Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Penyintas Bom Atom Hiroshima Nagasaki Minta Senjata Nuklir Dimusnahkan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Maret 2025 22:22 10:22 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Maret 2025 22:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang pria Jepang penyintas bom atom yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat di kota Hiroshima dan Nagasaki menyerukan supaya senjata nuklir dimusnahkan dan dilarang.

“Bom atom adalah ‘senjata iblis’ yang merenggut para korban dari masa depannya dan menyiksa keluarga mereka,” kata Jiro Hamasumi, perwakilan Nihon Hidankyo – kelompok para penyintas bom atom Hiroshima dan Nagasaki yang mendapatkan anugerah Nobel Perdamaian 2024.

Hal tersebut disampaikan Hamasumi dalam konferensi markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa yang membahas Treaty on the Prohibition of Nuclear Weapons pada hari Senin (3/3/2025).

Hamasumi, asisten sekretaris jenderal Japan Federation of A- and H-Bomb Sufferers Organizations (Nihon Hidankyo), terpapar radiasi dari bom atom yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat di Hiroshima saat berada di dalam kandungan ibunya.

Pria berusia 79 itu mengatakan perang baginya belum berakhir, karena 12.120 senjata nuklir saat ini masih ada di dunia, dengan 4.000 di antaranya sudah dilengkapi dengan hulu ledak yang siap ditembakkan.

Baca Juga

Jelang Proses Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei, Jenderal Garda Revolusi Keluar dari Persembunyian
Sindikat Pakistan Selundupkan Plasenta Manusia untuk Injeksi Anti Penuaan
Otoritas Eropa Masih Imbau Maskapai Penerbangan Hindari Wilayah Udara Iran dan Timur Tengah
Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan
Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran

“Hibakusha (penyintas bom atom Hiroshima-Nagasaki) tidak akan merasa tenang kecuali jumlah senjata nuklir dikurangi hingga nihil,” kata Hamasumi, seperti dilansir Asahi Shimbun.

Ibunya sedang mengandung tiga bulan ketika Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di kota Hiroshima pada 6 Agustus 1945. Ayahnya, yang meninggalkan rumah pagi hari itu menuju tempatnya bekerja di dekat lokasi jatuhnya bom, tidak pernah kembali.

“Setiap hari yang saya lewati, saya selalu berpikir tentang ayah saya,” ujarnya.

Hamasumi menekankan bahwa dunia tidak boleh membiarkan ada orang lain yang mengalami “neraka” yang dirasakan hibakusha.

Pidato Hamasumi itu mendapatkan sambutan meriah dari hadirin.

Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa, sebanyak 94 negara dan kawasan menandatangani traktat tersebut, yang melarang kepemilikan, penggunaan dan pengembangan senjata nuklir, dan 73 negara lainnya sudah meratifikasi traktat tersebut.

Namun, negara-negara yang memiliki kemampuan teknologi nuklir, seperti Amerika Serikat, Rusia, Inggris, Prancis dan China, menentang traktat itu dan tidak menghadiri konferensi tersebut.

Jepang sendiri, yang berada di bawah naungan nuklir Amerika Serikat, tidak menandatangani atau meratifikasi traktat itu.

“Sangat disayangkan bahwa Jepang memutuskan untuk tidak ambil bagian dalam pertemuan ini, bahkan hanya sekedar sebagai pengamat,” kata Melissa Parke, direktur eksekutif International Campaign to Abolish Nuclear Weapons, kelompok penerima Nobel Perdamaian 2017.

Jepang tidak pernah berpartisipasi dalam pertemuan-pertemuan yang membahas traktat itu, yang berlaku efektif pada 2021.

Parke juga mengatakan bahwa “sangat disesali” pemerintah Jepang tidak pernah mendengarkan seruan hibakusha supaya negara itu ambil bagian dalam pertemuan yang membahas tentang senjata nuklir, setidaknya sebagian pengamat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatbom atomHiroshimaJepangNagasakinuklir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pada 2050 Hampir 60 Persen Orang Dewasa di Dunia Kelebihan Berat Badan atau Obesitas
Tulisan selanjutnya Amerika Serikat Menyatakan Houthi Yaman sebagai Organisasi Teroris Asing

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Psikolog UGM Ini Paparkan Sejarah APA “Normalisasi Homoseksual”

Berita
3 Juli 2026 23:58
Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution
Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin

Terbaru

  • Jelang Proses Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei, Jenderal Garda Revolusi Keluar dari Persembunyian
  • Sindikat Pakistan Selundupkan Plasenta Manusia untuk Injeksi Anti Penuaan
  • Otoritas Eropa Masih Imbau Maskapai Penerbangan Hindari Wilayah Udara Iran dan Timur Tengah
  • Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan
  • Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran
  • Sebuah Kafe di Damaskus Dibom, Sepuluh Orang Tewas
  • Psikolog UGM Ini Paparkan Sejarah APA “Normalisasi Homoseksual”
  • BEM Psikologi UI Sebut “Homoseksualitas Normal”, Psikolog Memberi Bantahan
  • OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
  • DSKS Desak DPRD Solo Dorong Regulasi Tegas soal LGBT, DPRD Siap Kaji

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sebuah Kafe di Damaskus Dibom, Sepuluh Orang Tewas

4 Juli 2026 09:52
Berita

BEM Psikologi UI Sebut “Homoseksualitas Normal”, Psikolog Memberi Bantahan

3 Juli 2026 22:30
Palestina Terkini

OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan

3 Juli 2026 21:08
Berita

DSKS Desak DPRD Solo Dorong Regulasi Tegas soal LGBT, DPRD Siap Kaji

3 Juli 2026 21:03
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?