Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

Pakistan Raih Peringkat ke-4 Dunia Kekuatan Intelektual dan Talenta

Ahmad
Terakhir diupdate: 6 Juni 2025 16:08 4:08 pm
Ahmad
Dipublikasikan 6 Juni 2025 16:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah laporan terbaru dari Institute of European Business Administration (IEBA) menyatakan bahwa Pakistan menempati peringkat ke-4 dari 125 negara dalam hal “kekuatan intelektual dan talenta”.

Hasil penelitian ini dirilis dalam “Global Talent Competitiveness Index 2025” yang dipublikasikan hari ini di markas IEBA di Brussels.

Pakistan berada di posisi ke-4, mengungguli beberapa negara maju seperti Kanada (ke-5) dan Jepang (ke-7).

“Pakistan menunjukkan lonjakan signifikan dalam pengembangan talenta, terutama di sektor teknologi informasi dan kewirausahaan,” tulis Prof. Dr. Sophie Lambert, Direktur Riset IEBA, dalam laporannya.

“Dengan 500.000 lulusan teknik per tahun dan berkembangnya startup ecosystem, Pakistan menjadi contoh bagi negara berkembang lain,” tulis laporan itu.

Baca Juga

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat

Di antara parameter penilaian meliputi;  kualitas pendidikan tinggi, jumlah lulusan STEM (Sains, Teknologi, Teknik, Matematika), inovasi teknologi, dan kontribusi diaspora Pakistan di bidang akademik global.

Menteri Pendidikan Pakistan, Rana Tanveer Hussain, menyambut baik laporan ini: “Ini membuktikan efektivitas kebijakan pendidikan berbasis STEM kami selama dekade terakhir. Kami akan terus berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan.”

Meski demikian, beberapa ahli mempertanyakan metodologi IEBA. Diketahui,tingkat literasi Pakistan yang masih di kisaran 60% (data UNESCO 2024).

Di sisi lain, masalah brain drain dengan 10.000 profesional meninggalkan Pakistan tiap tahunnya.

Inilah Peringkat 10 Besar versi IEBA:

  1. Singapura
  2. Swiss
  3. Finlandia
  4. Pakistan (Lonjakan signifikan dari posisi ke-15 di 2024)
  5. Kanada
  6. Swedia
  7. Jepang
  8. Korea Selatan
  9. Belanda
  10. Jerman

Sementara Indonesia kalah dengan negara kecil Asia lain;  Indonesia: (Peringkat 37, naik dari posisi 43 di 2024), Malaysia (Peringkat 22), Thailand (Peringkat 29), Vietnam (Peringkat 33).

IEBA adalah ;embaga think tank independen yang berbasis di Brussels, khusus meneliti perkembangan ekonomi dan SDM global sejak 1998.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IEBAkekuatan intelektualPakistantalenta
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Siapa Yasser Abu Shabab Pemimpin “Popular Forces” yang Disewa ‘Israel’ Melawan Hamas?
Tulisan selanjutnya WFP Minta Bantuan $46 Juta untuk Tangani Kelaparan di Haiti

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Berita
2 September 2026 15:07
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah

25 Mei 2026 08:50
Iptekes

Jumlah Kasus Penyakit Menular Seksual di Eropa Pada 2024 Mencatat Rekor

22 Mei 2026 15:27
Iptekes

Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat

31 Maret 2026 09:28
Iptekes

Pembuat Jutaan iPhone Malah Malah Melarang Main HP Berlebihan karena Bahaya

26 Maret 2026 08:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?