Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

DPR Terbelah Karena Kesesatan Berpikir Wakil Rakyat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 November 2014 12:49 12:49 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 November 2014 12:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Gejolak di tubuh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) khususnya pasca pembentukan DPR tandingan belakangan ini menjadi sorotan publik.

Merespons isu strategis tersebut, Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) telah menggelar sebuah forum diskusi Lesehan Demokrasi di Sekretariat PP KAMMI, Jakarta, Sabtu (01/11/2014) malam.

Diskusi menghadirkan politisi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Willy Aditya didaulat sebagai pemantik dalam diskusi yang mengangkat tema “Kekuatan Perimbangan Parlemen dan Jalannya Pemerintahan Jokowi-JK”.

Bertindak sebagai moderator diskusi Irawan Malebra dari Bidang Kajian Publik PP KAMMI.

“Kegaduhan politik yang sedang terjadi mesti disikapi pula oleh gerakan mahasiswa selaku elemen bangsa. Oleh karena itu, melalui diskusi kali ini, KAMMI hendak menggali pandangan dari dua orang yang dianggap bisa mewakili KIH (Koalisi Indonesia Hebat) dan KMP (Koalisi Merah Putih),” kata Irawan.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Sedang Taufik Amrullah dari DPP Partai Amanat Nasional (PAN) berhalangan hadir. Namun demikian, diskusi tetap dilanjutkan.

Menanggapi situasi DPR kekinian, Willy Aditya mengatakan bahwa, hari ini Indonesia sedang terbelah. Peyebabnya, menurut Willy, ada kesesatan dalam berpikir yang kini menjangkit para wakil rakyat.

“Sesat pikir itu terlihat dari polarisasi anggota DPR menjadi KMP dan KIH. Lebih kacau lagi ketika ada DPR tandingan,” kata Willy.

Harusnya, lanjut Willy, masing-masing “kubu” bisa berdialog dengan lebih intensif untuk menjembatani kebuntuan komunikasi selama ini.

Selain itu, Willy mengajak para anggota dewan untuk kembali kepada khittahnya.

“Khittah seorang anggota dewan yang sedang menjabat ialah wakil rakyat, bukan lagi wakil partai. Sehingga, pada saat memperjuangkan sesuatu di meja,” tegasnya.

Di akhir pemaparan, Willy juga mengajak segenap mahasiswa untuk terus berperan aktif menguatkan masyarakat.

Agenda Lesehan Demokrasi itu dihadiri oleh puluhan personel PP KAMMI, kader KAMMI di sekitar wilayah Jakarta, serta tamu undangan dari gerakan mahasiswa lain.

“Ke depan, diskusi semacam ini dengan tema-tema berbeda akan dilaksanakan rutin secara berkala,” pungkas Irawan sebelum menutup acara.*/Nur Afilin (Humas PP KAMMI)

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:DPRKammi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anggota DPR: Pemerintah Harus Terbuka Soal MoU Dengan China
Tulisan selanjutnya “Saya dan Cucu Akhirnya Memilih Islam”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Berita
20 Juli 2026 11:05
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?