persiapan akan menjadikan bulan ini lebih bermakna dan penuh keberkahan. Mari manfaatkan bulan ini dengan sebaik-baiknya dengan memperbanyak amal saleh sehingga kita bisa meraih kesuksesan. Meminjam istilah Abu Bakar Al-Warraq, menjadikan Ramadhan sebagai panen raya setelah sebelumnya mempersiapkannya pada bulan-bulan sebelumnya.*/Mahmud Budi Setiawan

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bulan RamadhanHeadlineMenyambut RamadhanPilihan RedaksiRamadhanRamadhan 1446 H
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ramadhan Ini Kemenag  Melepas 1.000 Dai dan Daiyah ke Berbagai Wilayah Terpencil
Tulisan selanjutnya Pemerintah dan MUI Kampanye Penggalangan 200 Juta Dolar AS untuk Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’

Berita
20 Oktober 2026 13:24
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Hikmah

Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi

29 September 2026 08:30
Kajian

Al-‘Aqabah: Jalan Terjal Menuju Peradaban Fitrah

15 September 2026 13:13
Kajian

Merdeka Bersuara, Bukan Merampas Ketenangan: Sound Horeg dalam Syariat

22 Agustus 2026 11:43
Kajian

Atas Jasa Ulama Madzhab, Ijtihad Tidak Lagi Harus Dari Nol

22 Agustus 2026 10:58
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?