Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kurdi Suriah Sepakat dengan Pemerintah Damaskus Soal Bendungan Tishrin

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 April 2025 14:52 2:52 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 April 2025 14:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Otoritas Kurdi di bagian timur laut Suriah telah mencapai kesepakatan dengan pemerintah pusat di Damaskus tentang bendungan Tishrin yang berhasil direbut dari kelompok ekstremis dengan dukungan dari Amerika Serikat, kata sebuah sumber Kurdi.

“Kesepakatan sudah dicapai antara pemerintah daerah otonom [Kurdi] dan pemerintah Suriah perihal pengelolaan Bendungan Tishrin” yang berada di Sungai Eufrat, kata sumber tersebut kepada AFP hari Kamis (10/4/2025).

Berdasarkan kesepakatan itu, para petempur pimpinan Kurdi yang tergabung dalam Syrian Democratic Forces (SDF) akan menarik diri dari bendungan itu, yang berhasil mereka rebut dari tangan ISIS pada akhir 2015, kata sumber tersebut.

Para petempur loyalis pemerintahan baru Suriah selanjutnya akan mengambil alih pengamanannya dan sebuah badan kepengurusan bersama akan mengelola bendungan tersebut.

Bendungan itu merupakan satu dari beberapa bendungan yang berada di aliran Sungai Eufrat dan anak sungainya, dan memainkan peran penting dalam perekonomian Suriah dengan airnya untuk irigasi dan pembangkit listrik tenaga air.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Dalam perang sipil yang pecah pada 2011, bendungan itu menjadi medan pertempuran sengit, pertama jatuh ke tangan pasukan oposisi kemudian jatuh ke tangan ISIS, dan akhirnya dikuasai SDF.

Beberapa hari sebelum Bashar Assad digulingkan, bendungan itu menjadi target serangan drone-drone Turki yang menewaskan puluhan warga sipil, kata pejabat Kurdi dan kelompok pemantau Syrian Observatory for Human Rights.

Sumber Kurdi mengatakan kesepakatan perihal bendungan itu merupakan langkah terbaru dalam implementasi kesepakatan yang dicapai bulan Maret dengan Damaskus, yang bertujuan untuk mengintegrasikan institusi-institusi pemerintahan otonomi Kurdi dengan pemerintahan pusat Suriah di Damaskus.

Menyusul kesepakatan itu pasukan Kurdi menarik diri dari daerah-daerah pemukiman mayoritas Kurdi di kota Aleppo awal bulan ini.

Kesepakatan itu juga mengurangi kehadiran para petempur pro-Turki di Afrin, daerah di bagian barat laut Suriah yang secara historis dikenal sebagai perkampungan orang-orang Kurdi.

Observatory mengatakan sebuah komite bersama akan mengawasi upaya perbaikan yang diperlukan atas bendungan tersebut.

Dikatakan pula bahwa agen-agen keamanan Kurdi akan ambil bagian dalam tim pengamanan baru yang dibentuk untuk mengawal bendungan itu, bersama dengan agen-agen dari pemerintah pusat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bendungan TishrindamaskusSDFsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bagaimana Media Sosial Pengaruhi Kesehatan Mental dan Mengubah Aktivitas Otak
Tulisan selanjutnya Angin Kencang Melanda Warga China Diimbau Tinggal di Rumah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?