Hidayatullah.com– Rapat yang dilakukan secara daring (online) oleh kelompok Hizbullah diduga memudahkan Mossad untuk melacak keberadaan seorang komandan Hizbullah, yang akhirnya menemukan posisi sekitar 100 petempur, lapor Al Arabiya hari Jumat (10/4/2026) mengutip sejumlah media Zionis Israel.
Pada hari Rabu 8 Maret Israel melancarkan serangan tiba-tiba dan meluas di sejumlah wilayah Libanon, terutama Beirut, di daerah yang sebelumnya dianggap relatif aman, termasuk Corniche al-Mazraa, Tal al-Khayat, dan Ain al-Mreisseh. Serangan secara simultan selama lebih dari 10 menit itu menewaskan sekitar 300 orang dan melukai lebih dari 1.500.
Menyusul serangan bertubi-tubi itu, sejumlah media Israel mengungkap sejumlah keterangan rinci perihal pemboman terkoordinasi tersebut.
Hari Jumat dikabarkan, para sumber mengatakan bahwa dinas intelijen Zionis Mossad berhasil melacak keberadaan seorang komandan Hizbullah saat dilakukan rapat daring, yang pada akhirnya lokasi sekitar 100 petempur kelompok bersenjata itu juga ditemukan.
Menurut sumber-sumber itu, lokasi mereka tersebar di beberapa lokasi di Beirut di timur Beeka dan bagian selatan Libanon. Israel kemudian melakukan lebih dari 100 serangan udara simultan dalam kurun waktu 10 menit.
Militer Israel, yang pada hari Kamis mengatakan bahwa mereka berhasil membunuh sekitar 200 petempur Hizbullah, tidak mengkonfirmsi informasi tersebut.
Sejak 2 Maret, Libanon terseret ke dalam peperangan antara Iran di satu sisi dan Amerika Serikat bersama Israel di sisi lain, setelah Hizbullah melontarkan puluhan roket ke Israel sebagai aksi yang mereka sebut sebagai pembalasan atas kematian pemimpin spiritual Iran tertinggi Ali Khamenei.
Menyusul serangan Hizbullah itu, pasukan Israel membombardir Beirut dan daerah pinggirannya, serta bagian selatan Libanon dan Lembah Bekaa. Tentara Zionis juga bergerak masuk ke perbatasan Libanon di selatan, serta membentuk zona penyangga di selatan Sungai Litani, sekitar 30 kilometer masuk ke dalam wilayah Libanon atau mencakup area seluas 30 persen teritori Libanon.*




