Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Banyak Pelajar Putri Rwanda Korban Kejahatan Seksual

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Mei 2013 20:34 8:34 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Mei 2013 20:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kementerian Pendidikan Rwanda bersumpah memerangi kejahatan terhadap para pelajar putri, menyusul laporan hasil survei yang menunjukkan 43% siswi di seluruh penjuru negeri pernah menjadi korban pelanggaran seksual, termasuk perkosaan.

Kepada BBC Menteri Pendidikan Vincent Biruta mengatakan sangat prihatin, terlebih karena pelaku kejahatan seksual itu di antaranya adalah para guru.

Pemerintah Rwanda mewawancarai 2.052 pelajar di seluruh negeri, dengan komposisi 30% laki-laki dan 70% perempuan. Hasil survei menunjukkan, 1.600 gadis remaja di Rwanda meninggalkan bangku sekolah tahun lalu karena mengalami kekerasan seksual, dan 500 di antaranya dalam keadaan hamil.

Hasil survei itu dirilis pekan lalu oleh lembaga bentukan pemerintah Gender Monitoring Office (GMO), lapor BBC Kamis (9/5/2013).

Laporan itu menyebutkan, mucikari yang dikenal penduduk setempat sebagai “sugar daddy” dianggap sebagai biang kerok dari kejahatan seksual yang dialami para pelajar putri. Para guru dan sopir taksi termasuk dalam daftar teratas pelaku kejahatan seksual terhadap pelajar putri.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ketua GMO Aquiline Niwemfura mengatakan, kemiskinan bisa jadi pangkal dari masalah tersebut.

“Anak-anak pergi ke sekolah tanpa transportasi, contohnya, tanpa uang saku untuk makan siang. Dan mereka mendapat godaan dari orang-orang yang memiliki banyak uang,” kata Niwemfura kepada BBC.

Katherine Nichol seorang pekerja di Plan Rwanda, sebuah LSM yang menggalakkan pendidikan untuk anak-anak perempuan di pedesaan, mengatakan bahwa angka yang sebenarnya bisa jadi lebih besar dari hasil survei tersebut.

Menurutnya, laporan survei itu hanyalah puncak dari gunung es masalah kejahatan seksual yang terjadi di Rwanda. Bentuk pelanggaran seksual yang dialami gadis remaja beragam, mulai dari sekedar sentuhan hingga pemerkosaan. Kebanyakan dari kasus pelanggaran seksual itu tidak dilaporkan, disebabkan adanya stigma negatif yang diterima korban dari warga masyarakat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jerman Setuju Jual Ratusan Tank Bekas ke Indonesia
Tulisan selanjutnya Paus Koptik Berkunjung ke Vatikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Berita
21 Juli 2026 19:08
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?