Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pakistan Usir Puluhan Ribu Orang Afghanistan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 April 2025 12:53 12:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 April 2025 12:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pakistan mendeportasi lebih dari 19.500 orang Afghanistan bulan ini, di antara lebih dari 80.000 yang telah pergi menjelang batas akhir 30 April, menurut data Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Pakistan mempercepat proses pengusiran migran tak berdokumen asal Afghanistan dan mereka pemegang izin tinggal sementara, dengan alasan tidak sanggup lagi menanggung kehadiran mereka.

Sebanyak 700 sampai 800 keluarga dideportasi setiap hari, kata pejabat pemerintahan Taliban Afghanistan. Dua juta orang lainnya diperkirakan akan dikembalikan ke Afghanistan dalam bulan-bulan mendatang.

Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar, hari Sabtu (19/4/2025), terbang ke Kabul untuk melakukan pembicaraan dengan pejabat Taliban. Sejawatnya Amir Khan Muttaqi mengaku “sangat keprihatinan” dengan deportasi massal itu.

Sebagian dari orang Afghanistan di perbatasan mengatakan bahwa mereka dilahirkan di Pakistan setelah keluarganya melarikan diri dari konflik di negeri asal.

Baca Juga

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Lebih dari 3,5 juta orang Afghanistan tinggal di Pakistan, menurut badan urusan pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa, termasuk sekitar 700.000 orang yang hijrah menyusul pengambilalihan kekuasaan oleh Taliban pada Agustus 2021. PBB memperkirakan separuh dari para migran itu tidak berdokumen.

Pakistan memperpanjang batas waktu deportasi bagi migran Afghanistan yang tidak berdokumen selama sebulan, sampai 30 April.

Di perbatasan, pria dan wanita memasuki pintu terpisah, di bawah pengawasan petugas keamanan Pakistan dan Afghanistan. Sebagian dari mereka merupakan manula, ada seorang pria yang dibawa melintasi perbatasan dengan tandu, seorang lainnya terbaring di tempat tidur, lapor BBC hari Sabtu.

Truk-truk militer mondar-mandir mengangkat orang-orang tersebut dari perbatasan ke tempat penampungan. Mereka yang berasal dari provinsi yang jauh dari perbatasan akan tinggal di penampungan selama beberapa hari, menunggu transportasi yang akan memulangkan mereka ke kampung halamannya.

Orang-orang Afghanistan yang dipulangkan itu mendapatkan tunjangan antara 4.000 dan 10.000 Afghanis (£41 to £104) dari pemerintah Kabul, menurut Hedayatullah Yad Shinwari, seorang anggota komisi keuangan yang ditunjuk Taliban.

Deportasi massal ini memberikan tekanan signifikan pada infrastruktur Afghanistan yang rapuh, dengan ekonomi yang sedang krisis dan populasi yang mendekati 45 juta orang.

“Kami sudah menyelesaikan sebagian besar masalah, tetapi kedatangan orang dalam junlah sangat besar sekaligus seperti ini tentunya menimbulkan kesulitan,” kata Bakht Jamal Gohar, kepala urusan pengungsi Taliban di perbatasan.

Saleh, seorang ayah dari tiga anak perempuan, khawatir dengan kehidupan mereka di bawah pemerintahan Taliban. Putri-putrinya bersekolah di Punjab, Pakistan, tetapi di Afghanistan anak perempuan usia 12 tahun ke atas dilarang bersekolah.

“Saya ingin anak-anak bersekolah. Saya tidak ingin tahun-tahun mereka di sekolah menjadi sia-sia,” katanya Saleh.

“Setiap orang memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan,” tegasnya.

Seorang pria lain berkata kepada BBC, “Anak-anak kami tidak pernah melihat Afghanistan dan bahkan saya tidak tahu lagi seperti apa negeri itu sekarang. Mungkin butuh waktu setahun bagi kami untuk bisa mendapatkan tempat tinggal dan pekerjaan. Kami merasa tidak berdaya.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanmigranPakistanTaliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Kak, ternyata selama ini kita menyembah Tuhan yang salah’
Tulisan selanjutnya Bela ‘Israel’, AS Kian Panik?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Berita
16 Oktober 2026 14:29
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?