Hidayatullah.com – Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang juga Wakil Ketua Umum Majelis Indonesia (MUI) KH Marsudi Syuhud menyatakan kesiapannya untuk menjadi calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar ke-35.
Langkah tersebut diambilnya sebagai respon aspirasi dan dorongan dari jajaran PWMU, PCNU dan para kiai dari berbagai daerah di Indonesia.
“Terima kasih kepada pihak-pihak yang telah menyampaikan aspirasinya secara publik. Saya dianggap bisa meneruskan, membawa organisasi keluar dari konflik, serta menjalankan roda organisasi dengan lebih baik ke depan,” ujar Kiai Marsudi di Jakarta, lansir Antara pada Selasa (04/08/2026).
Daftar Calon Ketum PBNU
KH Marsudi Syuhud menambah daftar kandidat yang ramai dibicarakan dalam bursa calon Ketua Umum PBNU.
Sebelumnya, Ketua Bidang Hukum dan Media PBNU, Moh Mukri, menyebut setidaknya ada sembilan calon Ketua Umum PBNU. Mereka adalah:
- Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf,
- Wakil Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa,
- Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz,
- Ketua PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin,
- Menteri Agama Nasaruddin Umar,
- Bendahara Umum PBNU Gudfan Arif,
- Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo KH Muhammad Yusuf Chudlori
- KH Abdussalam Shohib.
Mukri, dikutip NU Online, mengatakan hingga saat ini belum ada tokoh yang benar-benar unggul dalam perolehan dukungan. Berdasarkan mekanisme organisasi, lanjutnya, setiap bakal calon Ketua Umum PBNU harus memperoleh sedikitnya 99 dukungan dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) maupun Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) agar dapat ditetapkan sebagai calon.
Muktamar ke-35 NU bakal digelar di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Forum permusyawaratan tertinggi NU itu dijadwalkan akan berlangsung pada 27 hingga 31 Agustus 2026.
Muktamar NU merupakan forum lima tahunan untuk membahas arah organisasi dan berbagai persoalan umat, keagamaan serta kebangsaan. Pemilihan dan penetapan Rais ‘Aam atau pemimpin dewan Syuriah dan Ketua Umum PBNU atau pemimpin Tanfidziyah merupakan puncak acara kegiatan tersebut.*




