Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Butuh Minyak Inggris Diam-diam Longgarkan Sanksi Atas Rusia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Mei 2026 18:13 6:13 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Mei 2026 18:13
Bagikan
"Close up aerial photo of a large oil tanker, with an oil rig in the far distance."
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Inggris diam-diam melonggarkan sanksi atas minyak Rusia guna meredam lonjakan harga-harga di dalam negeri yang diperparah oleh penutupan Selat Hormuz.

Izin perdagangan yang berlaku terhitung hari Rabu (20/5/2026) memperbolehkan impor minyak Rusia yang sudah disuling menjadi bahan bakar pesawat (avtur) dan solar di negara ketiga, seperti India dan Turki, lapor Associated Press.

Menyusul seranga Amerika Serikat dan Israel atas Iran dan penutupan Selat Hormuz, yang menjadi jakur maritim sekitar 20 persen pasokan minyak global, menyebabkan harga bahan bakar melonjak di seantero dunia dan menimbulkan kekhawatiran akan kelangkaan bahan bakar pesawat.

Menteri Keuangan Inggris Dan Tomlinson mengatakan perubahan sanksi itu berlaku “untuk waktu terbatas dan dalam isu yang sangat spesifik”.

Inggris merupakan salah satu negara sekutu terkuat Ukraina sejak Rusia melancarkan invasi pada 2022, dan London bersikukuh sanksinya terhadap Rusia termasuk yang paling keras di dunia.

Baca Juga

Ormas Islam Tolak Kehadiran PM India ke Indonesia, Soroti Dugaan Pelanggaran HAM terhadap Muslim
RUU LGBT Berpeluang Dibahas DPR, Marwan: Mereka Harus Disembuhkan
Bakomubin Tolak Normalisasi dan Legalisasi LGBT di Indonesia
PUI Dukung Perpres 111/2025 Soal LGBT, Ketahanan Keluarga Penting bagi Pertahanan Nasional
Ratusan Ribu Orang Padati Teheran, Hadiri Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Namun, anggota parlemen Emily Thornberry yang mengetuai Komite Urusan Luar Negeri mengatakan Ukraina “akan sangat kecewa” dengan langkah pemerintah Inggris tersebut. Menurutnya, sekutu-sekutu Ukraina seharusnya tetap mengekang industri minyak Rusia karena dengan begitu akan melumpuhkan perekonomiannya.

Amerika Serikat juga melonggarkan sanksinya atas Rusia. Awal pekan ini, Menteri Keuangan Scott Bessent memperpanjang pencabutan sementara sanksi selama 30 hari guna memperbolehkan pembelian minyak Rusia yang sudah berada dalam proses pengiriman lewat laut.

Hari Selasa (19/5/2026), menteri-menteri keuangan dari Amerika Serikat, Inggris dan anggota kelompok negara kaya Group of Seven mengeluarkan pernyataan bersama bahwa negara mereka masih berkomitmen untuk memberlakukan sabksi keras terhadap Rusia berkaitan dengan invasinya ke Ukraina.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tragedi San Diego & Hipokrisi Barat
Tulisan selanjutnya Terinfeksi Ebola di Kongo Dokter Misionaris Kristen Amerika Dirawat di Jerman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran

Berita
4 Juli 2026 10:20
Euthanasia Mencakup Hampir 6 Persen Kematian di Belanda
BEM Psikologi UI Sebut “Homoseksualitas Normal”, Psikolog Memberi Bantahan
Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang
Bakomubin Tolak Normalisasi dan Legalisasi LGBT di Indonesia

Terbaru

  • Ormas Islam Tolak Kehadiran PM India ke Indonesia, Soroti Dugaan Pelanggaran HAM terhadap Muslim
  • RUU LGBT Berpeluang Dibahas DPR, Marwan: Mereka Harus Disembuhkan
  • Bakomubin Tolak Normalisasi dan Legalisasi LGBT di Indonesia
  • Hubungan Agama dan Sains
  • PUI Dukung Perpres 111/2025 Soal LGBT, Ketahanan Keluarga Penting bagi Pertahanan Nasional
  • Al-Qur’an, Ulama, dan Lembaga Pendidikan Islam: Kompas Peradaban di Tengah Disrupsi Zaman
  • Ratusan Ribu Orang Padati Teheran, Hadiri Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
  • Laporan: Israel Akan Bebastugaskan 10.000 Tentara Cadangan karena Krisis Anggaran
  • Amerika dan Perang Salib Baru?
  • Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Laporan: Israel Akan Bebastugaskan 10.000 Tentara Cadangan karena Krisis Anggaran

6 Juli 2026 10:44
Berita

Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei

5 Juli 2026 14:58
Berita

UNESCO Mengakui Dondang Sayang hingga Silat sebagai Warisan Budaya Malaysia

5 Juli 2026 13:55
Berita

Polemik Kajian BEM Psikologi UI Soal LGBT Berlanjut, Kampus Beri Klarifikasi

5 Juli 2026 06:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?